<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Kurma Menurun, Pedagang Merugi di Awal Ramadhan</title><description>Pedagang kurma di Tanah Abang, Jakarta mengeluhkan terjadinya penurunan penjualan di awal Ramadhan tahun ini dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/03/455/3119045/penjualan-kurma-menurun-pedagang-merugi-di-awal-ramadhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/03/455/3119045/penjualan-kurma-menurun-pedagang-merugi-di-awal-ramadhan"/><item><title>Penjualan Kurma Menurun, Pedagang Merugi di Awal Ramadhan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/03/455/3119045/penjualan-kurma-menurun-pedagang-merugi-di-awal-ramadhan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/03/455/3119045/penjualan-kurma-menurun-pedagang-merugi-di-awal-ramadhan</guid><pubDate>Senin 03 Maret 2025 20:22 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/03/455/3119045/penjualan_kurma_menurun-BHpo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan Kurma di Bulan Puasa Tahun Ini Menurun. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/03/455/3119045/penjualan_kurma_menurun-BHpo_large.jpg</image><title>Penjualan Kurma di Bulan Puasa Tahun Ini Menurun. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Pedagang kurma di Tanah Abang, Jakarta mengeluhkan terjadinya penurunan penjualan di awal Ramadhan tahun ini dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
1. Penurunan Penjualan Kurma&#13;
&#13;
Diungkap Salah Satu Pedagang, Uus, meskipun tahun ini pembeli relatif tetap ramai, namun jumlahnya masih lebih banyak di tahun 2024 lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah di awal Puasa ini ramai (pembeli), tapi dibanding tahun lalu lebih ramai tahun lalu,&amp;quot; ungkap pria yang mengaku sudah 5 tahun berjualan di lokasi tersebut, Senin (3/3/2025).&#13;
&#13;
Uus mengatakan, dalam 2 hari Puasa diperoleh pendapatan Rp3 juta per hari. Angka ini terbilang sedang-sedang saja karena pernah memperoleh penghasilan Rp5 juta dalam sehari di awal Ramadhan tahun-tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
2. Penyebab Penjualan Kurma Menurun&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Uus menduga penurunan penjualan terjadi lantaran isu ekonomi yang belakangan memang menghimpit kelas menengah. Yang mana fenomena ini mengakibatkan daya beli mereka melemah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kendati demikian Uus mengaku optimis di hari-hari berikutnya dagangannya bakal kembali diburu masyarakat. Terlebih ada banyak varian kurma yang dijajakan di tokonya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah lah ramai. Di sini ada kurma nabi satu kilonya Rp180.000, tunisia sekilo Rp120.000, kurma medjool sekilo Rp 225.000, ini yang paling mahal,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pedagang kurma di Tanah Abang, Jakarta mengeluhkan terjadinya penurunan penjualan di awal Ramadhan tahun ini dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
1. Penurunan Penjualan Kurma&#13;
&#13;
Diungkap Salah Satu Pedagang, Uus, meskipun tahun ini pembeli relatif tetap ramai, namun jumlahnya masih lebih banyak di tahun 2024 lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah di awal Puasa ini ramai (pembeli), tapi dibanding tahun lalu lebih ramai tahun lalu,&amp;quot; ungkap pria yang mengaku sudah 5 tahun berjualan di lokasi tersebut, Senin (3/3/2025).&#13;
&#13;
Uus mengatakan, dalam 2 hari Puasa diperoleh pendapatan Rp3 juta per hari. Angka ini terbilang sedang-sedang saja karena pernah memperoleh penghasilan Rp5 juta dalam sehari di awal Ramadhan tahun-tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
2. Penyebab Penjualan Kurma Menurun&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Uus menduga penurunan penjualan terjadi lantaran isu ekonomi yang belakangan memang menghimpit kelas menengah. Yang mana fenomena ini mengakibatkan daya beli mereka melemah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kendati demikian Uus mengaku optimis di hari-hari berikutnya dagangannya bakal kembali diburu masyarakat. Terlebih ada banyak varian kurma yang dijajakan di tokonya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah lah ramai. Di sini ada kurma nabi satu kilonya Rp180.000, tunisia sekilo Rp120.000, kurma medjool sekilo Rp 225.000, ini yang paling mahal,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
