<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham Teknologi Motor Penggerak Pasar Saham, Tesla Meroket 5,3%</title><description>Saham-saham teknologi melesat di bursa saham AS.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/03/278/3127975/saham-teknologi-motor-penggerak-pasar-saham-tesla-meroket-5-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/03/278/3127975/saham-teknologi-motor-penggerak-pasar-saham-tesla-meroket-5-3"/><item><title>Saham Teknologi Motor Penggerak Pasar Saham, Tesla Meroket 5,3%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/03/278/3127975/saham-teknologi-motor-penggerak-pasar-saham-tesla-meroket-5-3</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/03/278/3127975/saham-teknologi-motor-penggerak-pasar-saham-tesla-meroket-5-3</guid><pubDate>Kamis 03 April 2025 09:26 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/03/278/3127975/saham-YE7r_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham Teknologi Cuan Sebelum Trump Umumkan Tarif Dagang. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/03/278/3127975/saham-YE7r_large.jpg</image><title>Saham Teknologi Cuan Sebelum Trump Umumkan Tarif Dagang. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Saham-saham teknologi melesat di bursa saham AS. Hal ini terjadi sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan besaran tarif dagangnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bahkan saham-saham teknologi menjadi motor penguatan Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat. Tesla (NASDAQ:TSLA) melonjak 5,3% setelah laporan Politico mengungkapkan Trump memberi tahu kabinetnya bahwa CEO Tesla, Elon Musk akan segera mundur dari pemerintahannya.&#13;
&#13;
Sebelumnya saham Tesla sempat lesu karena laporan penjualan kendaraan kuartal pertama yang turun 13%. Namun kabar akan mundurnya Elon Musk telah mendorong pemulihan harga saham Tesla.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penguatan Tesla juga mendorong sektor consumer discretionary, yang naik 2%, menjadi sektor dengan kinerja terbaik di S&amp;amp;P 500.&#13;
&#13;
Adapun saham teknologi lainnya, Amazon (NASDAQ:AMZN) naik 2% setelah muncul laporan bahwa perusahaan tengah mengajukan penawaran untuk mengakuisisi platform video pendek TikTok.&#13;
&#13;
Melansir Investing, Dow Jones Industrial Average ditutup naik 235,36 poin atau 0,56% ke 42.225,32, S&amp;amp;P 500 menguat 37,90 poin atau 0,67% ke 5.670,97, dan Nasdaq Composite melonjak 151,16 poin atau 0,87% ke 17.601,05.&#13;
&#13;
Namun setelah pasar tutup, pernyataan Trump mengenai kebijakan tarif dagang membuat pasar berjangka anjlok.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Futures S&amp;amp;P 500 turun 1,6%, sedangkan Nasdaq futures merosot 2,4%. Ini mengindikasikan bahwa pasar bisa mengalami penurunan tajam saat dibuka kembali perdagangan Kamis 3 April 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam pidato yang disampaikan setelah penutupan pasar saham, Trump mengumumkan kebijakan tarif dasar 10% untuk semua barang impor ke AS, serta tarif lebih tinggi terhadap negara-negara mitra dagang utama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keputusan Trump pun menambah ketidakpastian bagi investor, yang sudah khawatir akan dampak tarif terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kata-kata seorang presiden itu penting. Mereka bisa mengubah kebijakan dan cara perusahaan merespons suatu isu. Itulah tekanan yang kita rasakan sekarang,&amp;quot; ujar Presiden dan Chief Investment Officer di Pennington Partners &amp;amp; Co, Christopher Wolfe, Kamis (3/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Wolfe, reaksi pasar terhadap kebijakan tarif ini akan sangat bergantung apakah investor melihatnya sebagai perubahan kebijakan ekonomi yang terukur atau sebagai serangkaian kebijakan yang berisiko menimbulkan dampak tak terduga.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Saham-saham teknologi melesat di bursa saham AS. Hal ini terjadi sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan besaran tarif dagangnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bahkan saham-saham teknologi menjadi motor penguatan Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat. Tesla (NASDAQ:TSLA) melonjak 5,3% setelah laporan Politico mengungkapkan Trump memberi tahu kabinetnya bahwa CEO Tesla, Elon Musk akan segera mundur dari pemerintahannya.&#13;
&#13;
Sebelumnya saham Tesla sempat lesu karena laporan penjualan kendaraan kuartal pertama yang turun 13%. Namun kabar akan mundurnya Elon Musk telah mendorong pemulihan harga saham Tesla.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penguatan Tesla juga mendorong sektor consumer discretionary, yang naik 2%, menjadi sektor dengan kinerja terbaik di S&amp;amp;P 500.&#13;
&#13;
Adapun saham teknologi lainnya, Amazon (NASDAQ:AMZN) naik 2% setelah muncul laporan bahwa perusahaan tengah mengajukan penawaran untuk mengakuisisi platform video pendek TikTok.&#13;
&#13;
Melansir Investing, Dow Jones Industrial Average ditutup naik 235,36 poin atau 0,56% ke 42.225,32, S&amp;amp;P 500 menguat 37,90 poin atau 0,67% ke 5.670,97, dan Nasdaq Composite melonjak 151,16 poin atau 0,87% ke 17.601,05.&#13;
&#13;
Namun setelah pasar tutup, pernyataan Trump mengenai kebijakan tarif dagang membuat pasar berjangka anjlok.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Futures S&amp;amp;P 500 turun 1,6%, sedangkan Nasdaq futures merosot 2,4%. Ini mengindikasikan bahwa pasar bisa mengalami penurunan tajam saat dibuka kembali perdagangan Kamis 3 April 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam pidato yang disampaikan setelah penutupan pasar saham, Trump mengumumkan kebijakan tarif dasar 10% untuk semua barang impor ke AS, serta tarif lebih tinggi terhadap negara-negara mitra dagang utama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keputusan Trump pun menambah ketidakpastian bagi investor, yang sudah khawatir akan dampak tarif terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kata-kata seorang presiden itu penting. Mereka bisa mengubah kebijakan dan cara perusahaan merespons suatu isu. Itulah tekanan yang kita rasakan sekarang,&amp;quot; ujar Presiden dan Chief Investment Officer di Pennington Partners &amp;amp; Co, Christopher Wolfe, Kamis (3/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Wolfe, reaksi pasar terhadap kebijakan tarif ini akan sangat bergantung apakah investor melihatnya sebagai perubahan kebijakan ekonomi yang terukur atau sebagai serangkaian kebijakan yang berisiko menimbulkan dampak tak terduga.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
