<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75%</title><description>Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,75%. Keputusan ini ditetapkan dapat Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 18-19 Maret 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/320/3123935/bi-tahan-suku-bunga-di-level-5-75</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/320/3123935/bi-tahan-suku-bunga-di-level-5-75"/><item><title>BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/320/3123935/bi-tahan-suku-bunga-di-level-5-75</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/320/3123935/bi-tahan-suku-bunga-di-level-5-75</guid><pubDate>Rabu 19 Maret 2025 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/19/320/3123935/bank_indonesia-8nAg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/19/320/3123935/bank_indonesia-8nAg_large.jpg</image><title>BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,75%. Keputusan ini ditetapkan dapat Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 18-19 Maret 2025.&#13;
&#13;
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan keputusan ini diambil berdasarkan asesmen menyeluruh, proyeksi, ekonomi global, ekonomi domestik, kondisi moneter sistem keuangan dan pembayaran ke depan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan asesmen menyeluruh, RDG BI pada 18 dan 19 Maret 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%,&amp;rdquo; kata Perry dalam pengumuman hasil RDG BI periode Maret 2025 di Jakarta, Rabu (19/3/2025).&#13;
&#13;
Adapun suku bunga Deposit Facility juga dipertahankan menjadi 5% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,5%.&#13;
&#13;
Langkah BI ini juga konsisten dengan inflasi yang masih terkendali. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar juga masih terjaga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga perkiraan inflasi 2025-2026 tetap terkendali,&amp;rdquo; ujar Perry.&#13;
&#13;
Sebagai catatan, inflasi indeks harga konsumen (IHK) periode Februari 2025 tercatat mengalami deflasi 0,09% (yoy ). Hal ini terutama dipengaruhi oleh dampak positif implementasi kebijakan diskon tarif listrik untuk kelompok rumah tangga dengan daya tertentu.&#13;
&#13;
Adapun Inflasi inti tetap terkendali pada level 2,48% (yoy) sejalan dengan konsistensi suku bunga kebijakan BI rate untuk mengarahkan ekspektasi inflasi&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,75%. Keputusan ini ditetapkan dapat Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 18-19 Maret 2025.&#13;
&#13;
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan keputusan ini diambil berdasarkan asesmen menyeluruh, proyeksi, ekonomi global, ekonomi domestik, kondisi moneter sistem keuangan dan pembayaran ke depan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan asesmen menyeluruh, RDG BI pada 18 dan 19 Maret 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%,&amp;rdquo; kata Perry dalam pengumuman hasil RDG BI periode Maret 2025 di Jakarta, Rabu (19/3/2025).&#13;
&#13;
Adapun suku bunga Deposit Facility juga dipertahankan menjadi 5% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,5%.&#13;
&#13;
Langkah BI ini juga konsisten dengan inflasi yang masih terkendali. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar juga masih terjaga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga perkiraan inflasi 2025-2026 tetap terkendali,&amp;rdquo; ujar Perry.&#13;
&#13;
Sebagai catatan, inflasi indeks harga konsumen (IHK) periode Februari 2025 tercatat mengalami deflasi 0,09% (yoy ). Hal ini terutama dipengaruhi oleh dampak positif implementasi kebijakan diskon tarif listrik untuk kelompok rumah tangga dengan daya tertentu.&#13;
&#13;
Adapun Inflasi inti tetap terkendali pada level 2,48% (yoy) sejalan dengan konsistensi suku bunga kebijakan BI rate untuk mengarahkan ekspektasi inflasi&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
