<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPRE Cetak Laba Bersih Rp194 Miliar, Naik 12,4% di 2024</title><description>PPRE) mencetak laba bersih hingga Rp194 miliar sepanjang 2024. Laba tersebut meningkat.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/11/278/3130058/ppre-cetak-laba-bersih-rp194-miliar-naik-12-4-di-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/11/278/3130058/ppre-cetak-laba-bersih-rp194-miliar-naik-12-4-di-2024"/><item><title>PPRE Cetak Laba Bersih Rp194 Miliar, Naik 12,4% di 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/11/278/3130058/ppre-cetak-laba-bersih-rp194-miliar-naik-12-4-di-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/11/278/3130058/ppre-cetak-laba-bersih-rp194-miliar-naik-12-4-di-2024</guid><pubDate>Jum'at 11 April 2025 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Fir Yal Huwaida Zahirah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/11/278/3130058/emiten_ppre-WaKe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emiten PPRE (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/11/278/3130058/emiten_ppre-WaKe_large.jpg</image><title>Emiten PPRE (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT PP Presisi Tbk (PPRE) mencetak laba bersih hingga Rp194 miliar sepanjang 2024. Laba tersebut meningkat 12,34% dibandingkan dengan torehan laba bersih pada 2023 sebesar Rp172 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Pendapatan PPRE&#13;
&#13;
Angka ini ditopang oleh pendapatan PPRE sebesar Rp3,7 triliun meningkat 11,47% dibandingkan dengan pendapatan 2023 sebesar Rp3,4 triliun, di mana segmen bisnis jasa pertambangan dan konstruksi mendominasi pendapatan PPRE sebesar 94,5%, dan sisanya berasal dari lini bisnis pendukung seperti ready mix dan penyewaan alat berat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami terus berupaya meningkatkan pendapatan pada periode ini, yang mencerminkan ketahanan dan strategi bisnis &amp;nbsp;kami di tengah kondisi pasar yang dinamis. Kami akan terus fokus pada efisiensi operasional, inovasi produk, serta memberikan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham kami,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PT PP Presisi Tbk, Arzan, Jumat (11/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi &amp;nbsp;berbasis alat berat di Indonesia, berhasil mencatatkan perolehan kontrak baru pada 2024 sebesar Rp6,8 triliun. &amp;nbsp;Capaian ini meningkat secara year-on-year (YoY), di mana perolehan kontrak baru meningkat sebesar 1,49% &amp;nbsp;dibandingkan 2023 sebesar Rp6,7 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pertumbuhan Kontrak&#13;
&#13;
PPRE juga menargetkan pertumbuhan kontrak baru pada lini &amp;nbsp;pertambangan pada tahun-tahun berikutnya serta membuka peluang kerja sama dengan perusahaan lain dalam lini &amp;nbsp;bisnis pertambangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan keuangannya, tercatat bahwa kinerja perusahaan menunjukkan hasil positif. Hal ini didasarkan &amp;nbsp;pada pendapatan dan laba bersih yang berhasil dicatatkan. Sepanjang 2024, PPRE berhasil membukukan &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun rasio keuangan, khususnya rasio leverage, menunjukkan tren penurunan yang positif. Salah satunya terlihat &amp;nbsp;dari penurunan rasio DER Interest Bearing, dari 0,60x per 31 Desember 2023 menjadi 0,51x per 31 Desember 2024. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penurunan signifikan pada utang berbunga ini menunjukkan kemampuan PPRE dalam menjaga rasio leverage tetap &amp;nbsp;berada dalam batas covenant yang ditetapkan oleh pihak perbankan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menargetkan pertumbuhan perolehan kontrak baru pada 2025 sebesar 10% hingga 15%, dengan fokus pada &amp;nbsp;sektor jasa pertambangan. Melihat besarnya potensi pasar di sektor tambang ke depan, kami semakin termotivasi &amp;nbsp;untuk terus mendorong peningkatan nilai kontrak baru sebagai upaya strategis dalam mengakselerasi pendapatan &amp;nbsp;perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,&amp;rdquo; tutup Arzan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT PP Presisi Tbk (PPRE) mencetak laba bersih hingga Rp194 miliar sepanjang 2024. Laba tersebut meningkat 12,34% dibandingkan dengan torehan laba bersih pada 2023 sebesar Rp172 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Pendapatan PPRE&#13;
&#13;
Angka ini ditopang oleh pendapatan PPRE sebesar Rp3,7 triliun meningkat 11,47% dibandingkan dengan pendapatan 2023 sebesar Rp3,4 triliun, di mana segmen bisnis jasa pertambangan dan konstruksi mendominasi pendapatan PPRE sebesar 94,5%, dan sisanya berasal dari lini bisnis pendukung seperti ready mix dan penyewaan alat berat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami terus berupaya meningkatkan pendapatan pada periode ini, yang mencerminkan ketahanan dan strategi bisnis &amp;nbsp;kami di tengah kondisi pasar yang dinamis. Kami akan terus fokus pada efisiensi operasional, inovasi produk, serta memberikan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham kami,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PT PP Presisi Tbk, Arzan, Jumat (11/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi &amp;nbsp;berbasis alat berat di Indonesia, berhasil mencatatkan perolehan kontrak baru pada 2024 sebesar Rp6,8 triliun. &amp;nbsp;Capaian ini meningkat secara year-on-year (YoY), di mana perolehan kontrak baru meningkat sebesar 1,49% &amp;nbsp;dibandingkan 2023 sebesar Rp6,7 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pertumbuhan Kontrak&#13;
&#13;
PPRE juga menargetkan pertumbuhan kontrak baru pada lini &amp;nbsp;pertambangan pada tahun-tahun berikutnya serta membuka peluang kerja sama dengan perusahaan lain dalam lini &amp;nbsp;bisnis pertambangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan keuangannya, tercatat bahwa kinerja perusahaan menunjukkan hasil positif. Hal ini didasarkan &amp;nbsp;pada pendapatan dan laba bersih yang berhasil dicatatkan. Sepanjang 2024, PPRE berhasil membukukan &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun rasio keuangan, khususnya rasio leverage, menunjukkan tren penurunan yang positif. Salah satunya terlihat &amp;nbsp;dari penurunan rasio DER Interest Bearing, dari 0,60x per 31 Desember 2023 menjadi 0,51x per 31 Desember 2024. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penurunan signifikan pada utang berbunga ini menunjukkan kemampuan PPRE dalam menjaga rasio leverage tetap &amp;nbsp;berada dalam batas covenant yang ditetapkan oleh pihak perbankan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menargetkan pertumbuhan perolehan kontrak baru pada 2025 sebesar 10% hingga 15%, dengan fokus pada &amp;nbsp;sektor jasa pertambangan. Melihat besarnya potensi pasar di sektor tambang ke depan, kami semakin termotivasi &amp;nbsp;untuk terus mendorong peningkatan nilai kontrak baru sebagai upaya strategis dalam mengakselerasi pendapatan &amp;nbsp;perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,&amp;rdquo; tutup Arzan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
