<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sikapi Tarif Impor Trump, Prabowo: Banyak Negara yang Cemas</title><description>Presiden Prabowo mengakui bahwa kebijakan tarif impor yang diterapkan Presiden AS Donald Trump membuat ketidakpastian ekonomi global.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129069/sikapi-tarif-impor-trump-prabowo-banyak-negara-yang-cemas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129069/sikapi-tarif-impor-trump-prabowo-banyak-negara-yang-cemas"/><item><title>Sikapi Tarif Impor Trump, Prabowo: Banyak Negara yang Cemas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129069/sikapi-tarif-impor-trump-prabowo-banyak-negara-yang-cemas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129069/sikapi-tarif-impor-trump-prabowo-banyak-negara-yang-cemas</guid><pubDate>Selasa 08 April 2025 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/08/320/3129069/prabowo-81pj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sikapi Tarif Impor Trump, Prabowo: Banyak Negara yang Cemas (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/08/320/3129069/prabowo-81pj_large.jpg</image><title>Sikapi Tarif Impor Trump, Prabowo: Banyak Negara yang Cemas (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa kebijakan tarif impor yang diterapkan Presiden AS Donald Trump membuat ketidakpastian ekonomi global. Bahkan, kebijakan tersebut membuat banyak negara cemas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Guncangan dunia akibat negara yang ekonominya terkuat membuat kebijakan peningkatan tarif yang begitu tinggi ke banyak negara ini bisa dikatakan menimbulkan ketidakpastian dunia banyak negara yang cemas,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia, Selasa (8/4/2025).&#13;
&#13;
1. Ekonomi Berdiri di Kaki Sendiri&#13;
&#13;
Prabowo pun menegaskan bahwa pada pendiri bangsa sering kali mengingatkan agar Indonesia berdiri sendiri. Artinya, ekonomi Indonesia harus bisa mandiri tanpa bergantung pada negara lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Padahal sebenarnya pendiri bangsa kita sejak dulu bertahun-tahun kita sudah ingatkan mari kita bangun ekonomi kita berdiri di atas kaki kita sendiri,&amp;rdquo; ucap Prabowo.&#13;
&#13;
2. Tarif Impor AS&#13;
&#13;
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang diperkirakan bisa mengganggu kondisi perekonomian global. Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan pajak impor secara menyeluruh, mulai dari 10% hingga lebih dari 40%.&#13;
&#13;
Ia akan mengenakan tarif tinggi pada puluhan negara yang menjalankan surplus perdagangan signifikan dengan Amerika Serikat, sembari mengenakan pajak dasar 10% pada impor dari semua negara sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai keadaan darurat ekonomi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Negara-negara Asia Tenggara pun tidak terhindarkan dari kebijakan baru dari Negeri Paman Sam tersebut. Kamboja menjadi negara di Asia Tenggara yang terkena tarif impor tertinggi yakni sebesar 49%.&#13;
&#13;
Kemudian disusul Vietnam dengan pengenaan tarif sebesar 46%, Thailand sebesar 36%, Indonesia berada di urutan keempat dengan pengenaan tarif sebesar 32%. Selanjutnya, Malaysia dikenakan tarif impor sebesar 24%, Filipina sebesar 17% dan Singapura sebesar 10%.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa kebijakan tarif impor yang diterapkan Presiden AS Donald Trump membuat ketidakpastian ekonomi global. Bahkan, kebijakan tersebut membuat banyak negara cemas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Guncangan dunia akibat negara yang ekonominya terkuat membuat kebijakan peningkatan tarif yang begitu tinggi ke banyak negara ini bisa dikatakan menimbulkan ketidakpastian dunia banyak negara yang cemas,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia, Selasa (8/4/2025).&#13;
&#13;
1. Ekonomi Berdiri di Kaki Sendiri&#13;
&#13;
Prabowo pun menegaskan bahwa pada pendiri bangsa sering kali mengingatkan agar Indonesia berdiri sendiri. Artinya, ekonomi Indonesia harus bisa mandiri tanpa bergantung pada negara lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Padahal sebenarnya pendiri bangsa kita sejak dulu bertahun-tahun kita sudah ingatkan mari kita bangun ekonomi kita berdiri di atas kaki kita sendiri,&amp;rdquo; ucap Prabowo.&#13;
&#13;
2. Tarif Impor AS&#13;
&#13;
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang diperkirakan bisa mengganggu kondisi perekonomian global. Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan pajak impor secara menyeluruh, mulai dari 10% hingga lebih dari 40%.&#13;
&#13;
Ia akan mengenakan tarif tinggi pada puluhan negara yang menjalankan surplus perdagangan signifikan dengan Amerika Serikat, sembari mengenakan pajak dasar 10% pada impor dari semua negara sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai keadaan darurat ekonomi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Negara-negara Asia Tenggara pun tidak terhindarkan dari kebijakan baru dari Negeri Paman Sam tersebut. Kamboja menjadi negara di Asia Tenggara yang terkena tarif impor tertinggi yakni sebesar 49%.&#13;
&#13;
Kemudian disusul Vietnam dengan pengenaan tarif sebesar 46%, Thailand sebesar 36%, Indonesia berada di urutan keempat dengan pengenaan tarif sebesar 32%. Selanjutnya, Malaysia dikenakan tarif impor sebesar 24%, Filipina sebesar 17% dan Singapura sebesar 10%.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
