<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saling Serang Tarif Dagang, Siapa yang Diuntungkan? &amp;nbsp;</title><description>Perang dagang semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menetapkan tarif dagang 10%&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/03/320/3127987/saling-serang-tarif-dagang-siapa-yang-diuntungkan-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/03/320/3127987/saling-serang-tarif-dagang-siapa-yang-diuntungkan-nbsp"/><item><title>Saling Serang Tarif Dagang, Siapa yang Diuntungkan? &amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/03/320/3127987/saling-serang-tarif-dagang-siapa-yang-diuntungkan-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/03/320/3127987/saling-serang-tarif-dagang-siapa-yang-diuntungkan-nbsp</guid><pubDate>Kamis 03 April 2025 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/03/320/3127987/perang_dagang_as-4S7b_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Saling Serang Tarif Dagang, Siapa yang Diuntungkan? &amp;nbsp;(Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/03/320/3127987/perang_dagang_as-4S7b_large.png</image><title>Saling Serang Tarif Dagang, Siapa yang Diuntungkan? &amp;nbsp;(Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Perang dagang semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menetapkan tarif dagang 10% untuk semua barang impor ke AS. Trump juga memberlakukan tarif timbal balik terhadap sejumlah negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melansir BBC Indonesia, Kamis (3/4/2025), ada beberapa tarif yang sudah ditetapkan dan siap diberlakukan di AS, di antaranya tarif untuk suku cadang mobil mulai berlaku pada Mei.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun AS mengimpor sekitar delapan juta mobil per tahun, dengan nilai USD240 miliar.&#13;
&#13;
AS mengenakan tarif sebesar 25% untuk barang dari Kanada dan Meksiko pada 4 Maret, dengan tarif sebesar 10% untuk impor energi dari Kanada.&#13;
&#13;
Namun, kendaraan bermotor dan suku cadang kendaraan bermotor yang dibuat sesuai dengan perjanjian perdagangan bebas AS-Meksiko-Kanada (USMCA) dikecualikan dari pengenaan tarif ini, hingga pejabat bea cukai AS merancang sistem untuk mengenakan bea masuk.&#13;
&#13;
Gedung Putih mengatakan tarif terhadap Kanada dan Meksiko dimaksudkan untuk membujuk pemerintah mereka agar menghentikan migran ilegal dan fentanil (obat opioid yang dibuat secara ilegal) ke AS.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pada 4 Februari, AS mengenakan tarif menyeluruh sebesar 10% terhadap barang-barang dari China, yang kemudian dinaikkan menjadi 20% pada 4 Maret.&#13;
&#13;
Kendati begitu, impor barang dengan nilai kurang dari USD800 dikecualikan.&#13;
&#13;
Perang Dagang Dimulai&#13;
&#13;
China merespons kebijakan tarif Trump dengan mengenakan pajak 10-15% atas barang-barang dari AS seperti produk pertanian.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kanada telah membalas dengan mengenakan tarif atas impor AS senilai lebih dari USD40 miliar.&#13;
&#13;
Adapun Meksiko menunda penerapan tarif balasan.&#13;
&#13;
Pada 12 Maret silam, AS memperkenalkan pengenaan tarif sebesar 25% terhadap impor baja dan alumunium dari semua negara di seluruh dunia.&#13;
&#13;
Pengenaan tarif ini secara khusus berdampak pada Kanada, Brazil, Meksiko, Korea Selatan, Vietnam dan Jepang, yang merupakan eksportir logam terbesar ke AS.&#13;
&#13;
Uni Eropa kemudian membalas dengan mengenakan tarif pada barang-barang AS senilai USD28 miliar mulai 1 April, termasuk kapal, wiski bourbon, dan sepeda motor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada 25 Maret, AS mengenakan tarif sebesar 25% pada semua barang dari negara-negara yang membeli minyak dari Venezuela.&#13;
&#13;
Gedung Putih mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk menekan pemerintah &amp;quot;korup&amp;quot; negara tersebut dan memaksanya untuk menindak tegas geng-geng Venezuela seperti Tren de Aragua, yang katanya aktif di AS.&#13;
&#13;
Siapa yang Diuntungkan?&#13;
&#13;
Para ekonom pun memperingatkan tarif dagang akan menaikkan harga bagi konsumen AS dan menaikkan biaya produksi bagi perusahaan-perusahaan AS dengan membuat komponen impor menjadi lebih mahal.&#13;
&#13;
Ekonom juga memperingatkan bahwa tarif balasan dari negara-negara lain akan merugikan eksportir AS.&#13;
&#13;
Moody&amp;#39;s Analytics mengungkapkan tarif akan mengurangi pertumbuhan ekonomi AS sebesar 0,6% selama beberapa tahun mendatang, dan akan menyebabkan hilangnya 250.000 pekerjaan.&#13;
&#13;
Dikatakan bahwa Kanada dan Meksiko&amp;mdash;yang sangat bergantung pada AS sebagai pasar untuk ekspor mereka&amp;mdash;akan &amp;quot;menderita lebih banyak dan tidak mungkin terhindar dari resesi&amp;quot;.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Perang dagang semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menetapkan tarif dagang 10% untuk semua barang impor ke AS. Trump juga memberlakukan tarif timbal balik terhadap sejumlah negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melansir BBC Indonesia, Kamis (3/4/2025), ada beberapa tarif yang sudah ditetapkan dan siap diberlakukan di AS, di antaranya tarif untuk suku cadang mobil mulai berlaku pada Mei.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun AS mengimpor sekitar delapan juta mobil per tahun, dengan nilai USD240 miliar.&#13;
&#13;
AS mengenakan tarif sebesar 25% untuk barang dari Kanada dan Meksiko pada 4 Maret, dengan tarif sebesar 10% untuk impor energi dari Kanada.&#13;
&#13;
Namun, kendaraan bermotor dan suku cadang kendaraan bermotor yang dibuat sesuai dengan perjanjian perdagangan bebas AS-Meksiko-Kanada (USMCA) dikecualikan dari pengenaan tarif ini, hingga pejabat bea cukai AS merancang sistem untuk mengenakan bea masuk.&#13;
&#13;
Gedung Putih mengatakan tarif terhadap Kanada dan Meksiko dimaksudkan untuk membujuk pemerintah mereka agar menghentikan migran ilegal dan fentanil (obat opioid yang dibuat secara ilegal) ke AS.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pada 4 Februari, AS mengenakan tarif menyeluruh sebesar 10% terhadap barang-barang dari China, yang kemudian dinaikkan menjadi 20% pada 4 Maret.&#13;
&#13;
Kendati begitu, impor barang dengan nilai kurang dari USD800 dikecualikan.&#13;
&#13;
Perang Dagang Dimulai&#13;
&#13;
China merespons kebijakan tarif Trump dengan mengenakan pajak 10-15% atas barang-barang dari AS seperti produk pertanian.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kanada telah membalas dengan mengenakan tarif atas impor AS senilai lebih dari USD40 miliar.&#13;
&#13;
Adapun Meksiko menunda penerapan tarif balasan.&#13;
&#13;
Pada 12 Maret silam, AS memperkenalkan pengenaan tarif sebesar 25% terhadap impor baja dan alumunium dari semua negara di seluruh dunia.&#13;
&#13;
Pengenaan tarif ini secara khusus berdampak pada Kanada, Brazil, Meksiko, Korea Selatan, Vietnam dan Jepang, yang merupakan eksportir logam terbesar ke AS.&#13;
&#13;
Uni Eropa kemudian membalas dengan mengenakan tarif pada barang-barang AS senilai USD28 miliar mulai 1 April, termasuk kapal, wiski bourbon, dan sepeda motor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada 25 Maret, AS mengenakan tarif sebesar 25% pada semua barang dari negara-negara yang membeli minyak dari Venezuela.&#13;
&#13;
Gedung Putih mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk menekan pemerintah &amp;quot;korup&amp;quot; negara tersebut dan memaksanya untuk menindak tegas geng-geng Venezuela seperti Tren de Aragua, yang katanya aktif di AS.&#13;
&#13;
Siapa yang Diuntungkan?&#13;
&#13;
Para ekonom pun memperingatkan tarif dagang akan menaikkan harga bagi konsumen AS dan menaikkan biaya produksi bagi perusahaan-perusahaan AS dengan membuat komponen impor menjadi lebih mahal.&#13;
&#13;
Ekonom juga memperingatkan bahwa tarif balasan dari negara-negara lain akan merugikan eksportir AS.&#13;
&#13;
Moody&amp;#39;s Analytics mengungkapkan tarif akan mengurangi pertumbuhan ekonomi AS sebesar 0,6% selama beberapa tahun mendatang, dan akan menyebabkan hilangnya 250.000 pekerjaan.&#13;
&#13;
Dikatakan bahwa Kanada dan Meksiko&amp;mdash;yang sangat bergantung pada AS sebagai pasar untuk ekspor mereka&amp;mdash;akan &amp;quot;menderita lebih banyak dan tidak mungkin terhindar dari resesi&amp;quot;.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
