<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS Catat Inflasi 1,65% di Maret 2025</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada Maret 2025 secara bulanan sebesar 1,65% terhadap Februari 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129020/bps-catat-inflasi-1-65-di-maret-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129020/bps-catat-inflasi-1-65-di-maret-2025"/><item><title>BPS Catat Inflasi 1,65% di Maret 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129020/bps-catat-inflasi-1-65-di-maret-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129020/bps-catat-inflasi-1-65-di-maret-2025</guid><pubDate>Selasa 08 April 2025 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/08/320/3129020/bps-Y6Iq_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPS Catat Inflasi 1,65% di Maret 2025 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/08/320/3129020/bps-Y6Iq_large.jpg</image><title>BPS Catat Inflasi 1,65% di Maret 2025 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada Maret 2025 secara bulanan sebesar 1,65% terhadap Februari 2025.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah mengatakan, selain inflasi bulanan, Indeks Harga Konsumen (IHK) secara keseluruhan tahun mengalami inflasi mencapai 1,03%, dan secara tahun kalender terjadi inflasi sebesar 0,39%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada Maret 2025 terjadi inflasi sebesar 1,65% secara bulanan atau terjadi kenaikan IHK dari 105,48 pada februari menjadi 107,22 pada Maret 2025,&amp;quot; kata Habibullah dalam Rilis BPS di Jakarta, Selasa (8/4/2025).&#13;
&#13;
1. Inflasi Maret&#13;
&#13;
Menurut Habibullah, tingkat inflasi Maret 2025 lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya dan Maret 2024.&#13;
&#13;
Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan inflasi sebesar 8,45% dan memberikan andil inflasi sebesar 1,18%.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini adalah tarif listrik yang memberikan andil inflasi sebesar 1,18%.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Penyumbang Inflasi&#13;
&#13;
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil inflasi cukup besar antara lain, bawang merah 0,11%, cabai rawit 0,06%, emas perhiasan 0,05% dan daging ayam ras 0,05%.&#13;
&#13;
Selain itu, masih ada komoditas yang memberikan andil deflasi di Maret 2025 yaitu tarif angkatan udara dengan andil inflasi 0,04%.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada Maret 2025 secara bulanan sebesar 1,65% terhadap Februari 2025.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah mengatakan, selain inflasi bulanan, Indeks Harga Konsumen (IHK) secara keseluruhan tahun mengalami inflasi mencapai 1,03%, dan secara tahun kalender terjadi inflasi sebesar 0,39%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada Maret 2025 terjadi inflasi sebesar 1,65% secara bulanan atau terjadi kenaikan IHK dari 105,48 pada februari menjadi 107,22 pada Maret 2025,&amp;quot; kata Habibullah dalam Rilis BPS di Jakarta, Selasa (8/4/2025).&#13;
&#13;
1. Inflasi Maret&#13;
&#13;
Menurut Habibullah, tingkat inflasi Maret 2025 lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya dan Maret 2024.&#13;
&#13;
Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan inflasi sebesar 8,45% dan memberikan andil inflasi sebesar 1,18%.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini adalah tarif listrik yang memberikan andil inflasi sebesar 1,18%.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Penyumbang Inflasi&#13;
&#13;
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil inflasi cukup besar antara lain, bawang merah 0,11%, cabai rawit 0,06%, emas perhiasan 0,05% dan daging ayam ras 0,05%.&#13;
&#13;
Selain itu, masih ada komoditas yang memberikan andil deflasi di Maret 2025 yaitu tarif angkatan udara dengan andil inflasi 0,04%.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
