<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Muda Banyak Ingin Beli Rumah, KPR di Bawah Rp1 Miliar Mendominasi</title><description>BCA mencatatkan new booking Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp44,85 triliun sepanjang tahun 2024, dengan runoff mencapai Rp31,2 triliun. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/20/470/3115882/anak-muda-banyak-ingin-beli-rumah-kpr-di-bawah-rp1-miliar-mendominasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/20/470/3115882/anak-muda-banyak-ingin-beli-rumah-kpr-di-bawah-rp1-miliar-mendominasi"/><item><title>Anak Muda Banyak Ingin Beli Rumah, KPR di Bawah Rp1 Miliar Mendominasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/20/470/3115882/anak-muda-banyak-ingin-beli-rumah-kpr-di-bawah-rp1-miliar-mendominasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/20/470/3115882/anak-muda-banyak-ingin-beli-rumah-kpr-di-bawah-rp1-miliar-mendominasi</guid><pubDate>Kamis 20 Februari 2025 23:13 WIB</pubDate><dc:creator>Qonita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/20/470/3115882/rumah-vkZn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak Muda Beli Rumah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/20/470/3115882/rumah-vkZn_large.jpg</image><title>Anak Muda Beli Rumah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan new booking Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp44,85 triliun sepanjang tahun 2024, dengan runoff mencapai Rp31,2 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari total new booking tersebut, sekitar 60-65% berasal dari expo yang kami adakan, termasuk BCA Expoversary,&amp;rdquo; ujar Direktur BCA Haryanto T. Budiman dalam konferensi pers BCA Expoversary 2025, Kamis (20/2/2025). &amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Tren kepemilikan Rumah&#13;
&#13;
Haryanto juga menyoroti tren kepemilikan rumah di kalangan generasi muda. Ia mengungkapkan bahwa 36% dari total new account KPR BCA tahun ini berasal dari pembelian rumah di bawah Rp1 miliar, sementara 31% lainnya berada di kisaran harga Rp1-2 miliar. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mayoritas pembeli di segmen rumah pertama ini adalah generasi milenial. Hal ini menunjukkan bahwa minat generasi muda untuk memiliki hunian masih sangat tinggi,&amp;rdquo; tuturnya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Tawarkan Program KPR&#13;
&#13;
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, BCA menawarkan program KPR dengan suku bunga kompetitif, yakni 2,68% effective per annum (fixed 3 tahun) dengan biaya provisi 0,68% dan diskon biaya administrasi 50%. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur KBB BCA Petrus Karim menekankan pentingnya skema cicilan yang realistis. &amp;ldquo;Kalau kita memberikan bunga terlalu rendah di awal, cicilan di tahun keempat dan seterusnya bisa memberatkan nasabah. Jadi, kami menawarkan suku bunga yang kompetitif dan stabil,&amp;rdquo; katanya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Pertumbuhan Kredit&#13;
&#13;
Selain KPR, BCA juga mencatat pertumbuhan pada Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dengan suku bunga mulai dari 2,88% flat per tahun untuk tenor 2-3 tahun. Program uang muka (DP) 0% juga tersedia untuk mobil dan sepeda motor tertentu. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Haryanto optimistis penyaluran KPR BCA akan terus meningkat melihat dari animo masyarakat, khususnya kalangan muda. &amp;ldquo;Kami akan terus mengembangkan layanan KPR yang lebih fleksibel dan relevan dengan kebutuhan nasabah, termasuk kolaborasi dengan pengembang properti di berbagai kota,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan new booking Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp44,85 triliun sepanjang tahun 2024, dengan runoff mencapai Rp31,2 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari total new booking tersebut, sekitar 60-65% berasal dari expo yang kami adakan, termasuk BCA Expoversary,&amp;rdquo; ujar Direktur BCA Haryanto T. Budiman dalam konferensi pers BCA Expoversary 2025, Kamis (20/2/2025). &amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Tren kepemilikan Rumah&#13;
&#13;
Haryanto juga menyoroti tren kepemilikan rumah di kalangan generasi muda. Ia mengungkapkan bahwa 36% dari total new account KPR BCA tahun ini berasal dari pembelian rumah di bawah Rp1 miliar, sementara 31% lainnya berada di kisaran harga Rp1-2 miliar. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mayoritas pembeli di segmen rumah pertama ini adalah generasi milenial. Hal ini menunjukkan bahwa minat generasi muda untuk memiliki hunian masih sangat tinggi,&amp;rdquo; tuturnya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Tawarkan Program KPR&#13;
&#13;
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, BCA menawarkan program KPR dengan suku bunga kompetitif, yakni 2,68% effective per annum (fixed 3 tahun) dengan biaya provisi 0,68% dan diskon biaya administrasi 50%. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur KBB BCA Petrus Karim menekankan pentingnya skema cicilan yang realistis. &amp;ldquo;Kalau kita memberikan bunga terlalu rendah di awal, cicilan di tahun keempat dan seterusnya bisa memberatkan nasabah. Jadi, kami menawarkan suku bunga yang kompetitif dan stabil,&amp;rdquo; katanya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Pertumbuhan Kredit&#13;
&#13;
Selain KPR, BCA juga mencatat pertumbuhan pada Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dengan suku bunga mulai dari 2,88% flat per tahun untuk tenor 2-3 tahun. Program uang muka (DP) 0% juga tersedia untuk mobil dan sepeda motor tertentu. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Haryanto optimistis penyaluran KPR BCA akan terus meningkat melihat dari animo masyarakat, khususnya kalangan muda. &amp;ldquo;Kami akan terus mengembangkan layanan KPR yang lebih fleksibel dan relevan dengan kebutuhan nasabah, termasuk kolaborasi dengan pengembang properti di berbagai kota,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
