<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan: Harga Pangan di Ramadhan Stabil&amp;nbsp;</title><description>Andi Amran Sulaiman memastikan pangan tersedia menjelang Lebaran 2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/24/320/3125590/mentan-harga-pangan-di-ramadhan-stabil-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/03/24/320/3125590/mentan-harga-pangan-di-ramadhan-stabil-nbsp"/><item><title>Mentan: Harga Pangan di Ramadhan Stabil&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/03/24/320/3125590/mentan-harga-pangan-di-ramadhan-stabil-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/03/24/320/3125590/mentan-harga-pangan-di-ramadhan-stabil-nbsp</guid><pubDate>Senin 24 Maret 2025 22:39 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/24/320/3125590/mentan_amran-cTm3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Amran Sebut Harga Pangan Stabil di Ramadhan. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/24/320/3125590/mentan_amran-cTm3_large.jpg</image><title>Mentan Amran Sebut Harga Pangan Stabil di Ramadhan. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pangan tersedia menjelang Lebaran 2025. Untuk beras aat ini ada 2,2 juta ton di gudang Bulog.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pencapaian swasembada pangan. Kita syukuri, harga-harga di bulan suci Ramadhan relatif stabil dan stok beras di Bulog saat ini mencapai 2,2 juta ton,&amp;quot; kata Amran, Senin (24/3/2025).&#13;
&#13;
1. Produksi Beras&#13;
&#13;
Lebih jauh Mentan Amran menyatakan bahwa jumlah ini tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Produksi padi juga mencatat rekor tertinggi, di mana pada Januari-April 2025 diperkirakan mencapai 24,22 juta ton gabah kering giling (GKG).&#13;
&#13;
Mentan Amran menambahkan, pemerintah terus berupaya mengawal produksi pangan agar tetap optimal. Presiden Prabowo Subianto, kata Amran, telah memberikan arahan untuk memastikan berbagai program pertanian berjalan dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bapak Presiden minta tadi dalam rapat terbatas, bahwasannya kita harus kawal optimalisasi lahan, cetak sawah, irigasi, dan seterusnya. Kita harus kawal agar betul-betul pencapaian kita produksi swasembada betul-betul sempurna,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
2. Serapan Bulog&#13;
&#13;
Dalam hal penyerapan gabah, Mentan Amran juga mencatat adanya lonjakan signifikan. Jika pada Januari-Maret 2024 Bulog hanya mampu menyerap 35 ribu ton gabah, maka dalam tiga bulan pertama tahun ini angka penyerapan diproyeksikan bisa mencapai 700 ribu ton.&#13;
&#13;
Tahun lalu, total serapan selama setahun hanya sekitar 1 juta ton, sementara tahun ini pemerintah menargetkan 3 juta ton gabah terserap pada bulan April atau Mei nantinya. Jikapun realisasi penyerapan gabah bisa mencapai lebih dari 2 juta ton dalam periode tersebut, maka stok beras nasional di Bulog akan sangat mencukupi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah lompatan eksponensial. Ini kerja keras kita semua, sesuai arahan Bapak Presiden, dan saya berterima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian, TNI, Polri, serta semua pihak yang telah berkontribusi,&amp;rdquo; tegas Mentan Amran.&#13;
&#13;
3. Antisipasi Kemarau&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Mentan Amran menekankan bahwa pemerintah akan terus mengantisipasi dampak musim kemarau tahun ini dengan menggencarkan program pompanisasi.&#13;
&#13;
Kebijakan ini dinilainya terbukti berhasil meningkatkan produksi padi lebih dari 2 juta ton pada periode Agustus-Desember 2024. Dengan strategi yang sama, diharapkan produksi padi pada tahun ini tetap terjaga, sehingga ketersediaan beras nasional semakin kuat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita terus berupaya memastikan produksi tetap optimal, dan semoga dengan doa serta kerja keras bersama, swasembada pangan benar-benar bisa kita wujudkan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pangan tersedia menjelang Lebaran 2025. Untuk beras aat ini ada 2,2 juta ton di gudang Bulog.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pencapaian swasembada pangan. Kita syukuri, harga-harga di bulan suci Ramadhan relatif stabil dan stok beras di Bulog saat ini mencapai 2,2 juta ton,&amp;quot; kata Amran, Senin (24/3/2025).&#13;
&#13;
1. Produksi Beras&#13;
&#13;
Lebih jauh Mentan Amran menyatakan bahwa jumlah ini tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Produksi padi juga mencatat rekor tertinggi, di mana pada Januari-April 2025 diperkirakan mencapai 24,22 juta ton gabah kering giling (GKG).&#13;
&#13;
Mentan Amran menambahkan, pemerintah terus berupaya mengawal produksi pangan agar tetap optimal. Presiden Prabowo Subianto, kata Amran, telah memberikan arahan untuk memastikan berbagai program pertanian berjalan dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bapak Presiden minta tadi dalam rapat terbatas, bahwasannya kita harus kawal optimalisasi lahan, cetak sawah, irigasi, dan seterusnya. Kita harus kawal agar betul-betul pencapaian kita produksi swasembada betul-betul sempurna,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
2. Serapan Bulog&#13;
&#13;
Dalam hal penyerapan gabah, Mentan Amran juga mencatat adanya lonjakan signifikan. Jika pada Januari-Maret 2024 Bulog hanya mampu menyerap 35 ribu ton gabah, maka dalam tiga bulan pertama tahun ini angka penyerapan diproyeksikan bisa mencapai 700 ribu ton.&#13;
&#13;
Tahun lalu, total serapan selama setahun hanya sekitar 1 juta ton, sementara tahun ini pemerintah menargetkan 3 juta ton gabah terserap pada bulan April atau Mei nantinya. Jikapun realisasi penyerapan gabah bisa mencapai lebih dari 2 juta ton dalam periode tersebut, maka stok beras nasional di Bulog akan sangat mencukupi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah lompatan eksponensial. Ini kerja keras kita semua, sesuai arahan Bapak Presiden, dan saya berterima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian, TNI, Polri, serta semua pihak yang telah berkontribusi,&amp;rdquo; tegas Mentan Amran.&#13;
&#13;
3. Antisipasi Kemarau&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Mentan Amran menekankan bahwa pemerintah akan terus mengantisipasi dampak musim kemarau tahun ini dengan menggencarkan program pompanisasi.&#13;
&#13;
Kebijakan ini dinilainya terbukti berhasil meningkatkan produksi padi lebih dari 2 juta ton pada periode Agustus-Desember 2024. Dengan strategi yang sama, diharapkan produksi padi pada tahun ini tetap terjaga, sehingga ketersediaan beras nasional semakin kuat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita terus berupaya memastikan produksi tetap optimal, dan semoga dengan doa serta kerja keras bersama, swasembada pangan benar-benar bisa kita wujudkan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
