<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Analis Ungkap Penyebab IHSG Anjlok 6%</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak menurun&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/18/320/3123566/analis-ungkap-penyebab-ihsg-anjlok-6</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/18/320/3123566/analis-ungkap-penyebab-ihsg-anjlok-6"/><item><title>Analis Ungkap Penyebab IHSG Anjlok 6%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/18/320/3123566/analis-ungkap-penyebab-ihsg-anjlok-6</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/18/320/3123566/analis-ungkap-penyebab-ihsg-anjlok-6</guid><pubDate>Selasa 18 Maret 2025 12:48 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/18/320/3123566/ihsg-5z2P_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">. IHSG anjlok 6,12% atau turun 395 poin ke level 6.076.&amp;nbsp; (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/18/320/3123566/ihsg-5z2P_large.jpg</image><title>. IHSG anjlok 6,12% atau turun 395 poin ke level 6.076.&amp;nbsp; (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak menurun. IHSG anjlok 6,12% atau turun 395 poin ke level 6.076.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Senior Investment Information Mirae Asset M Nafan Aji Gusta Utama, ada sejumlah sentimen negatif pada pergerakan saham hari ini. Dari sisi domestik tentu terkait perekonomian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para pelaku para pasar melihat terkait kebijakan macet dari pemerintah karena sentimen negatif cukup kuat bagi pasar Indonesia. Misalnya domestik, ada tren pelemahan jumlah kelas menengah di Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi Okezone , Selasa (18/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Nafan Aji, pasar yang melihat penopang ekonomi Indonesia saat ini adalah masyarakat kelas atas. Hal ini jadi sorotan terkait laju pertumbuhan ekonomi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi memang wajar pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 5% dan situasi ini hemat saat membuat pasar domestik Indonesia kurang kondusif. Kita juga alami adanya deflasi minus 0,09% sejak 25 tahun terakhir,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Selasa, 18 Maret 2025 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang memicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5%.&#13;
&#13;
Hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat. Perdagangan akan dilanjutkan pukul 11:49:31 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak menurun. IHSG anjlok 6,12% atau turun 395 poin ke level 6.076.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Senior Investment Information Mirae Asset M Nafan Aji Gusta Utama, ada sejumlah sentimen negatif pada pergerakan saham hari ini. Dari sisi domestik tentu terkait perekonomian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para pelaku para pasar melihat terkait kebijakan macet dari pemerintah karena sentimen negatif cukup kuat bagi pasar Indonesia. Misalnya domestik, ada tren pelemahan jumlah kelas menengah di Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi Okezone , Selasa (18/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Nafan Aji, pasar yang melihat penopang ekonomi Indonesia saat ini adalah masyarakat kelas atas. Hal ini jadi sorotan terkait laju pertumbuhan ekonomi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi memang wajar pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 5% dan situasi ini hemat saat membuat pasar domestik Indonesia kurang kondusif. Kita juga alami adanya deflasi minus 0,09% sejak 25 tahun terakhir,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Selasa, 18 Maret 2025 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang memicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5%.&#13;
&#13;
Hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat. Perdagangan akan dilanjutkan pukul 11:49:31 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
