<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Sritex, Buruh Siap Kepung Istana Tuntut Keadilan!</title><description>Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) siap menggelar aksi demon besar-besaran di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu 5 Maret 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/02/320/3118693/tragedi-sritex-buruh-siap-kepung-istana-tuntut-keadilan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/02/320/3118693/tragedi-sritex-buruh-siap-kepung-istana-tuntut-keadilan"/><item><title>Tragedi Sritex, Buruh Siap Kepung Istana Tuntut Keadilan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/02/320/3118693/tragedi-sritex-buruh-siap-kepung-istana-tuntut-keadilan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/02/320/3118693/tragedi-sritex-buruh-siap-kepung-istana-tuntut-keadilan</guid><pubDate>Minggu 02 Maret 2025 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/02/320/3118693/buruh-xX8O_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serikat Buruh Siap Demo Besar-besaran Sikapi Nasib Pekerja Sritex. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/02/320/3118693/buruh-xX8O_large.jpg</image><title>Serikat Buruh Siap Demo Besar-besaran Sikapi Nasib Pekerja Sritex. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) siap menggelar aksi demon besar-besaran di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu 5 Maret 2025. Aksi protes buntut ribuan pekerja PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).&#13;
&#13;
1. Demo Besar-besaran&#13;
&#13;
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, aksi akan digelar di beberapa wilayah pada hari yang sama. Di Jakarta titik demonstrasi difokuskan di Istana Negara dan kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melakukan aksi besar-besaran untuk aksi pertama akan dilakukan pada hari Rabu, 5 Maret 2025 di Istana Negara dan (kantor) Kemenaker,&amp;quot; ujar Said Iqbal saat konferensi pers, Minggu (2/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia memastikan, ada ribuan massa yang ikut unjuk rasa, dimana mereka merupakan para buruh se-Jabodetabek. Said menyebut ada sejumlah tuntutan yang disampaikan, salah satunya adalah PHK pekerja Sritex.&#13;
&#13;
2. PHK 8.400 Pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
KSPI menilai pemutusan hubungan kerja yang dialami ribuan karyawan Sritex ilegal. KSPI mencatat setidaknya ada 8.400 pekerja yang diberhentikan.&#13;
&#13;
Said Iqbal menyebut, PHK yang dialami pekerja Sritex bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 68 Tahun 2024.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi PHK di Sritex adalah ilegal. Ada beberapa alasan yang kita katakan PHK di Sritex adalah ilegal atau bertentangan dengan Undang-Undang dan putusan MK,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Partai Buruh dan KSPI menyatakan, saya ulangi, Partai Buru dan KSPI menyatakan PHK karyawan Sritex sekitar 8.400 pekerja,&amp;rdquo; beber dia.&#13;
&#13;
Isu lain yang turut disampaikan buruh dalam aksi nanti adalah pembayaran tunjangan hari raya (THR) buruh 2025. Lalu, jangan ada pemutusan kontrak dan PHK buruh sebagai cara menghindari pembayaran THR.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) siap menggelar aksi demon besar-besaran di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu 5 Maret 2025. Aksi protes buntut ribuan pekerja PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).&#13;
&#13;
1. Demo Besar-besaran&#13;
&#13;
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, aksi akan digelar di beberapa wilayah pada hari yang sama. Di Jakarta titik demonstrasi difokuskan di Istana Negara dan kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melakukan aksi besar-besaran untuk aksi pertama akan dilakukan pada hari Rabu, 5 Maret 2025 di Istana Negara dan (kantor) Kemenaker,&amp;quot; ujar Said Iqbal saat konferensi pers, Minggu (2/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia memastikan, ada ribuan massa yang ikut unjuk rasa, dimana mereka merupakan para buruh se-Jabodetabek. Said menyebut ada sejumlah tuntutan yang disampaikan, salah satunya adalah PHK pekerja Sritex.&#13;
&#13;
2. PHK 8.400 Pekerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
KSPI menilai pemutusan hubungan kerja yang dialami ribuan karyawan Sritex ilegal. KSPI mencatat setidaknya ada 8.400 pekerja yang diberhentikan.&#13;
&#13;
Said Iqbal menyebut, PHK yang dialami pekerja Sritex bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 68 Tahun 2024.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi PHK di Sritex adalah ilegal. Ada beberapa alasan yang kita katakan PHK di Sritex adalah ilegal atau bertentangan dengan Undang-Undang dan putusan MK,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Partai Buruh dan KSPI menyatakan, saya ulangi, Partai Buru dan KSPI menyatakan PHK karyawan Sritex sekitar 8.400 pekerja,&amp;rdquo; beber dia.&#13;
&#13;
Isu lain yang turut disampaikan buruh dalam aksi nanti adalah pembayaran tunjangan hari raya (THR) buruh 2025. Lalu, jangan ada pemutusan kontrak dan PHK buruh sebagai cara menghindari pembayaran THR.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
