<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fundamental Keuangan Solid, BNI Siap Bersaing dan Terus Berinovasi</title><description>Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menegaskan fundamental keuangan tetap solid di tengah tantangan global dan kondisi keketatan likuiditas.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/22/320/3116296/fundamental-keuangan-solid-bni-siap-bersaing-dan-terus-berinovasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/22/320/3116296/fundamental-keuangan-solid-bni-siap-bersaing-dan-terus-berinovasi"/><item><title>Fundamental Keuangan Solid, BNI Siap Bersaing dan Terus Berinovasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/22/320/3116296/fundamental-keuangan-solid-bni-siap-bersaing-dan-terus-berinovasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/22/320/3116296/fundamental-keuangan-solid-bni-siap-bersaing-dan-terus-berinovasi</guid><pubDate>Sabtu 22 Februari 2025 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Qonita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/22/320/3116296/bni-0PhZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BNI soal Penarikan Uang di Bank BUMN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/22/320/3116296/bni-0PhZ_large.jpg</image><title>BNI soal Penarikan Uang di Bank BUMN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menegaskan fundamental keuangan tetap solid di tengah tantangan global dan kondisi keketatan likuiditas di industri perbankan.&#13;
&#13;
Pencapaian kinerja tahun 2024 menjadi landasan yang memperkuat komitmen BNI untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan perbankan kepada seluruh masyarakat Indonesia, di dalam maupun luar negeri.&#13;
&#13;
1. Masyarakat Tak Perlu Khawatir&#13;
&#13;
Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu yang berkembang dengan banyaknya komentar yang kontra produktif di media sosial terkait seruan menarik dana massal dari bank BUMN.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk mengedepankan prinsip tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance. Operasional bisnis BNI menerapkan ketat oleh regulator yakni Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan BNI merupakan peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),&amp;rdquo; kata Okki dalam siaran pers, Sabtu (22/2/2025).&#13;
&#13;
2. Tabungan BNI Katat Pertumbuhan&#13;
&#13;
Sepanjang tahun 2024, BNI berhasil mencatat pertumbuhan tabungan sebesar 11% YoY terutama pada semester kedua tahun lalu setelah diluncurkannya aplikasi wondr oleh BNI. Porsi CASA terhadap total Dana Pihak Ketiga tidak mampu dilindungi pada kisaran 70%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. BNI Jaga Kualitas Aset&#13;
&#13;
Okki menambahkan, BNI juga berhasil menjaga kualitas aset yang tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) yang mencatat perbaikan dari 2,1% menjadi 2% hingga akhir Desember 2024. Fungsi intermediasi tercermin dari pertumbuhan kredit sebesar 11,6% YoY. Sedangkan total aset BNI meningkat 4% YoY menjadi Rp1.129,8 triliun.&#13;
&#13;
Dari sisi profitabilitas, laba BNI tetap tumbuh dari Rp20,9 triliun menjadi Rp21,5 triliun. Pendapatan non bunga atau pendapatan non bunga mampu tumbuh 11,9% YoY sedangkan pendapatan bunga bersih atau pendapatan bunga bersih mencapai Rp40,5 triliun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan pencapaian sepanjang tahun 2024, BNI akan terus menjaga kinerja yang berkelanjutan, melanjutkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi, serta memberikan pelayanan perbankan yang optimal untuk kebutuhan masyarakat Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri,&amp;rdquo; tutup Okki.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menegaskan fundamental keuangan tetap solid di tengah tantangan global dan kondisi keketatan likuiditas di industri perbankan.&#13;
&#13;
Pencapaian kinerja tahun 2024 menjadi landasan yang memperkuat komitmen BNI untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan perbankan kepada seluruh masyarakat Indonesia, di dalam maupun luar negeri.&#13;
&#13;
1. Masyarakat Tak Perlu Khawatir&#13;
&#13;
Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu yang berkembang dengan banyaknya komentar yang kontra produktif di media sosial terkait seruan menarik dana massal dari bank BUMN.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk mengedepankan prinsip tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance. Operasional bisnis BNI menerapkan ketat oleh regulator yakni Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan BNI merupakan peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),&amp;rdquo; kata Okki dalam siaran pers, Sabtu (22/2/2025).&#13;
&#13;
2. Tabungan BNI Katat Pertumbuhan&#13;
&#13;
Sepanjang tahun 2024, BNI berhasil mencatat pertumbuhan tabungan sebesar 11% YoY terutama pada semester kedua tahun lalu setelah diluncurkannya aplikasi wondr oleh BNI. Porsi CASA terhadap total Dana Pihak Ketiga tidak mampu dilindungi pada kisaran 70%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. BNI Jaga Kualitas Aset&#13;
&#13;
Okki menambahkan, BNI juga berhasil menjaga kualitas aset yang tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) yang mencatat perbaikan dari 2,1% menjadi 2% hingga akhir Desember 2024. Fungsi intermediasi tercermin dari pertumbuhan kredit sebesar 11,6% YoY. Sedangkan total aset BNI meningkat 4% YoY menjadi Rp1.129,8 triliun.&#13;
&#13;
Dari sisi profitabilitas, laba BNI tetap tumbuh dari Rp20,9 triliun menjadi Rp21,5 triliun. Pendapatan non bunga atau pendapatan non bunga mampu tumbuh 11,9% YoY sedangkan pendapatan bunga bersih atau pendapatan bunga bersih mencapai Rp40,5 triliun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan pencapaian sepanjang tahun 2024, BNI akan terus menjaga kinerja yang berkelanjutan, melanjutkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi, serta memberikan pelayanan perbankan yang optimal untuk kebutuhan masyarakat Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri,&amp;rdquo; tutup Okki.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
