<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Ara Sebut Danantara Mulai Dipercaya Masyarakat Internasional</title><description>Ara menyebut bahwa Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/15/320/3130946/menteri-ara-sebut-danantara-mulai-dipercaya-masyarakat-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/15/320/3130946/menteri-ara-sebut-danantara-mulai-dipercaya-masyarakat-internasional"/><item><title>Menteri Ara Sebut Danantara Mulai Dipercaya Masyarakat Internasional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/15/320/3130946/menteri-ara-sebut-danantara-mulai-dipercaya-masyarakat-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/15/320/3130946/menteri-ara-sebut-danantara-mulai-dipercaya-masyarakat-internasional</guid><pubDate>Selasa 15 April 2025 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Fir Yal Huwaida Zahirah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/15/320/3130946/danantara-TSxU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Danantara Dipercaya Masyarakat Internasional (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/15/320/3130946/danantara-TSxU_large.jpg</image><title>Danantara Dipercaya Masyarakat Internasional (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyebut bahwa Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai dipercaya oleh masyarakat internasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya hanya mau sampaikan pesan bahwa Danantara mulai dipercaya oleh masyarakat internasional,&amp;quot; ujar Ara.&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp; Investasi RI-Qatar&#13;
&#13;
Hal tersebut terlihat dalam komitmen investasi bersama antara Indonesia dan Qatar kepada Danantara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Qatar itu bukan negara yang main-main, negara yang sangat maju, negara yang sangat kuat ekonominya, pusat salah satu pusat keuangan dunia. Saya melihat sendiri, menurut saya suatu peristiwa yang membuat kita harus bangga bahwa visi-visi Presiden RI Prabowo Subianto sekarang sudah mulai disambut dengan positif oleh pasar,&amp;quot; kata Ara dalam keterangannya di Jakarta dikutip Antara Selasa (15/4/2025).&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir mengungkapkan bahwa komitmen investasi bersama antara Indonesia dan Qatar akan difokuskan untuk sektor-sektor prioritas, di antaranya ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi, infrastruktur digital, kesehatan, hingga pariwisata.&#13;
&#13;
Indonesia bersama Qatar telah menyepakati komitmen investasi bersama sebesar 4 miliar dolar Amerika Serikat (AS), yang mana sebesar 2 miliar dolar AS dari Qatar dan 2 miliar dolar AS dari Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pandu memastikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Qatar telah menghasilkan komitmen bersama antara Qatar dan Indonesia untuk membentuk investment fund bersama senilai 4 miliar dolar AS.&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;Investasi USD2 Miliar&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan komitmen investasi senilai 2 miliar dolar AS dari Qatar, sebagai dana bersama Indonesia-Qatar yang difokuskan untuk mendukung pembangunan dan proyek strategis.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto seusai menghadiri Pertemuan CEO Forum di Doha, Qatar pada Minggu (13/4/2025), yang diinisiasi Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.&#13;
&#13;
Presiden Prabowo menekankan komitmen itu merupakan tindak lanjut dari upaya diplomasi ekonomi Indonesia, serta sinyal positif dari Qatar atas kerja sama yang semakin erat.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyebut bahwa Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai dipercaya oleh masyarakat internasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya hanya mau sampaikan pesan bahwa Danantara mulai dipercaya oleh masyarakat internasional,&amp;quot; ujar Ara.&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp; Investasi RI-Qatar&#13;
&#13;
Hal tersebut terlihat dalam komitmen investasi bersama antara Indonesia dan Qatar kepada Danantara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Qatar itu bukan negara yang main-main, negara yang sangat maju, negara yang sangat kuat ekonominya, pusat salah satu pusat keuangan dunia. Saya melihat sendiri, menurut saya suatu peristiwa yang membuat kita harus bangga bahwa visi-visi Presiden RI Prabowo Subianto sekarang sudah mulai disambut dengan positif oleh pasar,&amp;quot; kata Ara dalam keterangannya di Jakarta dikutip Antara Selasa (15/4/2025).&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir mengungkapkan bahwa komitmen investasi bersama antara Indonesia dan Qatar akan difokuskan untuk sektor-sektor prioritas, di antaranya ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi, infrastruktur digital, kesehatan, hingga pariwisata.&#13;
&#13;
Indonesia bersama Qatar telah menyepakati komitmen investasi bersama sebesar 4 miliar dolar Amerika Serikat (AS), yang mana sebesar 2 miliar dolar AS dari Qatar dan 2 miliar dolar AS dari Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pandu memastikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Qatar telah menghasilkan komitmen bersama antara Qatar dan Indonesia untuk membentuk investment fund bersama senilai 4 miliar dolar AS.&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;Investasi USD2 Miliar&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan komitmen investasi senilai 2 miliar dolar AS dari Qatar, sebagai dana bersama Indonesia-Qatar yang difokuskan untuk mendukung pembangunan dan proyek strategis.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto seusai menghadiri Pertemuan CEO Forum di Doha, Qatar pada Minggu (13/4/2025), yang diinisiasi Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.&#13;
&#13;
Presiden Prabowo menekankan komitmen itu merupakan tindak lanjut dari upaya diplomasi ekonomi Indonesia, serta sinyal positif dari Qatar atas kerja sama yang semakin erat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
