<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Cara Sri Mulyani Bantu Pengusaha Hadapi Tarif Impor Trump</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyiapkan berbagai cara untuk membantu pengusaha menghadapi tarif impor AS kepada Indonesia&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/09/320/3129263/4-cara-sri-mulyani-bantu-pengusaha-hadapi-tarif-impor-trump</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/09/320/3129263/4-cara-sri-mulyani-bantu-pengusaha-hadapi-tarif-impor-trump"/><item><title>4 Cara Sri Mulyani Bantu Pengusaha Hadapi Tarif Impor Trump</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/09/320/3129263/4-cara-sri-mulyani-bantu-pengusaha-hadapi-tarif-impor-trump</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/09/320/3129263/4-cara-sri-mulyani-bantu-pengusaha-hadapi-tarif-impor-trump</guid><pubDate>Rabu 09 April 2025 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/09/320/3129263/cara_sri_mulyani_bantu_pengusaha_hadapi_tarif_trump-EHZX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 Cara Sri Mulyani Bantu Pengusaha Hadapi Tarif Impor Trump. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/09/320/3129263/cara_sri_mulyani_bantu_pengusaha_hadapi_tarif_trump-EHZX_large.jpg</image><title>4 Cara Sri Mulyani Bantu Pengusaha Hadapi Tarif Impor Trump. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan berbagai cara untuk membantu pengusaha menghadapi tarif impor AS kepada Indonesia. Merespons kebijakan tarif resiprokal AS tersebut, Sri Mulyani siapkan langkah-langkah deregulasi pajak dan kepabeanan untuk meringankan beban pelaku usaha Indonesia.&#13;
&#13;
Melalui empat langkah strategis, Sri Mulyani bakal memangkas beban tarif yang dirasakan pelaku usaha hingga 14%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kami akan terus melakukan reform, terutama di bidang pajak bea cukai, dan prosedur supaya ini betul-betul mengurangi beban (pengusaha),&amp;rdquo; kata Sri Mulyani, dikutip dari Antara, Rabu (9/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagaimana diketahui, langkah ini diambil menyusul keputusan pemerintahan Trump yang menetapkan tarif impor terhadap produk Indonesia menjadi 32%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Pangkas Pajak&#13;
&#13;
Upaya yang pertama, Pemerintah Indonesia akan memangkas beban 2% yang berasal dari reformasi administrasi perpajakan dan bea cukai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, ini adalah perubahan yang bisa kita lakukan di pajak dan bea cukai hanya dari sisi administratif, penyederhanaan, akan mengurangi beban. Jadi, kalau dunia usaha akan kena 32% (tarif AS), ini bisa dengan berbagai reform, 2 persen lebih rendah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dengan langkah penyederhanaan administrasi, beban tarif dapat ditekan menjadi 30%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pemangkasan PPh&#13;
&#13;
Kemudian langkah kedua adalah pemangkasan tarif Pajak Penghasilan (PPh) impor dari yang sebelumnya 2,5% menjadi hanya 0,5%. Hal ini diklaim dapat memangkas beban tarif tambahan sebesar 2% sehingga membuat total beban tarif turun menjadi sekitar 28%.&#13;
&#13;
3. Tarif Bea Masuk&#13;
&#13;
Langkah ketiga dilakukan melalui penyesuaian tarif bea masuk produk impor yang berasal dari AS dan masuk kategori most favored nation (MFN). Tarif yang semula dikenakan sebesar 5% hingga 10%, akan diturunkan menjadi 0% sampai 5%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini berarti mengurangi lagi 5% beban tarif, ini untuk produk-produk yang berasal dari AS, yang masuk MFN,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
4. Tarif Bea Keluar&#13;
&#13;
Selanjutnya, Bendahara Negara itu juga menjanjikan penyesuaian terhadap tarif bea keluar untuk komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), yang diklaim ekuivalen menurunkan beban pengusaha sebesar 5%.&#13;
&#13;
Dengan demikian, total pengurangan beban dari empat langkah tersebut mencapai 14%, sehingga beban tarif akibat kebijakan Trump tinggal 18%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi anything yang bisa mengurangi tarif karena sudah adanya beban tarif, selama belum turun dari Amerika, kita akan coba lakukan (pengurangan beban pengusaha),&amp;rdquo; tutur Menkeu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga tengah mempercepat proses trade remedies seperti bea masuk antidumping (BMAD), agar bisa diselesaikan hanya dalam 15 hari, dengan berkoordinasi bersama kementerian dan lembaga (K/L) terkait.&#13;
&#13;
Reformasi yang dilakukan ini juga sejalan dengan peningkatan kualitas layanan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), terutama dengan kehadiran sistem digital perpajakan Coretax.&#13;
&#13;
&amp;quot;Coretax kita sudah makin membaik, ini akan mempercepat proses pemeriksaan, proses keberatan, dan termasuk proses validasi dari instansi melalui layanan,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan bahwa reformasi perpajakan tidak hanya mendorong efisiensi birokrasi, tetapi juga menjadi langkah strategis menghadapi tekanan eksternal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami akan terus melakukan reform, terutama di bidang pajak bea cukai, supaya ini betul-betul mengurangi beban. Sesuai dengan penekanan Presiden, ini adalah waktu yang tepat untuk deregulasi dan reform yang lebih ambisius,&amp;quot; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan berbagai cara untuk membantu pengusaha menghadapi tarif impor AS kepada Indonesia. Merespons kebijakan tarif resiprokal AS tersebut, Sri Mulyani siapkan langkah-langkah deregulasi pajak dan kepabeanan untuk meringankan beban pelaku usaha Indonesia.&#13;
&#13;
Melalui empat langkah strategis, Sri Mulyani bakal memangkas beban tarif yang dirasakan pelaku usaha hingga 14%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kami akan terus melakukan reform, terutama di bidang pajak bea cukai, dan prosedur supaya ini betul-betul mengurangi beban (pengusaha),&amp;rdquo; kata Sri Mulyani, dikutip dari Antara, Rabu (9/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagaimana diketahui, langkah ini diambil menyusul keputusan pemerintahan Trump yang menetapkan tarif impor terhadap produk Indonesia menjadi 32%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Pangkas Pajak&#13;
&#13;
Upaya yang pertama, Pemerintah Indonesia akan memangkas beban 2% yang berasal dari reformasi administrasi perpajakan dan bea cukai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, ini adalah perubahan yang bisa kita lakukan di pajak dan bea cukai hanya dari sisi administratif, penyederhanaan, akan mengurangi beban. Jadi, kalau dunia usaha akan kena 32% (tarif AS), ini bisa dengan berbagai reform, 2 persen lebih rendah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dengan langkah penyederhanaan administrasi, beban tarif dapat ditekan menjadi 30%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pemangkasan PPh&#13;
&#13;
Kemudian langkah kedua adalah pemangkasan tarif Pajak Penghasilan (PPh) impor dari yang sebelumnya 2,5% menjadi hanya 0,5%. Hal ini diklaim dapat memangkas beban tarif tambahan sebesar 2% sehingga membuat total beban tarif turun menjadi sekitar 28%.&#13;
&#13;
3. Tarif Bea Masuk&#13;
&#13;
Langkah ketiga dilakukan melalui penyesuaian tarif bea masuk produk impor yang berasal dari AS dan masuk kategori most favored nation (MFN). Tarif yang semula dikenakan sebesar 5% hingga 10%, akan diturunkan menjadi 0% sampai 5%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini berarti mengurangi lagi 5% beban tarif, ini untuk produk-produk yang berasal dari AS, yang masuk MFN,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
4. Tarif Bea Keluar&#13;
&#13;
Selanjutnya, Bendahara Negara itu juga menjanjikan penyesuaian terhadap tarif bea keluar untuk komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), yang diklaim ekuivalen menurunkan beban pengusaha sebesar 5%.&#13;
&#13;
Dengan demikian, total pengurangan beban dari empat langkah tersebut mencapai 14%, sehingga beban tarif akibat kebijakan Trump tinggal 18%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi anything yang bisa mengurangi tarif karena sudah adanya beban tarif, selama belum turun dari Amerika, kita akan coba lakukan (pengurangan beban pengusaha),&amp;rdquo; tutur Menkeu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga tengah mempercepat proses trade remedies seperti bea masuk antidumping (BMAD), agar bisa diselesaikan hanya dalam 15 hari, dengan berkoordinasi bersama kementerian dan lembaga (K/L) terkait.&#13;
&#13;
Reformasi yang dilakukan ini juga sejalan dengan peningkatan kualitas layanan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), terutama dengan kehadiran sistem digital perpajakan Coretax.&#13;
&#13;
&amp;quot;Coretax kita sudah makin membaik, ini akan mempercepat proses pemeriksaan, proses keberatan, dan termasuk proses validasi dari instansi melalui layanan,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan bahwa reformasi perpajakan tidak hanya mendorong efisiensi birokrasi, tetapi juga menjadi langkah strategis menghadapi tekanan eksternal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami akan terus melakukan reform, terutama di bidang pajak bea cukai, supaya ini betul-betul mengurangi beban. Sesuai dengan penekanan Presiden, ini adalah waktu yang tepat untuk deregulasi dan reform yang lebih ambisius,&amp;quot; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
