<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap! Puncak Arus Mudik Terjadi Jumat 28 Maret 2025</title><description>Dudy Purwagandhi memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 terjadi pada Jumat 28 Maret 2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/15/320/3122687/siap-siap-puncak-arus-mudik-terjadi-jumat-28-maret-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/15/320/3122687/siap-siap-puncak-arus-mudik-terjadi-jumat-28-maret-2025"/><item><title>Siap-Siap! Puncak Arus Mudik Terjadi Jumat 28 Maret 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/15/320/3122687/siap-siap-puncak-arus-mudik-terjadi-jumat-28-maret-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/15/320/3122687/siap-siap-puncak-arus-mudik-terjadi-jumat-28-maret-2025</guid><pubDate>Sabtu 15 Maret 2025 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/15/320/3122687/mudik_lebaran-AFZC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puncak Arus Mudik Terjadi Jumat 28 Maret 2025. (Foto: Okezone.com/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/15/320/3122687/mudik_lebaran-AFZC_large.jpg</image><title>Puncak Arus Mudik Terjadi Jumat 28 Maret 2025. (Foto: Okezone.com/Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 terjadi pada Jumat 28 Maret 2025. Jumlah pergerakan masyarakat mencapai 12,1 juta orang (dengan penerapan kebijakan WFA).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sedangkan untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+5 atau 6 April 2025 dengan potensi jumlah pergerakan masyarakat sebanyak 31,49 juta orang.&#13;
&#13;
1. Antisipasi Lonjakan Pemudik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menhub Dudy menambahkan pemerintah akan memberlakukan kebijakan efektif untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik yang berpotensi besar menyebabkan kepadatan di sejumlah simpul transportasi dan ruas jalan, baik tol maupun arteri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Beberapa di antaranya meliputi penerapan kebijakan Work from Anywhere (WFA), penyelenggaraan mudik gratis, rekayasa lalu lintas, hingga pengaturan lalu lintas, khususnya pada daerah-daerah yang berisiko tinggi mengalami kemacetan,&amp;quot; ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (15/3/2025).&#13;
&#13;
2. Peta Sebaran Pemudik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait angka sebaran, daerah asal perjalanan terbanyak adalah Jawa Barat sebesar 30,9 juta orang (21,1%), disusul Jawa Timur sebesar 26,4 juta orang (18%), Jawa Tengah sebesar 23,3 juta orang (15,9%), Banten sebesar 7,9 juta orang (5,4%) dan DKI Jakarta sebesar 6,7 juta orang (4,6%).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun daerah tujuan perjalanan terbanyak adalah Jawa Tengah sebesar 36,6 juta orang (25%), Jawa Timur sebesar 27,4 juta orang (18,7%), Jawa Barat sebesar 22,1 juta orang (15,1%), Yogyakarta sebesar 9,4 juta orang (6,4%) dan Sumatera Utara sebesar 6,2 juta orang (4,2%).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Transportasi Favorit Pemudik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, terdapat lima moda transportasi yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan selama libur Lebaran. Pilihan terbanyak jatuh pada mobil pribadi sebesar 33,69 juta (23%), diikuti bus sebesar 24,76 juta (16,9%), kereta api antarkota sebesar 23,58 juta (16,1%), pesawat sebesar 19,77 juta (13,5%), dan sepeda motor sebesar 12,74 juta (8,7%).&#13;
&#13;
Hari keberangkatan mobil pribadi terbanyak jatuh pada H-3 sebesar 3,47 juta, sedangkan hari kepulangan mobil pribadi terbanyak jatuh pada H+5 sebesar 6,97 juta. Potensi kepadatan mobil pribadi akan terjadi di Tol Trans Jawa, di mana angkanya diprediksi akan mencapai 7,95 juta.&#13;
&#13;
Sementara itu, hari keberangkatan sepeda motor terbanyak jatuh pada H-3 sebesar 1,08 juta, sedangkan hari kepulangan sepeda motor terbanyak jatuh pada H+5 sebesar 2,3 juta. Potensi kepadatan sepeda motor akan terjadi di jalan arteri atau alternatif, di mana angkanya diprediksi mencapai 4,41 juta.&#13;
&#13;
&#13;
Iqbal Dwi Purnama&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 terjadi pada Jumat 28 Maret 2025. Jumlah pergerakan masyarakat mencapai 12,1 juta orang (dengan penerapan kebijakan WFA).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sedangkan untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+5 atau 6 April 2025 dengan potensi jumlah pergerakan masyarakat sebanyak 31,49 juta orang.&#13;
&#13;
1. Antisipasi Lonjakan Pemudik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menhub Dudy menambahkan pemerintah akan memberlakukan kebijakan efektif untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik yang berpotensi besar menyebabkan kepadatan di sejumlah simpul transportasi dan ruas jalan, baik tol maupun arteri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Beberapa di antaranya meliputi penerapan kebijakan Work from Anywhere (WFA), penyelenggaraan mudik gratis, rekayasa lalu lintas, hingga pengaturan lalu lintas, khususnya pada daerah-daerah yang berisiko tinggi mengalami kemacetan,&amp;quot; ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (15/3/2025).&#13;
&#13;
2. Peta Sebaran Pemudik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait angka sebaran, daerah asal perjalanan terbanyak adalah Jawa Barat sebesar 30,9 juta orang (21,1%), disusul Jawa Timur sebesar 26,4 juta orang (18%), Jawa Tengah sebesar 23,3 juta orang (15,9%), Banten sebesar 7,9 juta orang (5,4%) dan DKI Jakarta sebesar 6,7 juta orang (4,6%).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun daerah tujuan perjalanan terbanyak adalah Jawa Tengah sebesar 36,6 juta orang (25%), Jawa Timur sebesar 27,4 juta orang (18,7%), Jawa Barat sebesar 22,1 juta orang (15,1%), Yogyakarta sebesar 9,4 juta orang (6,4%) dan Sumatera Utara sebesar 6,2 juta orang (4,2%).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Transportasi Favorit Pemudik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, terdapat lima moda transportasi yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan selama libur Lebaran. Pilihan terbanyak jatuh pada mobil pribadi sebesar 33,69 juta (23%), diikuti bus sebesar 24,76 juta (16,9%), kereta api antarkota sebesar 23,58 juta (16,1%), pesawat sebesar 19,77 juta (13,5%), dan sepeda motor sebesar 12,74 juta (8,7%).&#13;
&#13;
Hari keberangkatan mobil pribadi terbanyak jatuh pada H-3 sebesar 3,47 juta, sedangkan hari kepulangan mobil pribadi terbanyak jatuh pada H+5 sebesar 6,97 juta. Potensi kepadatan mobil pribadi akan terjadi di Tol Trans Jawa, di mana angkanya diprediksi akan mencapai 7,95 juta.&#13;
&#13;
Sementara itu, hari keberangkatan sepeda motor terbanyak jatuh pada H-3 sebesar 1,08 juta, sedangkan hari kepulangan sepeda motor terbanyak jatuh pada H+5 sebesar 2,3 juta. Potensi kepadatan sepeda motor akan terjadi di jalan arteri atau alternatif, di mana angkanya diprediksi mencapai 4,41 juta.&#13;
&#13;
&#13;
Iqbal Dwi Purnama&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
