<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Ajakan Tarik Uang di Bank BUMN, Dony Oskaria: Modal Danantara Bukan dari Uang Rakyat!</title><description>Dony Oskaria menegaskan modal Danantara tidak menggunakan uang rakyat yang disimpan di bank-bank BUMN&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/25/320/3117019/viral-ajakan-tarik-uang-di-bank-bumn-dony-oskaria-modal-danantara-bukan-dari-uang-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/25/320/3117019/viral-ajakan-tarik-uang-di-bank-bumn-dony-oskaria-modal-danantara-bukan-dari-uang-rakyat"/><item><title>Viral Ajakan Tarik Uang di Bank BUMN, Dony Oskaria: Modal Danantara Bukan dari Uang Rakyat!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/25/320/3117019/viral-ajakan-tarik-uang-di-bank-bumn-dony-oskaria-modal-danantara-bukan-dari-uang-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/25/320/3117019/viral-ajakan-tarik-uang-di-bank-bumn-dony-oskaria-modal-danantara-bukan-dari-uang-rakyat</guid><pubDate>Selasa 25 Februari 2025 08:58 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menegaskan modal Danantara tidak menggunakan uang rakyat yang disimpan di bank-bank BUMN. Hal ini sekaligus merespons sikap nasabah bank BUMN yang melakukan penarikan uang saat Presiden Prabowo meresmikan BPI Danantara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Danantara Tidak Pakai Uang Rakyat&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony menegaskan, modal yang digunakan Sovereign Wealth Fund (SWF) ini tidak menggunakan uang masyarakat yang disimpan di bank BUMN.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bukan uang masyarakat yang dipakai untuk modal Danantara dan ini harus diluruskan,&amp;rdquo; ujar Dony saat ditemui wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, ditulis Selasa (25/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Justru bank-bank kita kan kondisinya sangat bagus sangat solid, bahkan salah satu bank terbaik di ASEAN. Nah ini harus disampaikan juga ke masyarakat,&amp;rdquo; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Danantara Diawasi Ketat&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony memastikan pengawasan terhadap pengelola investasi dan aset-aset BUMN oleh Danantara sangat ketat dan berlapis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi penjelasan mengenai Danantara seperti apa pengawasannya berlapis,&amp;rdquo; ucap dia.&#13;
&#13;
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani menambahkan, struktur organisasi Danantara dibuat berlapis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di mana ada Dewan Pengawas, Dewan Penasehat, Badan Pelaksana, Komite Pemantau Risiko atau Risk Oversight Committee. Lalu, Pemantau, Komite Audit, Komite Investasi, dan Komite Ethical.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita mempunyai struktur organisasi yang berlapis, selain ada Dewan Pengawas, ada Dewan Penasehat, ada Oversight Committee juga, Pemantau, ada Komite Audit, Komite Investasi, Komite Ethical, dan masih ada lagi yang,&amp;rdquo; ungkap Rosan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menegaskan modal Danantara tidak menggunakan uang rakyat yang disimpan di bank-bank BUMN. Hal ini sekaligus merespons sikap nasabah bank BUMN yang melakukan penarikan uang saat Presiden Prabowo meresmikan BPI Danantara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Danantara Tidak Pakai Uang Rakyat&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony menegaskan, modal yang digunakan Sovereign Wealth Fund (SWF) ini tidak menggunakan uang masyarakat yang disimpan di bank BUMN.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bukan uang masyarakat yang dipakai untuk modal Danantara dan ini harus diluruskan,&amp;rdquo; ujar Dony saat ditemui wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, ditulis Selasa (25/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Justru bank-bank kita kan kondisinya sangat bagus sangat solid, bahkan salah satu bank terbaik di ASEAN. Nah ini harus disampaikan juga ke masyarakat,&amp;rdquo; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Danantara Diawasi Ketat&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony memastikan pengawasan terhadap pengelola investasi dan aset-aset BUMN oleh Danantara sangat ketat dan berlapis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi penjelasan mengenai Danantara seperti apa pengawasannya berlapis,&amp;rdquo; ucap dia.&#13;
&#13;
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani menambahkan, struktur organisasi Danantara dibuat berlapis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di mana ada Dewan Pengawas, Dewan Penasehat, Badan Pelaksana, Komite Pemantau Risiko atau Risk Oversight Committee. Lalu, Pemantau, Komite Audit, Komite Investasi, dan Komite Ethical.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita mempunyai struktur organisasi yang berlapis, selain ada Dewan Pengawas, ada Dewan Penasehat, ada Oversight Committee juga, Pemantau, ada Komite Audit, Komite Investasi, Komite Ethical, dan masih ada lagi yang,&amp;rdquo; ungkap Rosan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
