<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Siapkan Rp20 Triliun untuk Revitalisasi Sektor Padat Karya</title><description>Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp20 triliun guna mendukung revitalisasi sektor padat karya.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/320/3124128/prabowo-siapkan-rp20-triliun-untuk-revitalisasi-sektor-padat-karya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/320/3124128/prabowo-siapkan-rp20-triliun-untuk-revitalisasi-sektor-padat-karya"/><item><title>Prabowo Siapkan Rp20 Triliun untuk Revitalisasi Sektor Padat Karya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/320/3124128/prabowo-siapkan-rp20-triliun-untuk-revitalisasi-sektor-padat-karya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/19/320/3124128/prabowo-siapkan-rp20-triliun-untuk-revitalisasi-sektor-padat-karya</guid><pubDate>Rabu 19 Maret 2025 23:51 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/19/320/3124128/presiden_prabowo-tBHa_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/19/320/3124128/presiden_prabowo-tBHa_large.JPG</image><title>Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp20 triliun guna mendukung revitalisasi sektor padat karya, khususnya industri tekstil, sepatu, makanan dan minuman, serta furniture.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Dukung Investasi&#13;
&#13;
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung investasi dan peremajaan mesin produksi agar sektor ini semakin kompetitif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah telah merumuskan paket revitalisasi permesinan. Regulasi ini dalam waktu dekat akan keluar, dengan alokasi Rp20 triliun untuk subsidi investasi,&amp;quot; ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam paparannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (19/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Industri Bersaing&#13;
&#13;
Menurutnya, peremajaan mesin sangat penting agar industri bisa bersaing, terutama dalam hal efisiensi energi dan kecepatan produksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau mesinnya tidak diperbaiki, daya saing baik dari penggunaan energi maupun produksi akan lebih lambat,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Skema Kredit Investasi&#13;
&#13;
Pemerintah juga menyiapkan skema kredit investasi dengan tenor 8 tahun untuk sektor padat karya, guna mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku industri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri dalam negeri dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pemerintah akan mempercepat perizinan bagi sektor padat karya, khususnya industri tekstil dan produk tekstil (TPT), guna mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Airlangga mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar perizinan dan regulasi di sektor ini dipermudah.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp20 triliun guna mendukung revitalisasi sektor padat karya, khususnya industri tekstil, sepatu, makanan dan minuman, serta furniture.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Dukung Investasi&#13;
&#13;
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung investasi dan peremajaan mesin produksi agar sektor ini semakin kompetitif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah telah merumuskan paket revitalisasi permesinan. Regulasi ini dalam waktu dekat akan keluar, dengan alokasi Rp20 triliun untuk subsidi investasi,&amp;quot; ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam paparannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (19/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Industri Bersaing&#13;
&#13;
Menurutnya, peremajaan mesin sangat penting agar industri bisa bersaing, terutama dalam hal efisiensi energi dan kecepatan produksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau mesinnya tidak diperbaiki, daya saing baik dari penggunaan energi maupun produksi akan lebih lambat,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Skema Kredit Investasi&#13;
&#13;
Pemerintah juga menyiapkan skema kredit investasi dengan tenor 8 tahun untuk sektor padat karya, guna mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku industri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri dalam negeri dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pemerintah akan mempercepat perizinan bagi sektor padat karya, khususnya industri tekstil dan produk tekstil (TPT), guna mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Airlangga mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar perizinan dan regulasi di sektor ini dipermudah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
