<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Cara Menghitung Upah Lembur Pekerja yang Masuk saat Lebaran</title><description> Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan panduan mengenai cara perhitungan upah lembur bagi karyawan yang bekerja pada hari libur nasional.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/02/622/3127843/begini-cara-menghitung-upah-lembur-pekerja-yang-masuk-saat-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/02/622/3127843/begini-cara-menghitung-upah-lembur-pekerja-yang-masuk-saat-lebaran"/><item><title>Begini Cara Menghitung Upah Lembur Pekerja yang Masuk saat Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/02/622/3127843/begini-cara-menghitung-upah-lembur-pekerja-yang-masuk-saat-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/02/622/3127843/begini-cara-menghitung-upah-lembur-pekerja-yang-masuk-saat-lebaran</guid><pubDate>Rabu 02 April 2025 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Vebyola Lutfikaputri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/02/622/3127843/upah-Tm0V_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Begini Cara Menghitung Upah Lembur Pekerja yang Masuk saat Lebaran (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/02/622/3127843/upah-Tm0V_large.jpg</image><title>Begini Cara Menghitung Upah Lembur Pekerja yang Masuk saat Lebaran (Foto: Freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA -&amp;nbsp;Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan panduan mengenai cara perhitungan upah lembur bagi karyawan yang bekerja pada hari libur nasional. Informasi ini dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Kemnaker, @kemnaker, pada hari Rabu (2/4/2025)&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rekanaker, bekerja di hari libur nasional berhak mendapatkan upah lembur sesuai ketentuan yang berlaku&amp;rdquo;, dikutip dari instagram kemnaker.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penghitungan Upah Lembur&#13;
&#13;
a. Perhitungan Upah Lembur pada Hari Libur Nasional (6 Hari Kerja/Minggu, 7 Jam/Hari, 40 Jam/Minggu)&#13;
&#13;
1. Bagi perusahaan yang menerapkan waktu kerja 7 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk 6 hari kerja dalam 1 minggu, perhitungan upah kerja lembur pada hari libur nasional adalah sebagai berikut.&#13;
&#13;
Jam pertama hingga ketujuh: Dibayar 2 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam kedelapan: Dibayar 3 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam kesembilan, kesepuluh, dan kesebelas: Dibayar 4 &amp;nbsp;kali upah sejam.&#13;
&#13;
Contoh Perhitungan:&#13;
&#13;
Seorang pekerja, menerima upah bulanan (upah pokok dan tunjangan tetap) sebesar Rp5.000.000. pekerja tersebut bekerja pada hari libur nasional selama 9 jam. Hari libur nasional tersebut tidak jatuh pada hari kerja terpendek. Maka, upah lembur dapat dihitung dengan cara.&#13;
&#13;
Upah Sejam : Rp5.000.000 / 173 = Rp28.901&#13;
&#13;
Perhitungan Lembur:&#13;
&#13;
7 jam pertama: 7 x (2 x Rp28.901) = Rp404.614&#13;
&#13;
Jam kedelapan: 1 x (3 x Rp28.901) = Rp86.703&#13;
&#13;
Jam kesembilan: 1 x (4 x Rp 28.901) = Rp. 115.604&#13;
&#13;
Total Upah Lembur:&#13;
&#13;
Rp404.614 + Rp86.703 + Rp. 115.604 = Rp606.921&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Jika hari libur resmi jatuh pada hari kerja terpendek, perhitungan upah kerja lembur adalah sebagai berikut&#13;
&#13;
Jam pertama hingga kelima: Dibayar 2 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam keenam: Dibayar 3 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam ketujuh dan seterusnya: Dibayar 4 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Contoh Perhitungan:&#13;
&#13;
Seorang pekerja, menerima upah bulanan (upah pokok dan tunjangan tetap) sebesar Rp5.000.000. pekerja tersebut bekerja pada hari libur nasional selama 8 jam, dan hari libur tersebut jatuh pada hari kerja terpendek. Maka, upah lembur dapat dihitung dengan cara.&#13;
&#13;
Upah Sejam: Rp5.000.000 / 173 = Rp28.901&#13;
&#13;
Perhitungan Lembur:&#13;
&#13;
5 jam pertama: 5 x (2 x Rp28.901) = Rp289.010&#13;
&#13;
Jam keenam: 1 x (3 x Rp28.901) = Rp86.703&#13;
&#13;
Jam ketujuh dan kedelapan: 2 x (4 x Rp28.901) = Rp231.208&#13;
&#13;
Total Upah Lembur:&#13;
&#13;
Rp289.010 + Rp86.703 + Rp.231.208 = Rp606.921&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
b. Perhitungan Upah Lembur pada Hari Libur Nasional (5 hari kerja/minggu, 8 jam/hari, 40 jam/minggu)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jam pertama hingga kedelapan: Dibayar 2 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam kesembilan: Dibayar 3 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam kesepuluh, kesebelas, dan kedua belas: Dibayar 4 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Contoh Perhitungan:&#13;
&#13;
Seorang pekerja, menerima upah bulanan (upah pokok dan tunjangan tetap) sebesar Rp5.000.000. Pekerja tersebut bekerja pada hari libur nasional selama 10 jam. Maka, upah lembur dapat dihitung dengan cara.&#13;
&#13;
Upah Sejam: Rp5.000.000 / 173 = Rp28.901&#13;
&#13;
Perhitungan Lembur:&#13;
&#13;
8 jam pertama: 8 x (2 x Rp28.901) = Rp462.416&#13;
&#13;
Jam kesembilan: 1 x (3 x Rp28.901) = Rp86.703&#13;
&#13;
Jam kesepuluh: 1 x (4 x Rp 28.901) = Rp. 115.604&#13;
&#13;
Total Upah Lembur:&#13;
&#13;
Rp462.416 + Rp.86.703 + Rp.115.604 = Rp664.723&#13;
&#13;
&#13;
Ketentuan Lain Upah Lembur&#13;
&#13;
a. Perhitungan upah kerja lembur didasarkan pada upah bulanan.&#13;
&#13;
b. Cara menghitung upah sejam yaitu 1/173 x Upah Sebulan.&#13;
&#13;
Penghitungan 1/173 diperoleh dari 1 tahun ada 52 minggu, waktu kerja dalam 1 minggu 40 jam, maka 52 x 40 = 2080 : 12 = 173.33&#13;
&#13;
c. Dalam hal komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka dasar penghitungan upah kerja lembur 100% dari upah.&#13;
&#13;
d. Terdiri dari upah pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap, apabila upah pokok ditambah tunjangan tetap lebih kecil dari 75% &amp;nbsp;keseluruhan upah, maka dasar penghitungan upah kerja lembur sama dengan 75% dari keseluruhan upah.&#13;
&#13;
Itulah cara perhitungan upah lembur untuk pekerja, dilansir dari akun instagram resmi kemnaker.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA -&amp;nbsp;Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan panduan mengenai cara perhitungan upah lembur bagi karyawan yang bekerja pada hari libur nasional. Informasi ini dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Kemnaker, @kemnaker, pada hari Rabu (2/4/2025)&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rekanaker, bekerja di hari libur nasional berhak mendapatkan upah lembur sesuai ketentuan yang berlaku&amp;rdquo;, dikutip dari instagram kemnaker.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penghitungan Upah Lembur&#13;
&#13;
a. Perhitungan Upah Lembur pada Hari Libur Nasional (6 Hari Kerja/Minggu, 7 Jam/Hari, 40 Jam/Minggu)&#13;
&#13;
1. Bagi perusahaan yang menerapkan waktu kerja 7 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk 6 hari kerja dalam 1 minggu, perhitungan upah kerja lembur pada hari libur nasional adalah sebagai berikut.&#13;
&#13;
Jam pertama hingga ketujuh: Dibayar 2 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam kedelapan: Dibayar 3 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam kesembilan, kesepuluh, dan kesebelas: Dibayar 4 &amp;nbsp;kali upah sejam.&#13;
&#13;
Contoh Perhitungan:&#13;
&#13;
Seorang pekerja, menerima upah bulanan (upah pokok dan tunjangan tetap) sebesar Rp5.000.000. pekerja tersebut bekerja pada hari libur nasional selama 9 jam. Hari libur nasional tersebut tidak jatuh pada hari kerja terpendek. Maka, upah lembur dapat dihitung dengan cara.&#13;
&#13;
Upah Sejam : Rp5.000.000 / 173 = Rp28.901&#13;
&#13;
Perhitungan Lembur:&#13;
&#13;
7 jam pertama: 7 x (2 x Rp28.901) = Rp404.614&#13;
&#13;
Jam kedelapan: 1 x (3 x Rp28.901) = Rp86.703&#13;
&#13;
Jam kesembilan: 1 x (4 x Rp 28.901) = Rp. 115.604&#13;
&#13;
Total Upah Lembur:&#13;
&#13;
Rp404.614 + Rp86.703 + Rp. 115.604 = Rp606.921&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Jika hari libur resmi jatuh pada hari kerja terpendek, perhitungan upah kerja lembur adalah sebagai berikut&#13;
&#13;
Jam pertama hingga kelima: Dibayar 2 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam keenam: Dibayar 3 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam ketujuh dan seterusnya: Dibayar 4 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Contoh Perhitungan:&#13;
&#13;
Seorang pekerja, menerima upah bulanan (upah pokok dan tunjangan tetap) sebesar Rp5.000.000. pekerja tersebut bekerja pada hari libur nasional selama 8 jam, dan hari libur tersebut jatuh pada hari kerja terpendek. Maka, upah lembur dapat dihitung dengan cara.&#13;
&#13;
Upah Sejam: Rp5.000.000 / 173 = Rp28.901&#13;
&#13;
Perhitungan Lembur:&#13;
&#13;
5 jam pertama: 5 x (2 x Rp28.901) = Rp289.010&#13;
&#13;
Jam keenam: 1 x (3 x Rp28.901) = Rp86.703&#13;
&#13;
Jam ketujuh dan kedelapan: 2 x (4 x Rp28.901) = Rp231.208&#13;
&#13;
Total Upah Lembur:&#13;
&#13;
Rp289.010 + Rp86.703 + Rp.231.208 = Rp606.921&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
b. Perhitungan Upah Lembur pada Hari Libur Nasional (5 hari kerja/minggu, 8 jam/hari, 40 jam/minggu)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jam pertama hingga kedelapan: Dibayar 2 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam kesembilan: Dibayar 3 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Jam kesepuluh, kesebelas, dan kedua belas: Dibayar 4 kali upah sejam.&#13;
&#13;
Contoh Perhitungan:&#13;
&#13;
Seorang pekerja, menerima upah bulanan (upah pokok dan tunjangan tetap) sebesar Rp5.000.000. Pekerja tersebut bekerja pada hari libur nasional selama 10 jam. Maka, upah lembur dapat dihitung dengan cara.&#13;
&#13;
Upah Sejam: Rp5.000.000 / 173 = Rp28.901&#13;
&#13;
Perhitungan Lembur:&#13;
&#13;
8 jam pertama: 8 x (2 x Rp28.901) = Rp462.416&#13;
&#13;
Jam kesembilan: 1 x (3 x Rp28.901) = Rp86.703&#13;
&#13;
Jam kesepuluh: 1 x (4 x Rp 28.901) = Rp. 115.604&#13;
&#13;
Total Upah Lembur:&#13;
&#13;
Rp462.416 + Rp.86.703 + Rp.115.604 = Rp664.723&#13;
&#13;
&#13;
Ketentuan Lain Upah Lembur&#13;
&#13;
a. Perhitungan upah kerja lembur didasarkan pada upah bulanan.&#13;
&#13;
b. Cara menghitung upah sejam yaitu 1/173 x Upah Sebulan.&#13;
&#13;
Penghitungan 1/173 diperoleh dari 1 tahun ada 52 minggu, waktu kerja dalam 1 minggu 40 jam, maka 52 x 40 = 2080 : 12 = 173.33&#13;
&#13;
c. Dalam hal komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka dasar penghitungan upah kerja lembur 100% dari upah.&#13;
&#13;
d. Terdiri dari upah pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap, apabila upah pokok ditambah tunjangan tetap lebih kecil dari 75% &amp;nbsp;keseluruhan upah, maka dasar penghitungan upah kerja lembur sama dengan 75% dari keseluruhan upah.&#13;
&#13;
Itulah cara perhitungan upah lembur untuk pekerja, dilansir dari akun instagram resmi kemnaker.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
