<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Anjlok 6%, Ini Kata Wamen Investasi</title><description>Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu angkat bicara terkait penurunan market bursa saham RI.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/18/278/3123621/ihsg-anjlok-6-ini-kata-wamen-investasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/18/278/3123621/ihsg-anjlok-6-ini-kata-wamen-investasi"/><item><title>IHSG Anjlok 6%, Ini Kata Wamen Investasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/18/278/3123621/ihsg-anjlok-6-ini-kata-wamen-investasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/18/278/3123621/ihsg-anjlok-6-ini-kata-wamen-investasi</guid><pubDate>Selasa 18 Maret 2025 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/18/278/3123621/wamen_investasi-0fBN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Anjlok 6%, Ini Kata Wamen Investasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/18/278/3123621/wamen_investasi-0fBN_large.jpg</image><title>IHSG Anjlok 6%, Ini Kata Wamen Investasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu angkat bicara terkait penurunan market bursa saham RI. IHSG sempat anjlok lebih dari 6 persen, membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penghentian market sementara alias trading halt selamat 30 menit.&#13;
&#13;
Todotua melihat volatilitas market dipengaruhi sejumlah faktor baik domestik hingga mancanegara. Pihaknya menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas investasi di tengah tekanan yang terjadi di pasar saham.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tetapi yang perlu kita lihat adalah pemerintahan ini akan secara konsisten, merencanakan dan mengeksekusi, melakukan beberapa percepatan-percepatan kita dalam realisasi investasi,&amp;rdquo; kata Todotua saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (18/3/2025).&#13;
&#13;
1. Strategi Pemerintah&#13;
&#13;
Dia menekankan strategi utama pemerintah adalah mempercepat realisasi investasi serta mengoptimalkan peran BPI Danantara dalam menarik minat investasi.&#13;
&#13;
Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan yang dapat menjadi daya tarik investasi, seperti sumber daya yang melimpah, hingga posisi pasar domestik yang strategis di kancah global.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan yang telah direncanakan menjadi faktor utama dalam mempertahankan momentum pertumbuhan investasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sadar betul bahwa resources kita punya, kita punya juga adalah potensial market yang besar, dan secara positioning kita juga secara global itu sangat strategik,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kepercayaan Investor&#13;
&#13;
Todotua menyebut sentimen market muncul berdasarkan kepercayaan investor, bagaimana pasar menilai kinerja pemerintah dalam menjalankan dan memastikan kebijakan investasi dan penegakan hukum.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namanya, itu tadi, kan pasar itu based on trust. How they look the pemerintah itu bekerjanya seperti apa,&amp;rdquo; ujar Todotua.&#13;
&#13;
Menurutnya, fluktuasi pasar saham adalah hal yang wajar, tetapi yang menjadi perhatian utama adalah konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan.&#13;
&#13;
Ia menegaskan pelaksanaan investasi yang terencana dengan baik serta kepastian hukum yang semakin kuat akan menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan investor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berbicara pasar, ya fluktuatif naik turun itu biasa. Tapi kan kita ngeliat bagaimana sekarang pelaksanaan penegakan hukum, yang sudah mulai lebih lebih baik,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
3. Kebijakan Pemerintah&#13;
&#13;
Todotua juga menyampaikan upaya pemerintah dalam menata kembali kebijakan investasi dan memastikan realisasinya akan menjadi perhatian utama pelaku pasar ke depan.&#13;
&#13;
Dengan adanya langkah-langkah konkret dan konsistensi dalam kebijakan, ia meyakini bahwa kondisi pasar saham akan lebih stabil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita liat ke depan akan liat ke depannya apabila pemerintah konsisten dalam menjalankan ini semua, saya pikir akan lebih baik,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam beberapa waktu terakhir, IHSG mengalami tekanan cukup signifikan, dipicu oleh berbagai faktor global maupun domestik.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu angkat bicara terkait penurunan market bursa saham RI. IHSG sempat anjlok lebih dari 6 persen, membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penghentian market sementara alias trading halt selamat 30 menit.&#13;
&#13;
Todotua melihat volatilitas market dipengaruhi sejumlah faktor baik domestik hingga mancanegara. Pihaknya menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas investasi di tengah tekanan yang terjadi di pasar saham.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tetapi yang perlu kita lihat adalah pemerintahan ini akan secara konsisten, merencanakan dan mengeksekusi, melakukan beberapa percepatan-percepatan kita dalam realisasi investasi,&amp;rdquo; kata Todotua saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (18/3/2025).&#13;
&#13;
1. Strategi Pemerintah&#13;
&#13;
Dia menekankan strategi utama pemerintah adalah mempercepat realisasi investasi serta mengoptimalkan peran BPI Danantara dalam menarik minat investasi.&#13;
&#13;
Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan yang dapat menjadi daya tarik investasi, seperti sumber daya yang melimpah, hingga posisi pasar domestik yang strategis di kancah global.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan yang telah direncanakan menjadi faktor utama dalam mempertahankan momentum pertumbuhan investasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sadar betul bahwa resources kita punya, kita punya juga adalah potensial market yang besar, dan secara positioning kita juga secara global itu sangat strategik,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kepercayaan Investor&#13;
&#13;
Todotua menyebut sentimen market muncul berdasarkan kepercayaan investor, bagaimana pasar menilai kinerja pemerintah dalam menjalankan dan memastikan kebijakan investasi dan penegakan hukum.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namanya, itu tadi, kan pasar itu based on trust. How they look the pemerintah itu bekerjanya seperti apa,&amp;rdquo; ujar Todotua.&#13;
&#13;
Menurutnya, fluktuasi pasar saham adalah hal yang wajar, tetapi yang menjadi perhatian utama adalah konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan.&#13;
&#13;
Ia menegaskan pelaksanaan investasi yang terencana dengan baik serta kepastian hukum yang semakin kuat akan menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan investor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berbicara pasar, ya fluktuatif naik turun itu biasa. Tapi kan kita ngeliat bagaimana sekarang pelaksanaan penegakan hukum, yang sudah mulai lebih lebih baik,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
3. Kebijakan Pemerintah&#13;
&#13;
Todotua juga menyampaikan upaya pemerintah dalam menata kembali kebijakan investasi dan memastikan realisasinya akan menjadi perhatian utama pelaku pasar ke depan.&#13;
&#13;
Dengan adanya langkah-langkah konkret dan konsistensi dalam kebijakan, ia meyakini bahwa kondisi pasar saham akan lebih stabil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita liat ke depan akan liat ke depannya apabila pemerintah konsisten dalam menjalankan ini semua, saya pikir akan lebih baik,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam beberapa waktu terakhir, IHSG mengalami tekanan cukup signifikan, dipicu oleh berbagai faktor global maupun domestik.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
