<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tukin 31.066 Dosen ASN Cair Plus THR, Sri Mulyani Anggarkan Rp2,66 Triliun</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,66 triliun pada 2025 untuk tunjangan kinerja.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/15/320/3130983/tukin-31-066-dosen-asn-cair-plus-thr-sri-mulyani-anggarkan-rp2-66-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/15/320/3130983/tukin-31-066-dosen-asn-cair-plus-thr-sri-mulyani-anggarkan-rp2-66-triliun"/><item><title>Tukin 31.066 Dosen ASN Cair Plus THR, Sri Mulyani Anggarkan Rp2,66 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/15/320/3130983/tukin-31-066-dosen-asn-cair-plus-thr-sri-mulyani-anggarkan-rp2-66-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/15/320/3130983/tukin-31-066-dosen-asn-cair-plus-thr-sri-mulyani-anggarkan-rp2-66-triliun</guid><pubDate>Selasa 15 April 2025 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/15/320/3130983/menkeu_sri_mulyani-SzgM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/15/320/3130983/menkeu_sri_mulyani-SzgM_large.jpg</image><title>Menkeu Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,66 triliun pada 2025 untuk tunjangan kinerja alias tukin dosen ASN di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).&#13;
&#13;
Total dosen ASN Kemendiktisaintek yang bakal memperoleh tukin sebanyak 31.066 orang. Adapun tunjangan kunerja ini berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kemendiktisaintek.&#13;
&#13;
1. Perpres Baru Diterbitkan&#13;
&#13;
Sekalipun, Perpres baru diterbitkan pada April 2025, dosen ASN Kemendiktisaintek yang memperoleh tukin tetap dihitung mulai 1 Januari tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk dosen (ASN Kemendiktisaintek) 31.066 ini akan dapatnya mulai 1 Januari 2025. Ini berarti mereka dapat 14 bulan karena 12 bulan Januari-Desember plus THR, plus gaji 13, nilainya adalah Rp 2,66 triliun,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani Saat Konferensi Pers Perpres di Kemdiktisaintek, Selasa (15/4/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pencairan Tunjangan Kinerja&#13;
&#13;
Soal pencairan tunjangan kinerja, lanjut dia, akan dibayarkan setelah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto mengeluarkan aturan pelaksana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akan kami bayarkan sesudah Mendiktisaintek mengeluarkan peraturan menteri untuk pelaksanaannya,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
3. Dosen ASN Tak Dapat Tukin&#13;
&#13;
Sebelumnya, dosen ASN Kemendiktisaintek tidak mendapatkan tukin, mereka justru memperoleh tunjangan profesi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dosen-dosen ASN di lingkungan Kemendiktisaintek tidak mendapatkan tuki, tapi dapatkan tunjangan profesi,&amp;rdquo; beber dia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Makanya tukin di Kementerian Kemendiktisaintek itu diberikan kepada tenaga kependidikan non dosen,&amp;rdquo; lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,66 triliun pada 2025 untuk tunjangan kinerja alias tukin dosen ASN di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).&#13;
&#13;
Total dosen ASN Kemendiktisaintek yang bakal memperoleh tukin sebanyak 31.066 orang. Adapun tunjangan kunerja ini berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kemendiktisaintek.&#13;
&#13;
1. Perpres Baru Diterbitkan&#13;
&#13;
Sekalipun, Perpres baru diterbitkan pada April 2025, dosen ASN Kemendiktisaintek yang memperoleh tukin tetap dihitung mulai 1 Januari tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk dosen (ASN Kemendiktisaintek) 31.066 ini akan dapatnya mulai 1 Januari 2025. Ini berarti mereka dapat 14 bulan karena 12 bulan Januari-Desember plus THR, plus gaji 13, nilainya adalah Rp 2,66 triliun,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani Saat Konferensi Pers Perpres di Kemdiktisaintek, Selasa (15/4/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pencairan Tunjangan Kinerja&#13;
&#13;
Soal pencairan tunjangan kinerja, lanjut dia, akan dibayarkan setelah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto mengeluarkan aturan pelaksana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akan kami bayarkan sesudah Mendiktisaintek mengeluarkan peraturan menteri untuk pelaksanaannya,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
3. Dosen ASN Tak Dapat Tukin&#13;
&#13;
Sebelumnya, dosen ASN Kemendiktisaintek tidak mendapatkan tukin, mereka justru memperoleh tunjangan profesi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dosen-dosen ASN di lingkungan Kemendiktisaintek tidak mendapatkan tuki, tapi dapatkan tunjangan profesi,&amp;rdquo; beber dia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Makanya tukin di Kementerian Kemendiktisaintek itu diberikan kepada tenaga kependidikan non dosen,&amp;rdquo; lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
