<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadin: Tak Ada Negara Lebih Baik dari Indonesia</title><description>Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai tak ada negara yang lebih baik dari Indonesia saat ekonomi di banyak negara mengalami perlambatan imbas gejolak geopolitik global.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/320/3122246/kadin-tak-ada-negara-lebih-baik-dari-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/320/3122246/kadin-tak-ada-negara-lebih-baik-dari-indonesia"/><item><title>Kadin: Tak Ada Negara Lebih Baik dari Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/320/3122246/kadin-tak-ada-negara-lebih-baik-dari-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/320/3122246/kadin-tak-ada-negara-lebih-baik-dari-indonesia</guid><pubDate>Kamis 13 Maret 2025 20:40 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/13/320/3122246/kadin-a9Ti_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadin: Tak Ada Negara Lebih Baik dari Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/13/320/3122246/kadin-a9Ti_large.jpg</image><title>Kadin: Tak Ada Negara Lebih Baik dari Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai tak ada negara yang lebih baik dari Indonesia saat ekonomi di banyak negara mengalami perlambatan imbas gejolak geopolitik global.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin James Riady mengatakan, dashboard pertumbuhan makro ekonomi nasional tetap stabil atau di angka 5,03% dari target 5,2% sepanjang 2024.&#13;
&#13;
1. Pertumbuhan Ekonomi&#13;
&#13;
Dengan kata lain, ekonomi Indonesia masih sanggup tumbuh sekalipun banyak negara mengalami kesulitan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mata kita tidak bisa melihat apapun di luar, kita lihanya apa? Pasti dashboard, dashboard-nya masa kita pake mata, nah sekarang di Indonesia? dashboard kita menunjukan kita tetap semestinya minimal 5,2% pertumbuhan (ekonomi),&amp;rdquo; ujar James dalam gelaran Kadin Diplomatic Economic Buka Puasa, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Inflasi Indonesia&#13;
&#13;
Selain itu, tingkat inflasi di Tanah Air juga terkendali. Inflasi Desember 2024 tercatat 1,57% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi Desember 2023, yaitu 2,61%. Inflasi yang terkendali menunjukkan dunia usaha tetap optimis dengan kondisi perekonomian nasional ke depan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal ini juga tercermin dari outlook World Bank yang memproyeksikan perekonomian sentuh 5,2% pada 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Inflasi yang cuman 1% plus. Tidak ada negara di luar yang lebih baik dari kita. Kok kita gak bersyukur,&amp;rdquo; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita lihat surplus perdagangan kita stabil terus (USD) 3-4 miliar. Jadi menurut saya kita masuk di bulan Ramadhan kita perlu bersyukur, gak ada gunanya kita bernegatif,&amp;rdquo; ucap James.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai tak ada negara yang lebih baik dari Indonesia saat ekonomi di banyak negara mengalami perlambatan imbas gejolak geopolitik global.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin James Riady mengatakan, dashboard pertumbuhan makro ekonomi nasional tetap stabil atau di angka 5,03% dari target 5,2% sepanjang 2024.&#13;
&#13;
1. Pertumbuhan Ekonomi&#13;
&#13;
Dengan kata lain, ekonomi Indonesia masih sanggup tumbuh sekalipun banyak negara mengalami kesulitan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mata kita tidak bisa melihat apapun di luar, kita lihanya apa? Pasti dashboard, dashboard-nya masa kita pake mata, nah sekarang di Indonesia? dashboard kita menunjukan kita tetap semestinya minimal 5,2% pertumbuhan (ekonomi),&amp;rdquo; ujar James dalam gelaran Kadin Diplomatic Economic Buka Puasa, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Inflasi Indonesia&#13;
&#13;
Selain itu, tingkat inflasi di Tanah Air juga terkendali. Inflasi Desember 2024 tercatat 1,57% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi Desember 2023, yaitu 2,61%. Inflasi yang terkendali menunjukkan dunia usaha tetap optimis dengan kondisi perekonomian nasional ke depan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal ini juga tercermin dari outlook World Bank yang memproyeksikan perekonomian sentuh 5,2% pada 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Inflasi yang cuman 1% plus. Tidak ada negara di luar yang lebih baik dari kita. Kok kita gak bersyukur,&amp;rdquo; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita lihat surplus perdagangan kita stabil terus (USD) 3-4 miliar. Jadi menurut saya kita masuk di bulan Ramadhan kita perlu bersyukur, gak ada gunanya kita bernegatif,&amp;rdquo; ucap James.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
