<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Basmi Rente Impor, Prabowo: Bea Cukai Harus Beres Jangan Macam-Macam</title><description>Prabowo Subianto menegaskan peringatan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129196/basmi-rente-impor-prabowo-bea-cukai-harus-beres-jangan-macam-macam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129196/basmi-rente-impor-prabowo-bea-cukai-harus-beres-jangan-macam-macam"/><item><title>Basmi Rente Impor, Prabowo: Bea Cukai Harus Beres Jangan Macam-Macam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129196/basmi-rente-impor-prabowo-bea-cukai-harus-beres-jangan-macam-macam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/08/320/3129196/basmi-rente-impor-prabowo-bea-cukai-harus-beres-jangan-macam-macam</guid><pubDate>Selasa 08 April 2025 20:32 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/08/320/3129196/presiden_prabowo-3Jkt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/08/320/3129196/presiden_prabowo-3Jkt_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp; -&amp;nbsp;Presiden Prabowo Subianto menegaskan peringatan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan soal penyelundupan barang dari luar negeri atau impor. Pasalnya, pemerintah akan membasmi rente impor yang menyusahkan pengusaha dan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bea cukai harus beres, jangan macam-macam lagi. Cari prosedur yang ada-ada,&amp;quot; tegasnya dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).&#13;
&#13;
1. Tindak Keras Pejabat&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan dirinya sebagai mantan prajurit memahami akal-akalan pihak tak bertanggung jawab yang melakukan penyelundupan. Ia pun akan menindak keras setiap pejabat yang terlibat ataupun melindungi kasus penyelundupan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harus kita tindak sekeras-kerasnya. Kita perbaiki kondisi, banyak rakyat yang masih susah. Jangan ikut praktik-praktik yang justru akan membunuh rakyat kita sendiri,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Impor Bahan Baku&#13;
&#13;
Prabowo juga menegaskan impor bahan baku tidak boleh diskriminatif dan hanya menguntungkan segelintir perusahaan-perusahaan besar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian perusahaan a, b, c, d yang hanya ditunjuk, yang hanya boleh impor enak saja,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp; -&amp;nbsp;Presiden Prabowo Subianto menegaskan peringatan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan soal penyelundupan barang dari luar negeri atau impor. Pasalnya, pemerintah akan membasmi rente impor yang menyusahkan pengusaha dan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bea cukai harus beres, jangan macam-macam lagi. Cari prosedur yang ada-ada,&amp;quot; tegasnya dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).&#13;
&#13;
1. Tindak Keras Pejabat&#13;
&#13;
Prabowo mengatakan dirinya sebagai mantan prajurit memahami akal-akalan pihak tak bertanggung jawab yang melakukan penyelundupan. Ia pun akan menindak keras setiap pejabat yang terlibat ataupun melindungi kasus penyelundupan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harus kita tindak sekeras-kerasnya. Kita perbaiki kondisi, banyak rakyat yang masih susah. Jangan ikut praktik-praktik yang justru akan membunuh rakyat kita sendiri,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Impor Bahan Baku&#13;
&#13;
Prabowo juga menegaskan impor bahan baku tidak boleh diskriminatif dan hanya menguntungkan segelintir perusahaan-perusahaan besar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian perusahaan a, b, c, d yang hanya ditunjuk, yang hanya boleh impor enak saja,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
