<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerimaan Cukai Hasil Tembakau RI Capai Rp216,9 Triliun</title><description>Di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil, industri tembakau nasional berpotensi menjadi penyelamat.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/20/320/3132379/penerimaan-cukai-hasil-tembakau-ri-capai-rp216-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/20/320/3132379/penerimaan-cukai-hasil-tembakau-ri-capai-rp216-9-triliun"/><item><title>Penerimaan Cukai Hasil Tembakau RI Capai Rp216,9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/20/320/3132379/penerimaan-cukai-hasil-tembakau-ri-capai-rp216-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/20/320/3132379/penerimaan-cukai-hasil-tembakau-ri-capai-rp216-9-triliun</guid><pubDate>Minggu 20 April 2025 23:21 WIB</pubDate><dc:creator>Ayu Aulia Rahayu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/20/320/3132379/penerimaan_cukai_rokok-h1Om_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penerimaan Cukai Rokok (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/20/320/3132379/penerimaan_cukai_rokok-h1Om_large.jpg</image><title>Penerimaan Cukai Rokok (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil, industri tembakau nasional berpotensi menjadi penyelamat.&#13;
&#13;
1. Penerimaan Cukai&#13;
&#13;
Kontribusi industri tembakau nasional mencapai 4,22% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun 2024 mencapai Rp216,9 triliun.&#13;
&#13;
Selain dampak ekonomi, agenda lembaga asing ini juga merugikan masyarakat secara keseluruhan.&#13;
&#13;
Petani tembakau, buruh pabrik, warung kecil, dan jutaan pekerja bergantung pada industri tembakau yang telah berjalan ratusan tahun. Khoirul mendesak pemerintah untuk menghentikan intervensi lembaga asing dalam kebijakan nasional.&#13;
&#13;
Indonesia merupakan negara berdaulat sehingga harus memutuskan sebuah kebijakan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristiknya sendiri, tidak mengikuti atau merujuk pihak lain.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah harus berpikir adil, jangan mau disetir oleh asing dengan mengamini segala hal yang disampaikan oleh asing,&amp;quot; ujar Juru Bicara Komunitas Kretek, Khoirul Atfifudin, Minggu (20/4/2025).&#13;
&#13;
2. Pastikan Keberlangsungan Sektor Industri&#13;
&#13;
Khoirul mendorong pemerintah untuk memastikan keberlangsungan sektor industri tembakau nasional dan ekosistemnya, yang menyerap banyak tenaga kerja dari hulu hingga hilir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diperkirakan ada sekitar 6 juta orang yang bergantung pada industri tembakau nasional,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Industri tembakau nasional tengah menghadapi berbagai tantangan akibat intervensi kepentingan asing. Kampanye anti-rokok yang didanai oleh lembaga asing dinilai dapat mematikan industri yang telah berkontribusi besar terhadap pendapatan negara dan menghidupi sekitar 6 juta orang di Indonesia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil, industri tembakau nasional berpotensi menjadi penyelamat.&#13;
&#13;
1. Penerimaan Cukai&#13;
&#13;
Kontribusi industri tembakau nasional mencapai 4,22% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun 2024 mencapai Rp216,9 triliun.&#13;
&#13;
Selain dampak ekonomi, agenda lembaga asing ini juga merugikan masyarakat secara keseluruhan.&#13;
&#13;
Petani tembakau, buruh pabrik, warung kecil, dan jutaan pekerja bergantung pada industri tembakau yang telah berjalan ratusan tahun. Khoirul mendesak pemerintah untuk menghentikan intervensi lembaga asing dalam kebijakan nasional.&#13;
&#13;
Indonesia merupakan negara berdaulat sehingga harus memutuskan sebuah kebijakan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristiknya sendiri, tidak mengikuti atau merujuk pihak lain.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah harus berpikir adil, jangan mau disetir oleh asing dengan mengamini segala hal yang disampaikan oleh asing,&amp;quot; ujar Juru Bicara Komunitas Kretek, Khoirul Atfifudin, Minggu (20/4/2025).&#13;
&#13;
2. Pastikan Keberlangsungan Sektor Industri&#13;
&#13;
Khoirul mendorong pemerintah untuk memastikan keberlangsungan sektor industri tembakau nasional dan ekosistemnya, yang menyerap banyak tenaga kerja dari hulu hingga hilir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diperkirakan ada sekitar 6 juta orang yang bergantung pada industri tembakau nasional,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Industri tembakau nasional tengah menghadapi berbagai tantangan akibat intervensi kepentingan asing. Kampanye anti-rokok yang didanai oleh lembaga asing dinilai dapat mematikan industri yang telah berkontribusi besar terhadap pendapatan negara dan menghidupi sekitar 6 juta orang di Indonesia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
