<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>APBN Tekor Rp31,2 Triliun di Februari 2025, Ini Penjelasan Sri Mulyani</title><description>Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mengalami defisit&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/320/3122035/apbn-tekor-rp31-2-triliun-di-februari-2025-ini-penjelasan-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/320/3122035/apbn-tekor-rp31-2-triliun-di-februari-2025-ini-penjelasan-sri-mulyani"/><item><title>APBN Tekor Rp31,2 Triliun di Februari 2025, Ini Penjelasan Sri Mulyani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/320/3122035/apbn-tekor-rp31-2-triliun-di-februari-2025-ini-penjelasan-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/320/3122035/apbn-tekor-rp31-2-triliun-di-februari-2025-ini-penjelasan-sri-mulyani</guid><pubDate>Kamis 13 Maret 2025 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/13/320/3122035/sri_mulyani_apbn_kita_maret_2025-8btx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Ungkap Kondisi APBN 2025. (Foto: okezone.ccom/YouTube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/13/320/3122035/sri_mulyani_apbn_kita_maret_2025-8btx_large.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Ungkap Kondisi APBN 2025. (Foto: okezone.ccom/YouTube)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mengalami defisit hingga Rp31,2 triliun atau 0,13% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Februari 2025&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Defisit APBN 2025&#13;
&#13;
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, defisit APBN 0,13% masih dalam target desain APBN sebesar 2,53% dari PDB yaitu Rp616,2 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedangkan dari total keseimbangan, terjadi defisit Rp31,2 triliun, untuk posisi akhir Februari atau sebesar 0,13 persen dari PDB, saya ingatkan lagi APBN didesain dengan Rp616,2 triliun,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi Maret 2025, Kamis (13/3/2025).&#13;
&#13;
2. Pembiayaan dari APBN&#13;
&#13;
Sampai dengan akhir Februari, pembiayaan anggaran tercapai Rp220,1 triliun yang artinya dua bulan pertama pemerintah telah merealisasikan pembiayaan cukup besar, 35,7 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini berarti ada perencanaan pembiayaan yang cukup front loading artinya issuance nya di awal cukup besar,&amp;quot; kata Sri Mulyani.&#13;
&#13;
3. Belanja Negara&#13;
&#13;
Kemudian, Sri Mulyani menjelaskan belanja negara sebesar Rp348,1 triliun atau 9,6% dari pagu postur APBN 2025 sebesar Rp3.621,3 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Pendapatan Negara&#13;
&#13;
Adapun pendapatan negara dari pajak, bea cukai, PNBP serta hibah sebesar Rp316,9 triliun atau 10,5% dari target APBN 2025 sebesar Rp3.005,1 triliun.&#13;
&#13;
Meskipun defisit Rp31,2 triliun, Sri Mulyani menegaskan keseimbangan primer masih di angka Rp48,1 triliun. Untuk transfer ke daerah sudah Rp136,6 triliun atau 14,9 persen dari target APBN sebesar Rp919,9 triliun.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mengalami defisit hingga Rp31,2 triliun atau 0,13% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Februari 2025&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Defisit APBN 2025&#13;
&#13;
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, defisit APBN 0,13% masih dalam target desain APBN sebesar 2,53% dari PDB yaitu Rp616,2 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedangkan dari total keseimbangan, terjadi defisit Rp31,2 triliun, untuk posisi akhir Februari atau sebesar 0,13 persen dari PDB, saya ingatkan lagi APBN didesain dengan Rp616,2 triliun,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi Maret 2025, Kamis (13/3/2025).&#13;
&#13;
2. Pembiayaan dari APBN&#13;
&#13;
Sampai dengan akhir Februari, pembiayaan anggaran tercapai Rp220,1 triliun yang artinya dua bulan pertama pemerintah telah merealisasikan pembiayaan cukup besar, 35,7 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini berarti ada perencanaan pembiayaan yang cukup front loading artinya issuance nya di awal cukup besar,&amp;quot; kata Sri Mulyani.&#13;
&#13;
3. Belanja Negara&#13;
&#13;
Kemudian, Sri Mulyani menjelaskan belanja negara sebesar Rp348,1 triliun atau 9,6% dari pagu postur APBN 2025 sebesar Rp3.621,3 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Pendapatan Negara&#13;
&#13;
Adapun pendapatan negara dari pajak, bea cukai, PNBP serta hibah sebesar Rp316,9 triliun atau 10,5% dari target APBN 2025 sebesar Rp3.005,1 triliun.&#13;
&#13;
Meskipun defisit Rp31,2 triliun, Sri Mulyani menegaskan keseimbangan primer masih di angka Rp48,1 triliun. Untuk transfer ke daerah sudah Rp136,6 triliun atau 14,9 persen dari target APBN sebesar Rp919,9 triliun.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
