<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Ultimatum Bea Cukai: Jangan Ikut Praktik Membunuh Rakyat Kita</title><description>Presiden Prabowo Subianto memperingati Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/09/320/3129288/prabowo-ultimatum-bea-cukai-jangan-ikut-praktik-membunuh-rakyat-kita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/09/320/3129288/prabowo-ultimatum-bea-cukai-jangan-ikut-praktik-membunuh-rakyat-kita"/><item><title>Prabowo Ultimatum Bea Cukai: Jangan Ikut Praktik Membunuh Rakyat Kita</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/09/320/3129288/prabowo-ultimatum-bea-cukai-jangan-ikut-praktik-membunuh-rakyat-kita</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/09/320/3129288/prabowo-ultimatum-bea-cukai-jangan-ikut-praktik-membunuh-rakyat-kita</guid><pubDate>Rabu 09 April 2025 08:46 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/09/320/3129288/prabowo_sarahsehan_ekonomi-UKhJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subiantor Memperingati Bea Cukai. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/09/320/3129288/prabowo_sarahsehan_ekonomi-UKhJ_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subiantor Memperingati Bea Cukai. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memperingati Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan terkait praktik penyelundupan barang impor. Pemerintah berkomitmen memberantas praktik rente impor yang dinilai merugikan pengusaha dan masyarakat luas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bea cukai harus beres, jangan macam-macam lagi. Cari prosedur yang ada-ada,&amp;quot; tegas Presiden Prabowo dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).&#13;
&#13;
Sebagai mantan prajurit, Prabowo mengaku memahami berbagai modus operandi pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang melakukan penyelundupan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia pun berjanji akan menindak keras setiap pejabat yang terlibat atau melindungi kasus-kasus penyelundupan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harus kita tindak sekeras-kerasnya. Kita perbaiki kondisi, banyak rakyat yang masih susah. Jangan ikut praktik-praktik yang justru akan membunuh rakyat kita sendiri,&amp;quot; ujarnya dengan nada serius.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Prabowo juga menekankan bahwa kebijakan impor bahan baku tidak boleh diskriminatif dan hanya menguntungkan segelintir perusahaan besar tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian perusahaan a, b, c, d yang hanya ditunjuk, yang hanya boleh impor enak saja,&amp;quot; ucapnya, mengindikasikan ketidaksetujuannya terhadap praktik tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memperingati Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan terkait praktik penyelundupan barang impor. Pemerintah berkomitmen memberantas praktik rente impor yang dinilai merugikan pengusaha dan masyarakat luas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bea cukai harus beres, jangan macam-macam lagi. Cari prosedur yang ada-ada,&amp;quot; tegas Presiden Prabowo dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).&#13;
&#13;
Sebagai mantan prajurit, Prabowo mengaku memahami berbagai modus operandi pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang melakukan penyelundupan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia pun berjanji akan menindak keras setiap pejabat yang terlibat atau melindungi kasus-kasus penyelundupan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harus kita tindak sekeras-kerasnya. Kita perbaiki kondisi, banyak rakyat yang masih susah. Jangan ikut praktik-praktik yang justru akan membunuh rakyat kita sendiri,&amp;quot; ujarnya dengan nada serius.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Prabowo juga menekankan bahwa kebijakan impor bahan baku tidak boleh diskriminatif dan hanya menguntungkan segelintir perusahaan besar tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian perusahaan a, b, c, d yang hanya ditunjuk, yang hanya boleh impor enak saja,&amp;quot; ucapnya, mengindikasikan ketidaksetujuannya terhadap praktik tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
