<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK: Efek Kebijakan Tarif Impor Trump Tak Berpengaruh Besar untuk Indonesia</title><description>Jusuf Kalla menilai, kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menaikan tarif pajak impor baru.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/05/320/3128414/jk-efek-kebijakan-tarif-impor-trump-tak-berpengaruh-besar-untuk-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/05/320/3128414/jk-efek-kebijakan-tarif-impor-trump-tak-berpengaruh-besar-untuk-indonesia"/><item><title>JK: Efek Kebijakan Tarif Impor Trump Tak Berpengaruh Besar untuk Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/05/320/3128414/jk-efek-kebijakan-tarif-impor-trump-tak-berpengaruh-besar-untuk-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/05/320/3128414/jk-efek-kebijakan-tarif-impor-trump-tak-berpengaruh-besar-untuk-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 05 April 2025 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/05/320/3128414/jusuf_kalla-DI1f_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf Kalla soal Tarif Impor Baru AS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/05/320/3128414/jusuf_kalla-DI1f_large.jpg</image><title>Jusuf Kalla soal Tarif Impor Baru AS (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menilai, kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menaikan tarif pajak impor baru tak berefek besar bagi industri dalam negeri.&#13;
&#13;
Menurutnya, kenaikan tarif impor itu lebih besar berdampak pada konsumen negeri Paman Sam.&#13;
&#13;
1. Dampak Tarif Impor Baru&#13;
&#13;
Meski demikian, JK menilai, Indonesia turut merasakan dampak akibat kenaikan tarif resiprokal Trump. Namun, ia berpandangan, dampak yang dirasakan Indonesia tak sebesar dibanding negara mitra dagang AS lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya pasti ada dampaknya, tetapi tidak sebesar dibanding negara lain,&amp;quot; kata JK saat wawancara khusus dengan iNews Media Group, Sabtu (5/4/2025).&#13;
&#13;
JK mengatakan, nilai impor Indonesia ke AS hanya sebesar US$26,31 miliar atau 10% sepanjang 2024. Dengan besaran itu, JK menilai, kenaikan tarif resiprokal Trump tak berdampak besar bagi industri tanah air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Komoditas Ekspor&#13;
&#13;
Lantas, JK mencontohkan komoditas ekspor Indonesia ke AS seperti sepatu. Ia berkata, harga sepatu yang diekspor ke AS sebesar USD15-D20 di luar tarif bea masuk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di AS, sepatu itu dijual USD50-70. Yang kena bea masuk ini kan yang harga USD20 ini dikali 32% itu hanya USD6. Iya jadi artinya harga kemungkinan naiknya saja 10% saja dari harga jual dia,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
3. Polemik Kenaikan Tarif&#13;
&#13;
JK pun menyoroti polemik kenaikan tarif resiprokal Trump sebesar 32% untuk Indonesia, yang dinilai bisa berdampak pada inflasi hingga PHK bagi industri dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Padahal yang terjadi rillnya nanti, perubahan itu bukan 32%. Paling tinggi 10% akan terjadi kenaikan harga di pasar AS yang dibebankan kepada konsumen AS,&amp;quot; tutur JK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini orang AS membeli sepatu hanya $60 misalnya, sekarang harga beli $66 dengan biaya masuk. Itupun $66 bisa saja diefisienkan oleh para pengusaha. Mungkin kenaikan hanya $5. Jadi efeknya tidak sebesar apa yang kita sering bicarakan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya&amp;nbsp;Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi umumkan keadaan darurat ekonomi nasional dengan meluncurkan tarif timbal balik (Resiprocal Tarrifs) pada Rabu, 2 April 2025.&#13;
&#13;
Tarif timbal balik tersebut termasuk untuk Indonesia, yang masuk daftar negara ke 10 berkontribusi terhadap defisit perdagangan Amerika. Nilai impor Amerika dari Indonesia dinilai lebih tinggi US$ 18 Milyar dibanding sebaliknya. Tarif baru bagi Indonesia, yaitu 32%.&#13;
&#13;
Ekspor utama Indonesia ke Amerika Serikat, antara lain tekstil dan rajutan (termasuk jersey), sepatu, minyak sawit, udang dan Ikan, serta peralatan elektrik.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menilai, kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menaikan tarif pajak impor baru tak berefek besar bagi industri dalam negeri.&#13;
&#13;
Menurutnya, kenaikan tarif impor itu lebih besar berdampak pada konsumen negeri Paman Sam.&#13;
&#13;
1. Dampak Tarif Impor Baru&#13;
&#13;
Meski demikian, JK menilai, Indonesia turut merasakan dampak akibat kenaikan tarif resiprokal Trump. Namun, ia berpandangan, dampak yang dirasakan Indonesia tak sebesar dibanding negara mitra dagang AS lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya pasti ada dampaknya, tetapi tidak sebesar dibanding negara lain,&amp;quot; kata JK saat wawancara khusus dengan iNews Media Group, Sabtu (5/4/2025).&#13;
&#13;
JK mengatakan, nilai impor Indonesia ke AS hanya sebesar US$26,31 miliar atau 10% sepanjang 2024. Dengan besaran itu, JK menilai, kenaikan tarif resiprokal Trump tak berdampak besar bagi industri tanah air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Komoditas Ekspor&#13;
&#13;
Lantas, JK mencontohkan komoditas ekspor Indonesia ke AS seperti sepatu. Ia berkata, harga sepatu yang diekspor ke AS sebesar USD15-D20 di luar tarif bea masuk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di AS, sepatu itu dijual USD50-70. Yang kena bea masuk ini kan yang harga USD20 ini dikali 32% itu hanya USD6. Iya jadi artinya harga kemungkinan naiknya saja 10% saja dari harga jual dia,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
3. Polemik Kenaikan Tarif&#13;
&#13;
JK pun menyoroti polemik kenaikan tarif resiprokal Trump sebesar 32% untuk Indonesia, yang dinilai bisa berdampak pada inflasi hingga PHK bagi industri dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Padahal yang terjadi rillnya nanti, perubahan itu bukan 32%. Paling tinggi 10% akan terjadi kenaikan harga di pasar AS yang dibebankan kepada konsumen AS,&amp;quot; tutur JK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini orang AS membeli sepatu hanya $60 misalnya, sekarang harga beli $66 dengan biaya masuk. Itupun $66 bisa saja diefisienkan oleh para pengusaha. Mungkin kenaikan hanya $5. Jadi efeknya tidak sebesar apa yang kita sering bicarakan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya&amp;nbsp;Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi umumkan keadaan darurat ekonomi nasional dengan meluncurkan tarif timbal balik (Resiprocal Tarrifs) pada Rabu, 2 April 2025.&#13;
&#13;
Tarif timbal balik tersebut termasuk untuk Indonesia, yang masuk daftar negara ke 10 berkontribusi terhadap defisit perdagangan Amerika. Nilai impor Amerika dari Indonesia dinilai lebih tinggi US$ 18 Milyar dibanding sebaliknya. Tarif baru bagi Indonesia, yaitu 32%.&#13;
&#13;
Ekspor utama Indonesia ke Amerika Serikat, antara lain tekstil dan rajutan (termasuk jersey), sepatu, minyak sawit, udang dan Ikan, serta peralatan elektrik.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
