<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Rebound Usai Anjlok 6%, Kepercayaan Investor Kembali</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat setelah tertekan pada perdagangan kemarin.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/278/3123920/ihsg-rebound-usai-anjlok-6-kepercayaan-investor-kembali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/278/3123920/ihsg-rebound-usai-anjlok-6-kepercayaan-investor-kembali"/><item><title>IHSG Rebound Usai Anjlok 6%, Kepercayaan Investor Kembali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/278/3123920/ihsg-rebound-usai-anjlok-6-kepercayaan-investor-kembali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/278/3123920/ihsg-rebound-usai-anjlok-6-kepercayaan-investor-kembali</guid><pubDate>Rabu 19 Maret 2025 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Qonita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/19/278/3123920/ihsg-1RN4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Rebound Usai Anjlok 6%, Kepercayaan Investor Kembali (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/19/278/3123920/ihsg-1RN4_large.jpg</image><title>IHSG Rebound Usai Anjlok 6%, Kepercayaan Investor Kembali (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat setelah tertekan pada perdagangan kemarin. Perdagangan IHSG bahkan sempat dihentikan atau trading halt lantaran turun hingga 5%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usai trading halt, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendatangi Gedung BEI untuk mengecek pergerakan IHSG. Pada perdagangan sesi I, IHSG sempat anjlok hampir 7 persen pada saat Bursa Asia melesat di zona hijau. Hal itu memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah pembekuan sementara untuk mencegah penurunan yang lebih tajam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesigapan Dasco mendatangi BEI berhasil menyelamatkan IHSG. Terbukti secara perlahan IHSG mulai rebound pada perdagangan sesi II,&amp;quot; kata Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi, Rabu (19/3/2025).&#13;
&#13;
1. Kepercayaan Investor Kembali&#13;
&#13;
Menurutnya, pernyataan Dasco bahwa kondisi fiskal Indonesia masih kuat dan Sri Mulyani tidak akan mundur dapat menumbuhkan kembali kepercayaan investor di tengah kekhawatiran pasar akibat berbagai isu dalam dan luar negeri.&#13;
&amp;quot;Dasco tidak hanya sigap tapi juga tegas. Dalam situasi demikian, ketegasan diperlukan untuk meredakan kekhawatiran pasar,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Terlepas dari berbagai spekulasi tentang penyebab anjloknya IHSG, Haidar Alwi menekankan pentingnya kesigapan dan ketegasan pihak-pihak terkait dalam merespons berbagai isu yang dapat menjadi sentimen negatif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Isu Sri Mulyani&#13;
&#13;
Misalnya, isu soal mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani yang bergulir sejak pekan lalu. Harus diakui bahwa Sri Mulyani menjadi salah satu faktor yang memengaruhi arus keluar-masuk modal asing di pasar. Sebab, kredibilitasnya di dunia keuangan sudah diakui dunia dan investor asing percaya dengan kinerja mantan Direktur Bank Dunia tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika ditanya wartawan tentang rumor mundur, harusnya Sri Mulyani menjawab dengan tegas. Bukan malah senyam-senyum yang kemudian memicu ketidakpastian dan kekhawatiran. Semoga jadi pelajaran ke depannya,&amp;quot; ungkap R Haidar Alwi.&#13;
Selain itu, dirinya juga meminta agar Kejaksaan Agung tidak overclaim dalam menyatakan potensi kerugian negara suatu kasus korupsi. Terutama kasus-kasus yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena di satu sisi kesannya memang &amp;quot;Wah!&amp;quot; untuk kinerja Kejagung. Tapi di sisi lain juga menggerus kepercayaan publik terhadap BUMN yang berimbas pada anjloknya harga saham di pasar,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat setelah tertekan pada perdagangan kemarin. Perdagangan IHSG bahkan sempat dihentikan atau trading halt lantaran turun hingga 5%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usai trading halt, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendatangi Gedung BEI untuk mengecek pergerakan IHSG. Pada perdagangan sesi I, IHSG sempat anjlok hampir 7 persen pada saat Bursa Asia melesat di zona hijau. Hal itu memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah pembekuan sementara untuk mencegah penurunan yang lebih tajam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesigapan Dasco mendatangi BEI berhasil menyelamatkan IHSG. Terbukti secara perlahan IHSG mulai rebound pada perdagangan sesi II,&amp;quot; kata Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi, Rabu (19/3/2025).&#13;
&#13;
1. Kepercayaan Investor Kembali&#13;
&#13;
Menurutnya, pernyataan Dasco bahwa kondisi fiskal Indonesia masih kuat dan Sri Mulyani tidak akan mundur dapat menumbuhkan kembali kepercayaan investor di tengah kekhawatiran pasar akibat berbagai isu dalam dan luar negeri.&#13;
&amp;quot;Dasco tidak hanya sigap tapi juga tegas. Dalam situasi demikian, ketegasan diperlukan untuk meredakan kekhawatiran pasar,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Terlepas dari berbagai spekulasi tentang penyebab anjloknya IHSG, Haidar Alwi menekankan pentingnya kesigapan dan ketegasan pihak-pihak terkait dalam merespons berbagai isu yang dapat menjadi sentimen negatif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Isu Sri Mulyani&#13;
&#13;
Misalnya, isu soal mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani yang bergulir sejak pekan lalu. Harus diakui bahwa Sri Mulyani menjadi salah satu faktor yang memengaruhi arus keluar-masuk modal asing di pasar. Sebab, kredibilitasnya di dunia keuangan sudah diakui dunia dan investor asing percaya dengan kinerja mantan Direktur Bank Dunia tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika ditanya wartawan tentang rumor mundur, harusnya Sri Mulyani menjawab dengan tegas. Bukan malah senyam-senyum yang kemudian memicu ketidakpastian dan kekhawatiran. Semoga jadi pelajaran ke depannya,&amp;quot; ungkap R Haidar Alwi.&#13;
Selain itu, dirinya juga meminta agar Kejaksaan Agung tidak overclaim dalam menyatakan potensi kerugian negara suatu kasus korupsi. Terutama kasus-kasus yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena di satu sisi kesannya memang &amp;quot;Wah!&amp;quot; untuk kinerja Kejagung. Tapi di sisi lain juga menggerus kepercayaan publik terhadap BUMN yang berimbas pada anjloknya harga saham di pasar,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
