<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rosan: Investasi Danantara Kunci Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8%</title><description>Rosan Roeslani menyatakan investasi memiliki peran krusial dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/16/320/3122901/rosan-investasi-danantara-kunci-wujudkan-pertumbuhan-ekonomi-8</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/16/320/3122901/rosan-investasi-danantara-kunci-wujudkan-pertumbuhan-ekonomi-8"/><item><title>Rosan: Investasi Danantara Kunci Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/16/320/3122901/rosan-investasi-danantara-kunci-wujudkan-pertumbuhan-ekonomi-8</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/16/320/3122901/rosan-investasi-danantara-kunci-wujudkan-pertumbuhan-ekonomi-8</guid><pubDate>Minggu 16 Maret 2025 07:47 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/16/320/3122901/ekonomi_indonesia-1rNe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/16/320/3122901/ekonomi_indonesia-1rNe_large.jpg</image><title>Ekonomi Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyatakan investasi memiliki peran krusial dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%&amp;nbsp;pada 2029.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Badan Pengelola Invesasi (BPI) Danantara sebagai sovereign wealth fund (SWF) pemerintah diharapkan berkontribusi signifikan dalam merealisasikan target tersebut.&#13;
&#13;
1. Investasi Nasional&#13;
&#13;
Rosan mengutip estimasi Bappenas, angka investasi nasional akan mencapai lebih dari Rp13 ribu triliun, terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Foreign Direct Investment (FDA).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita lihat ini memang diharapkan pada tahun 2029 pertumbuhan perekonomian kita ini akan menjadi 8 persen, dengan investasi yang diharapkan total terdiri dari &amp;nbsp;Rp13 ribu triliun,&amp;rdquo; kata Rosan dalam IDX Channel Economic Insight 2025 bertema &amp;lsquo;Towards a New Era of Indonesia&amp;rsquo;s Sustainable &amp;amp; Inclusive Economic Growth,&amp;#39; di Jakarta dikutip, Minggu&amp;nbsp;(16/3/2025).&#13;
&#13;
Ia menekankan investasi merupakan kontributor terbesar kedua bagi pertumbuhan ekonomi setelah konsumsi domestik, dengan porsi sekitar 28-29 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kunci Capai Target&#13;
&#13;
Oleh karena itu, akselerasi investasi disebut menjadi kunci dalam mencapai target ambisius pemerintah.&#13;
&#13;
Dalam konteks tersebut, Rosan menegaskan Danantara akan berperan sebagai mitra strategis bagi investor, baik dari dalam maupun luar negeri, guna meningkatkan kepercayaan dan mendorong lebih banyak modal masuk ke Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Justru dengan adanya Danantara ini kita ingin mengajak para pengusaha nasional, para investor luar untuk berinvestasi bersama-sama dengan kami,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
3. Hilirisasi EBT&#13;
&#13;
Selain itu, Rosan juga menggarisbawah hilirisasi dan energi baru terbarukan akan menjadi fokus utama investasi yang didorong pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hilirisasi ini menyumbang kurang lebih 23-24 persen, dari total investasi yang masuk ke Indonesia secara average,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyatakan investasi memiliki peran krusial dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%&amp;nbsp;pada 2029.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Badan Pengelola Invesasi (BPI) Danantara sebagai sovereign wealth fund (SWF) pemerintah diharapkan berkontribusi signifikan dalam merealisasikan target tersebut.&#13;
&#13;
1. Investasi Nasional&#13;
&#13;
Rosan mengutip estimasi Bappenas, angka investasi nasional akan mencapai lebih dari Rp13 ribu triliun, terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Foreign Direct Investment (FDA).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita lihat ini memang diharapkan pada tahun 2029 pertumbuhan perekonomian kita ini akan menjadi 8 persen, dengan investasi yang diharapkan total terdiri dari &amp;nbsp;Rp13 ribu triliun,&amp;rdquo; kata Rosan dalam IDX Channel Economic Insight 2025 bertema &amp;lsquo;Towards a New Era of Indonesia&amp;rsquo;s Sustainable &amp;amp; Inclusive Economic Growth,&amp;#39; di Jakarta dikutip, Minggu&amp;nbsp;(16/3/2025).&#13;
&#13;
Ia menekankan investasi merupakan kontributor terbesar kedua bagi pertumbuhan ekonomi setelah konsumsi domestik, dengan porsi sekitar 28-29 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kunci Capai Target&#13;
&#13;
Oleh karena itu, akselerasi investasi disebut menjadi kunci dalam mencapai target ambisius pemerintah.&#13;
&#13;
Dalam konteks tersebut, Rosan menegaskan Danantara akan berperan sebagai mitra strategis bagi investor, baik dari dalam maupun luar negeri, guna meningkatkan kepercayaan dan mendorong lebih banyak modal masuk ke Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Justru dengan adanya Danantara ini kita ingin mengajak para pengusaha nasional, para investor luar untuk berinvestasi bersama-sama dengan kami,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
3. Hilirisasi EBT&#13;
&#13;
Selain itu, Rosan juga menggarisbawah hilirisasi dan energi baru terbarukan akan menjadi fokus utama investasi yang didorong pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hilirisasi ini menyumbang kurang lebih 23-24 persen, dari total investasi yang masuk ke Indonesia secara average,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
