<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Ritel di RI Naik Efek Lebaran 2025</title><description>Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Penjualan Ritel (IPR) atau penjualan eceran/ritel mencapai 218,5.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/16/622/3131279/penjualan-ritel-di-ri-naik-efek-lebaran-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/16/622/3131279/penjualan-ritel-di-ri-naik-efek-lebaran-2025"/><item><title>Penjualan Ritel di RI Naik Efek Lebaran 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/16/622/3131279/penjualan-ritel-di-ri-naik-efek-lebaran-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/16/622/3131279/penjualan-ritel-di-ri-naik-efek-lebaran-2025</guid><pubDate>Rabu 16 April 2025 12:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/16/622/3131279/penjualan_ritel-Irqc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan Ritel (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/16/622/3131279/penjualan_ritel-Irqc_large.jpg</image><title>Penjualan Ritel (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Penjualan Ritel (IPR) atau penjualan eceran/ritel mencapai 218,5 atau meningkat secara tahunan sebesar 2,0 persen year-on-year (yoy).&#13;
&#13;
Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Januari 2025 sebesar 0,5 persen (yoy).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Didorong Kinerja Positif pada Kelompok Barang Budaya&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan peningkatan tersebut terutama didorong oleh kinerja positif pada Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Subkelompok Sandang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2025 tumbuh sebesar 3,3 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat kontraksi sebesar 4,7 persen (mtm),&amp;rdquo; kata Ramdan di Jakarta, Rabu (16/4/2025).&#13;
&#13;
Peningkatan penjualan tersebut terutama ditopang oleh Subkelompok Sandang, Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau, dan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kenaikan Permintaan&#13;
&#13;
Adapun pertumbuhan ini sejalan dengan kenaikan permintaan masyarakat menjelang Ramadan dan HBKN Idulfitri.&#13;
&#13;
Untuk Maret 2025, BI mengestimasi penjualan ritel masih tumbuh, diperkirakan mencapai 236,7, atau secara tahunan tumbuh sebesar 0,5 persen (yoy).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Secara bulanan, penjualan eceran pada Maret 2025 diprakirakan tumbuh 8,3 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mayoritas kelompok mengalami peningkatan penjualan, terutama Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Makanan, Minuman dan Tembakau, serta Subkelompok Sandang,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Penjualan Ritel (IPR) atau penjualan eceran/ritel mencapai 218,5 atau meningkat secara tahunan sebesar 2,0 persen year-on-year (yoy).&#13;
&#13;
Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Januari 2025 sebesar 0,5 persen (yoy).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Didorong Kinerja Positif pada Kelompok Barang Budaya&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan peningkatan tersebut terutama didorong oleh kinerja positif pada Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Subkelompok Sandang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2025 tumbuh sebesar 3,3 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat kontraksi sebesar 4,7 persen (mtm),&amp;rdquo; kata Ramdan di Jakarta, Rabu (16/4/2025).&#13;
&#13;
Peningkatan penjualan tersebut terutama ditopang oleh Subkelompok Sandang, Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau, dan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kenaikan Permintaan&#13;
&#13;
Adapun pertumbuhan ini sejalan dengan kenaikan permintaan masyarakat menjelang Ramadan dan HBKN Idulfitri.&#13;
&#13;
Untuk Maret 2025, BI mengestimasi penjualan ritel masih tumbuh, diperkirakan mencapai 236,7, atau secara tahunan tumbuh sebesar 0,5 persen (yoy).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Secara bulanan, penjualan eceran pada Maret 2025 diprakirakan tumbuh 8,3 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mayoritas kelompok mengalami peningkatan penjualan, terutama Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Makanan, Minuman dan Tembakau, serta Subkelompok Sandang,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
