<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Efisiensi Anggaran, Pembangunan Terminal 4 Bandara Soetta Batal</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan rencana pembangunan terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta batal dibangun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/01/320/3118457/efisiensi-anggaran-pembangunan-terminal-4-bandara-soetta-batal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/01/320/3118457/efisiensi-anggaran-pembangunan-terminal-4-bandara-soetta-batal"/><item><title>Efisiensi Anggaran, Pembangunan Terminal 4 Bandara Soetta Batal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/01/320/3118457/efisiensi-anggaran-pembangunan-terminal-4-bandara-soetta-batal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/01/320/3118457/efisiensi-anggaran-pembangunan-terminal-4-bandara-soetta-batal</guid><pubDate>Sabtu 01 Maret 2025 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/01/320/3118457/bandara-dVJS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Efisiensi Anggaran, Pembangunan Terminal 4 Bandara Soetta Batal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/01/320/3118457/bandara-dVJS_large.jpg</image><title>Efisiensi Anggaran, Pembangunan Terminal 4 Bandara Soetta Batal (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan rencana pembangunan terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta batal dibangun. Hal ini menimbang efisiensi anggaran, serta pengembangan terminal 2 yang sudah dilakukan.&#13;
&#13;
1. Efisiensi Anggaran&#13;
&#13;
Erick menjelaskan, dengan batalnya pembangunan terminal 4 Bandara Soetta berhasil menghemat pengeluaran sebesar Rp14 triliun. Namun untuk peningkatan kapasitas tampung bandara, memerlukan pembiayaan Rp1 triliun untuk renovasi terminal 2 Bandara Seotta.&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Karena kita tidak membangun terminal 4, efisiensi Rp14 triliun. Namun kita ambil Rp1 triliun, kita fokuskan di sini (terminal 2),&amp;quot; kata Erick saat ditemui di T2 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/3/2025).&#13;
&#13;
2. Pengembangan Kapasitas Terminal Soetta&#13;
&#13;
Pada kesempatan itu, Erick mejelaskan pengembang kapasitas terminal di Bandara Soekarno-Hatta memang perlu dilakukan. Hal ini untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pesawat yang terus tumbuh setiap tahunnya.&#13;
Sepanjang tahun 2024, Angkasa Pura mencatat pergerakan penumpang di 37 bandara kelolaan mencapai 155,9 juta orang. Meningkat sekitar 4% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar Rp150,1 juta.&#13;
Berdasarkan catatan Angkas Pura setidaknya ada 5 bandara tersibuk berdasarkan pergerakan penumpang pesawat pada tahun lalu adalah Soekarno-Hatta Tangerang (54,8 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (23,9 juta penumpang), Juanda Surabaya (14 juta penumpang), Sultan Hasanuddin Makassar (9,6 juta penumpang) dan Kualanamu Deli Serdang (7,1 juta penumpang).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Tampung 100 Juta Penumpang&#13;
&#13;
Menteri BUMN Erick Thohir menilai lewat pengembangan Terminal 2 Bandara Soetta ke depan bisa meningkatkan kapasitas tampung mencapai 100 juta penumpang pada beberapa tahun mendatang.&#13;
&amp;quot;Kita fokus disini (renovasi terminal 2) supaya kapasitas yang 56 juta (Bandara Soetta), kemudian bisa tembus 100 juta dalam beberapa tahun kedepan, kita bisa mengantisipasi,&amp;quot; pungkas Erick Thohir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan rencana pembangunan terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta batal dibangun. Hal ini menimbang efisiensi anggaran, serta pengembangan terminal 2 yang sudah dilakukan.&#13;
&#13;
1. Efisiensi Anggaran&#13;
&#13;
Erick menjelaskan, dengan batalnya pembangunan terminal 4 Bandara Soetta berhasil menghemat pengeluaran sebesar Rp14 triliun. Namun untuk peningkatan kapasitas tampung bandara, memerlukan pembiayaan Rp1 triliun untuk renovasi terminal 2 Bandara Seotta.&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Karena kita tidak membangun terminal 4, efisiensi Rp14 triliun. Namun kita ambil Rp1 triliun, kita fokuskan di sini (terminal 2),&amp;quot; kata Erick saat ditemui di T2 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/3/2025).&#13;
&#13;
2. Pengembangan Kapasitas Terminal Soetta&#13;
&#13;
Pada kesempatan itu, Erick mejelaskan pengembang kapasitas terminal di Bandara Soekarno-Hatta memang perlu dilakukan. Hal ini untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pesawat yang terus tumbuh setiap tahunnya.&#13;
Sepanjang tahun 2024, Angkasa Pura mencatat pergerakan penumpang di 37 bandara kelolaan mencapai 155,9 juta orang. Meningkat sekitar 4% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar Rp150,1 juta.&#13;
Berdasarkan catatan Angkas Pura setidaknya ada 5 bandara tersibuk berdasarkan pergerakan penumpang pesawat pada tahun lalu adalah Soekarno-Hatta Tangerang (54,8 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (23,9 juta penumpang), Juanda Surabaya (14 juta penumpang), Sultan Hasanuddin Makassar (9,6 juta penumpang) dan Kualanamu Deli Serdang (7,1 juta penumpang).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Tampung 100 Juta Penumpang&#13;
&#13;
Menteri BUMN Erick Thohir menilai lewat pengembangan Terminal 2 Bandara Soetta ke depan bisa meningkatkan kapasitas tampung mencapai 100 juta penumpang pada beberapa tahun mendatang.&#13;
&amp;quot;Kita fokus disini (renovasi terminal 2) supaya kapasitas yang 56 juta (Bandara Soetta), kemudian bisa tembus 100 juta dalam beberapa tahun kedepan, kita bisa mengantisipasi,&amp;quot; pungkas Erick Thohir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
