<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamenkop Ferry: Koperasi Bisa Kelola Tambang Minyak dan Gas</title><description> Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono  berharap badan usaha koperasi bisa terlibat dalam pengelolaan tambang minyak dan gas (migas) &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/27/11/3117877/wamenkop-ferry-koperasi-bisa-kelola-tambang-minyak-dan-gas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/27/11/3117877/wamenkop-ferry-koperasi-bisa-kelola-tambang-minyak-dan-gas"/><item><title>Wamenkop Ferry: Koperasi Bisa Kelola Tambang Minyak dan Gas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/27/11/3117877/wamenkop-ferry-koperasi-bisa-kelola-tambang-minyak-dan-gas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/27/11/3117877/wamenkop-ferry-koperasi-bisa-kelola-tambang-minyak-dan-gas</guid><pubDate>Kamis 27 Februari 2025 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Fitria Dwi Astuti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/27/11/3117877/wamekop-eUI4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono  berharap badan usaha koperasi bisa terlibat dalam pengelolaan tambang minyak dan gas (migas) (Foto: Dok Aspebindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/27/11/3117877/wamekop-eUI4_large.jpg</image><title> Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono  berharap badan usaha koperasi bisa terlibat dalam pengelolaan tambang minyak dan gas (migas) (Foto: Dok Aspebindo)</title></images><description>Jakarta, Okezone - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa badan usaha koperasi bisa terlibat dalam pengelolaan tambang minyak dan gas (migas), setelah revisi UU Minerba yang membolehkan koperasi mengelola tambang-tambang mineral dan batubara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin koperasi sebagai badan usaha bisa masuk ke sektor-sektor usaha dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, hingga hilirisasi, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,&amp;quot; kata Wamenkop, saat menjadi Keynote Speech pada acara Rakernas Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (Aspebindo), di Jakarta, Kamis (27/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Wamenkop Ferry yang juga pernag menjabat sebagai Ketua Umum Aspebindo meyakini akan keluar Peraturan Menteri ESDM yang baru yang akan mengatur koperasi bisa terlibat di pengelolaan sektor migas. &amp;quot;Kita akan terus koordinasikan hal itu,&amp;quot; ucap Wamenkop Ferry.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bagi Ferry , langkah tersebut merupakan keinginan pemerintah untuk membangun sebuah swasembada energi. &amp;quot;Ini harus dilakukan secara inklusif berkelanjutan, dan koperasi rasanya pas untuk ikut andil dalam perjuangan mewujudkan swasembada energi,&amp;quot; tutur&amp;nbsp;Wamenkop.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wamenkop menambahkan, sudah ada koperasi yang mampu dan sukses mengelola sumur minyak eks Pertamina di Muara Enim, Sumsel. Saat ini, koperasi di sektor pertambangan dan penggalian berjumlah 500-an unit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Diharapkan, dengan pemberian hak kelola tambang ini, akan tumbuh koperasi-koperasi lainnya. Karena, ada belasan ribu sumur-sumur minyak seperti itu yang bisa dikelola koperasi,&amp;quot; kata Ferry.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, di atas lahan yang bersifat sertifikat komunal, Wamenkop berharap bisa dijadikan sebagai basis ataupun di daerah-daerah dimana koperasi bisa ikut memproduksi bahan-bahan baku yang bisa disuplai ke PLN dalam bentuk biomassa. &amp;quot;Target 2025, PLN akan menggunakan energinya 10 persen berasal dari biomassa,&amp;quot; kata Wamenkop.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Wamen ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merumuskan regulasi untuk keterlibatan koperasi dalam pengelolaan sumur-sumur minyak, terutama sumur yang idle well. &amp;quot;Hal itu nantinya bisa dikolaborasikan dengan koperasi-koperasi yang ada di daerah,&amp;quot; kata Wamen ESDM.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Aspebindo Anggawira mengatakan, pihaknya disokong penuh oleh Kementerian Koperasi dan Kementerian ESDM dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi sesuai program Asta Cita Presiden RI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Prabowo menekankan bahwa Ketahanan Energy adalah pondasi dalam kemandirian bangsa, keberhasilan dari pada Ketahanan Energy ini terjadi jika adanya kolaborasi,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>Jakarta, Okezone - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa badan usaha koperasi bisa terlibat dalam pengelolaan tambang minyak dan gas (migas), setelah revisi UU Minerba yang membolehkan koperasi mengelola tambang-tambang mineral dan batubara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin koperasi sebagai badan usaha bisa masuk ke sektor-sektor usaha dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, hingga hilirisasi, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,&amp;quot; kata Wamenkop, saat menjadi Keynote Speech pada acara Rakernas Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (Aspebindo), di Jakarta, Kamis (27/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Wamenkop Ferry yang juga pernag menjabat sebagai Ketua Umum Aspebindo meyakini akan keluar Peraturan Menteri ESDM yang baru yang akan mengatur koperasi bisa terlibat di pengelolaan sektor migas. &amp;quot;Kita akan terus koordinasikan hal itu,&amp;quot; ucap Wamenkop Ferry.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bagi Ferry , langkah tersebut merupakan keinginan pemerintah untuk membangun sebuah swasembada energi. &amp;quot;Ini harus dilakukan secara inklusif berkelanjutan, dan koperasi rasanya pas untuk ikut andil dalam perjuangan mewujudkan swasembada energi,&amp;quot; tutur&amp;nbsp;Wamenkop.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wamenkop menambahkan, sudah ada koperasi yang mampu dan sukses mengelola sumur minyak eks Pertamina di Muara Enim, Sumsel. Saat ini, koperasi di sektor pertambangan dan penggalian berjumlah 500-an unit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Diharapkan, dengan pemberian hak kelola tambang ini, akan tumbuh koperasi-koperasi lainnya. Karena, ada belasan ribu sumur-sumur minyak seperti itu yang bisa dikelola koperasi,&amp;quot; kata Ferry.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, di atas lahan yang bersifat sertifikat komunal, Wamenkop berharap bisa dijadikan sebagai basis ataupun di daerah-daerah dimana koperasi bisa ikut memproduksi bahan-bahan baku yang bisa disuplai ke PLN dalam bentuk biomassa. &amp;quot;Target 2025, PLN akan menggunakan energinya 10 persen berasal dari biomassa,&amp;quot; kata Wamenkop.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Wamen ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merumuskan regulasi untuk keterlibatan koperasi dalam pengelolaan sumur-sumur minyak, terutama sumur yang idle well. &amp;quot;Hal itu nantinya bisa dikolaborasikan dengan koperasi-koperasi yang ada di daerah,&amp;quot; kata Wamen ESDM.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Aspebindo Anggawira mengatakan, pihaknya disokong penuh oleh Kementerian Koperasi dan Kementerian ESDM dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi sesuai program Asta Cita Presiden RI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Prabowo menekankan bahwa Ketahanan Energy adalah pondasi dalam kemandirian bangsa, keberhasilan dari pada Ketahanan Energy ini terjadi jika adanya kolaborasi,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
