<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harta Kekayaan KSAD Maruli Simanjuntak yang Komentar soal Percepatan Kenaikan Pangkat Letkol Teddy</title><description>Harta kekayaan KSAD Maruli Simanjuntak, yang komentar soal Percepatan Kenaikan Pangkat Mayor Teddy.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/455/3122221/harta-kekayaan-ksad-maruli-simanjuntak-yang-komentar-soal-percepatan-kenaikan-pangkat-letkol-teddy</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/455/3122221/harta-kekayaan-ksad-maruli-simanjuntak-yang-komentar-soal-percepatan-kenaikan-pangkat-letkol-teddy"/><item><title>Harta Kekayaan KSAD Maruli Simanjuntak yang Komentar soal Percepatan Kenaikan Pangkat Letkol Teddy</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/455/3122221/harta-kekayaan-ksad-maruli-simanjuntak-yang-komentar-soal-percepatan-kenaikan-pangkat-letkol-teddy</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/13/455/3122221/harta-kekayaan-ksad-maruli-simanjuntak-yang-komentar-soal-percepatan-kenaikan-pangkat-letkol-teddy</guid><pubDate>Kamis 13 Maret 2025 18:45 WIB</pubDate><dc:creator>Nabillah Syidah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/13/455/3122221/maruli-m2g0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harta kekayaan KSAD Maruli Simanjuntak, yang komentar soal Percepatan Kenaikan Pangkat Mayor Teddy (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/13/455/3122221/maruli-m2g0_large.jpg</image><title>Harta kekayaan KSAD Maruli Simanjuntak, yang komentar soal Percepatan Kenaikan Pangkat Mayor Teddy (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harta kekayaan KSAD Maruli Simanjuntak, yang komentar soal Percepatan Kenaikan Pangkat Mayor Teddy. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak angkat suara terkait keputusan kenaikan pangkat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dari Mayor menjadi Letnan Kolonel (Letkol), yang merupakan kewenangan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan dirinya.&#13;
&#13;
Maruli meminta agar keputusan tersebut tidak diintervensi karena telah dilakukan secara profesional.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;quot;Jadi itu kewenangan kami (Panglima TNI dan KSAD), jangan diintervensi terus. Kami bekerja secara profesional, jika sudah diputuskan, kami akan ikut (melaksanakan keputusan),&amp;quot; ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (12/3/2025).&#13;
&#13;
Ia juga mempertanyakan pihak-pihak yang mempersoalkan kenaikan pangkat tersebut, terutama yang membandingkannya dengan prajurit yang bertugas di Papua. Maruli menegaskan bahwa Teddy diberikan kenaikan pangkat karena dinilai mampu membantu Presiden Prabowo Subianto dalam tugas-tugasnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada orang yang pernah di Papua, bertempur betul, dan komplain pangkatnya tidak naik, saya ingin tahu siapa orangnya. Betul enggak dia benar-benar bertempur atau pernah perang enggak dia?&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Maruli juga menekankan bahwa profesionalitas dan netralitas TNI telah diatur dalam Undang-Undang (UU) TNI, sehingga tidak perlu diperdebatkan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Harta Kekayaan KSAD Maruli Simnjuntak Capai Rp52 Miliar&#13;
&#13;
Selain isu kenaikan pangkat, Maruli juga tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp52.889.538.310 atau sekitar Rp52 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2021.&#13;
&#13;
Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas, serta utang.&#13;
&#13;
Rincian Harta Kekayaan Maruli Simanjuntak&#13;
&#13;
&#13;
1. Tanah dan Bangunan&#13;
&#13;
Maruli memiliki sejumlah aset properti di berbagai daerah, antara lain:&#13;
&#13;
Tanah dan bangunan di Bandung (266 m&amp;sup2;/199 m&amp;sup2;) senilai Rp1,72 miliar&#13;
&#13;
Bangunan di Jakarta Selatan (87 m&amp;sup2;) senilai Rp1,42 miliar&#13;
&#13;
Bangunan di Jakarta Selatan (78,5 m&amp;sup2;) senilai Rp1,28 miliar&#13;
&#13;
Tanah dan bangunan di Jakarta Selatan (212 m&amp;sup2;/179 m&amp;sup2;) senilai Rp3,67 miliar&#13;
&#13;
Tanah di Bogor (500 m&amp;sup2;) senilai Rp800 juta&#13;
&#13;
Tanah di Bandung (850 m&amp;sup2;) senilai Rp4,80 miliar&#13;
&#13;
Tanah di Badung (525 m&amp;sup2;) senilai Rp2,95 miliar&#13;
&#13;
Tanah di Buleleng (300 m&amp;sup2;) senilai Rp150 juta&#13;
&#13;
Tanah di Bogor (650 m&amp;sup2;) senilai Rp828 juta&#13;
&#13;
Tanah di Buleleng (2.875 m&amp;sup2;) senilai Rp200 juta&#13;
&#13;
Tanah di Buleleng (1.850 m&amp;sup2;) senilai Rp150 juta&#13;
&#13;
Tanah di Rote Ndao (2.970 m&amp;sup2;) senilai Rp3,11 juta&#13;
&#13;
Tanah di Rote Ndao (2.017 m&amp;sup2;) senilai Rp2,11 miliar&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kendaraan&#13;
Maruli juga memiliki beberapa kendaraan, antara lain:&#13;
&#13;
Motor Piaggio LXV 125IE tahun 2010 senilai Rp20 juta&#13;
&#13;
Motor Kawasaki LX150E CKD tahun 2014 senilai Rp23 juta&#13;
&#13;
Motor BMW K-75 SOLO tahun 1995 senilai Rp109,95 juta&#13;
&#13;
Mobil Toyota Innova Venturer tahun 2021 senilai Rp452,14 juta&#13;
&#13;
3. Harta Lainnya&#13;
&#13;
Harta bergerak lainnya senilai Rp2,23 miliar&#13;
&#13;
Surat berharga senilai Rp4,38 miliar&#13;
&#13;
Kas dan setara kas senilai Rp43,39 miliar&#13;
&#13;
Harta lainnya senilai Rp900 juta&#13;
&#13;
4. Utang&#13;
Dalam laporan tersebut, Maruli juga tercatat memiliki utang sebesar Rp21,85 miliar.&#13;
&#13;
Dengan total aset mencapai Rp52 miliar, Jenderal Maruli menjadi salah satu pejabat tinggi TNI dengan kekayaan yang cukup besar.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harta kekayaan KSAD Maruli Simanjuntak, yang komentar soal Percepatan Kenaikan Pangkat Mayor Teddy. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak angkat suara terkait keputusan kenaikan pangkat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dari Mayor menjadi Letnan Kolonel (Letkol), yang merupakan kewenangan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan dirinya.&#13;
&#13;
Maruli meminta agar keputusan tersebut tidak diintervensi karena telah dilakukan secara profesional.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;quot;Jadi itu kewenangan kami (Panglima TNI dan KSAD), jangan diintervensi terus. Kami bekerja secara profesional, jika sudah diputuskan, kami akan ikut (melaksanakan keputusan),&amp;quot; ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (12/3/2025).&#13;
&#13;
Ia juga mempertanyakan pihak-pihak yang mempersoalkan kenaikan pangkat tersebut, terutama yang membandingkannya dengan prajurit yang bertugas di Papua. Maruli menegaskan bahwa Teddy diberikan kenaikan pangkat karena dinilai mampu membantu Presiden Prabowo Subianto dalam tugas-tugasnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada orang yang pernah di Papua, bertempur betul, dan komplain pangkatnya tidak naik, saya ingin tahu siapa orangnya. Betul enggak dia benar-benar bertempur atau pernah perang enggak dia?&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Maruli juga menekankan bahwa profesionalitas dan netralitas TNI telah diatur dalam Undang-Undang (UU) TNI, sehingga tidak perlu diperdebatkan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Harta Kekayaan KSAD Maruli Simnjuntak Capai Rp52 Miliar&#13;
&#13;
Selain isu kenaikan pangkat, Maruli juga tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp52.889.538.310 atau sekitar Rp52 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2021.&#13;
&#13;
Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas, serta utang.&#13;
&#13;
Rincian Harta Kekayaan Maruli Simanjuntak&#13;
&#13;
&#13;
1. Tanah dan Bangunan&#13;
&#13;
Maruli memiliki sejumlah aset properti di berbagai daerah, antara lain:&#13;
&#13;
Tanah dan bangunan di Bandung (266 m&amp;sup2;/199 m&amp;sup2;) senilai Rp1,72 miliar&#13;
&#13;
Bangunan di Jakarta Selatan (87 m&amp;sup2;) senilai Rp1,42 miliar&#13;
&#13;
Bangunan di Jakarta Selatan (78,5 m&amp;sup2;) senilai Rp1,28 miliar&#13;
&#13;
Tanah dan bangunan di Jakarta Selatan (212 m&amp;sup2;/179 m&amp;sup2;) senilai Rp3,67 miliar&#13;
&#13;
Tanah di Bogor (500 m&amp;sup2;) senilai Rp800 juta&#13;
&#13;
Tanah di Bandung (850 m&amp;sup2;) senilai Rp4,80 miliar&#13;
&#13;
Tanah di Badung (525 m&amp;sup2;) senilai Rp2,95 miliar&#13;
&#13;
Tanah di Buleleng (300 m&amp;sup2;) senilai Rp150 juta&#13;
&#13;
Tanah di Bogor (650 m&amp;sup2;) senilai Rp828 juta&#13;
&#13;
Tanah di Buleleng (2.875 m&amp;sup2;) senilai Rp200 juta&#13;
&#13;
Tanah di Buleleng (1.850 m&amp;sup2;) senilai Rp150 juta&#13;
&#13;
Tanah di Rote Ndao (2.970 m&amp;sup2;) senilai Rp3,11 juta&#13;
&#13;
Tanah di Rote Ndao (2.017 m&amp;sup2;) senilai Rp2,11 miliar&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kendaraan&#13;
Maruli juga memiliki beberapa kendaraan, antara lain:&#13;
&#13;
Motor Piaggio LXV 125IE tahun 2010 senilai Rp20 juta&#13;
&#13;
Motor Kawasaki LX150E CKD tahun 2014 senilai Rp23 juta&#13;
&#13;
Motor BMW K-75 SOLO tahun 1995 senilai Rp109,95 juta&#13;
&#13;
Mobil Toyota Innova Venturer tahun 2021 senilai Rp452,14 juta&#13;
&#13;
3. Harta Lainnya&#13;
&#13;
Harta bergerak lainnya senilai Rp2,23 miliar&#13;
&#13;
Surat berharga senilai Rp4,38 miliar&#13;
&#13;
Kas dan setara kas senilai Rp43,39 miliar&#13;
&#13;
Harta lainnya senilai Rp900 juta&#13;
&#13;
4. Utang&#13;
Dalam laporan tersebut, Maruli juga tercatat memiliki utang sebesar Rp21,85 miliar.&#13;
&#13;
Dengan total aset mencapai Rp52 miliar, Jenderal Maruli menjadi salah satu pejabat tinggi TNI dengan kekayaan yang cukup besar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
