<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Bakal Kurangi Ketergantungan Harta Karun Made in China</title><description>Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang menginstruksikan Menteri Perdagangan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/17/320/3131481/trump-bakal-kurangi-ketergantungan-harta-karun-made-in-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/17/320/3131481/trump-bakal-kurangi-ketergantungan-harta-karun-made-in-china"/><item><title>Trump Bakal Kurangi Ketergantungan Harta Karun Made in China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/17/320/3131481/trump-bakal-kurangi-ketergantungan-harta-karun-made-in-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/17/320/3131481/trump-bakal-kurangi-ketergantungan-harta-karun-made-in-china</guid><pubDate>Kamis 17 April 2025 05:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fir Yal Huwaida Zahirah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/17/320/3131481/presiden_as_donald_trump-c84h_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden AS Donald Trump (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/17/320/3131481/presiden_as_donald_trump-c84h_large.jpg</image><title>Presiden AS Donald Trump (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang menginstruksikan Menteri Perdagangan untuk meluncurkan penyelidikan terhadap ketergantungan negara itu pada impor mineral kritis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketergantungan Amerika Serikat pada impor dan kerentanan rantai pasokan kita meningkatkan potensi risiko terhadap keamanan nasional, kesiapan pertahanan, stabilitas harga, serta kemakmuran dan ketahanan ekonomi,&amp;rdquo; bunyi perintah pada Selasa (15/4/2025) waktu setempat tersebut.&#13;
&#13;
1. Trump Perintah Eksekutif&#13;
&#13;
Pada 20 Maret, Trump menandatangani perintah eksekutif yang akan mendorong investasi publik dan swasta serta membentuk mekanisme pembiayaan dan kredit untuk meningkatkan produksi energi dan mineral kritis negara tersebut.&#13;
&#13;
Keputusan Trump itu dipandang sebagai langkah untuk mematahkan dominasi China di sektor tersebut, seiring meningkatnya permintaan global atas mineral kritis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
AS sangat bergantung pada China untuk elemen tanah jarang (rare earth elements/REE), yang merupakan bahan penting dalam pembuatan teknologi canggih, sistem pertahanan, dan produk energi terbarukan.&#13;
&#13;
China, yang memimpin produksi global REE, telah mengambil langkah untuk memperketat kontrol atas ekspor bahan strategis ini, yang sering kali dilakukan sebagai respons terhadap kebijakan perdagangan AS.&#13;
&#13;
2. Berlakukan Tarif Impor&#13;
&#13;
Trump, selama masa jabatan presidennya yang pertama, memberlakukan tarif atas barang-barang China pada Maret 2018, yang mendorong China untuk merespons dengan membatasi ekspor REE. Pembatasan terbaru terjadi pada 4 April, hanya dua hari setelah tarif baru AS diumumkan.&#13;
&#13;
Saat ini, China menyumbang 69 persen dari produksi REE dunia dan memiliki 49 persen dari perkiraan 90 juta ton cadangan global, menurut data Survei Geologi AS pada 2024.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang menginstruksikan Menteri Perdagangan untuk meluncurkan penyelidikan terhadap ketergantungan negara itu pada impor mineral kritis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketergantungan Amerika Serikat pada impor dan kerentanan rantai pasokan kita meningkatkan potensi risiko terhadap keamanan nasional, kesiapan pertahanan, stabilitas harga, serta kemakmuran dan ketahanan ekonomi,&amp;rdquo; bunyi perintah pada Selasa (15/4/2025) waktu setempat tersebut.&#13;
&#13;
1. Trump Perintah Eksekutif&#13;
&#13;
Pada 20 Maret, Trump menandatangani perintah eksekutif yang akan mendorong investasi publik dan swasta serta membentuk mekanisme pembiayaan dan kredit untuk meningkatkan produksi energi dan mineral kritis negara tersebut.&#13;
&#13;
Keputusan Trump itu dipandang sebagai langkah untuk mematahkan dominasi China di sektor tersebut, seiring meningkatnya permintaan global atas mineral kritis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
AS sangat bergantung pada China untuk elemen tanah jarang (rare earth elements/REE), yang merupakan bahan penting dalam pembuatan teknologi canggih, sistem pertahanan, dan produk energi terbarukan.&#13;
&#13;
China, yang memimpin produksi global REE, telah mengambil langkah untuk memperketat kontrol atas ekspor bahan strategis ini, yang sering kali dilakukan sebagai respons terhadap kebijakan perdagangan AS.&#13;
&#13;
2. Berlakukan Tarif Impor&#13;
&#13;
Trump, selama masa jabatan presidennya yang pertama, memberlakukan tarif atas barang-barang China pada Maret 2018, yang mendorong China untuk merespons dengan membatasi ekspor REE. Pembatasan terbaru terjadi pada 4 April, hanya dua hari setelah tarif baru AS diumumkan.&#13;
&#13;
Saat ini, China menyumbang 69 persen dari produksi REE dunia dan memiliki 49 persen dari perkiraan 90 juta ton cadangan global, menurut data Survei Geologi AS pada 2024.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
