<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Perdagangan RI: Impor Terbesar dari China, Untung Besar dari AS</title><description>Indonesia erat kaitan perdagangan dengan China dan Amerika Serikat (AS)&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/21/320/3132503/data-perdagangan-ri-impor-terbesar-dari-china-untung-besar-dari-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/21/320/3132503/data-perdagangan-ri-impor-terbesar-dari-china-untung-besar-dari-as"/><item><title>Data Perdagangan RI: Impor Terbesar dari China, Untung Besar dari AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/21/320/3132503/data-perdagangan-ri-impor-terbesar-dari-china-untung-besar-dari-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/21/320/3132503/data-perdagangan-ri-impor-terbesar-dari-china-untung-besar-dari-as</guid><pubDate>Senin 21 April 2025 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/21/320/3132503/indonesia_erat_kaitan_perdagangan_dengan_china_dan_amerika_serikat-6Tia_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Data Perdagangan RI dengan AS dan China. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/21/320/3132503/indonesia_erat_kaitan_perdagangan_dengan_china_dan_amerika_serikat-6Tia_large.jpg</image><title>Data Perdagangan RI dengan AS dan China. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia erat kaitan perdagangan dengan China dan Amerika Serikat (AS). Di mana hubungan kedua negara sedang panas karena saling serang tarif impor.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, menarik untuk diketahui seberapa besar perdagangan antara China-Indonesia dan AS-Indonesia.&#13;
&#13;
1. Impor China ke Indonesia&#13;
&#13;
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2025, China masih menjadi negara asal utama impor nonmigas Indonesia dengan kontribusi mencapai 39,96% terhadap total impor non migas.&#13;
&#13;
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, impor nonmigas dari China mencapai USD6,31 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika dibandingkan Februari 2025 maka impor pada Maret dari China mengalami peningkatan,&amp;quot; kata Amalia, dalam konferensi pers Rilis BPS, Senin (21/4/2025).&#13;
&#13;
2. AS Negara Tujuan Ekspor RI&#13;
&#13;
Sementara itu, menurut data BPS, negara yang mengalami surplus perdagangan barang pada kelompok nonmigas terbesar dengan Indonesia pada Maret 2025 adalah Amerika Serikat (AS), India dan Filipina.&#13;
&#13;
Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, untuk AS tercatat USD1,98 miliar, India USD1,04 miliar dan Filipina USD0,71 miliar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Indonesia juga mengalami defisit perdagangan dengan beberapa negara dan tiga terbesar adalah China USD1,11 miliar, Australia USD0,35 miliar, dan Thailand USD0,19 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan Amerika seperti biasa ini didorong oleh komoditas mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, alas kaki, dan lemak dan minyak hewan/nabati,&amp;quot; kata Amalia.&#13;
&#13;
Dengan India, komoditas penyumbang surplus non migas terbesar adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan/nabati, serta besi dan baja.&#13;
&#13;
Terakhir, dengan Filipina penyumbang surplus terbesar dari kendaraan dan bagiannya, bahan bakar mineral, serta lemak dan minyak hewan/nabati.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia erat kaitan perdagangan dengan China dan Amerika Serikat (AS). Di mana hubungan kedua negara sedang panas karena saling serang tarif impor.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, menarik untuk diketahui seberapa besar perdagangan antara China-Indonesia dan AS-Indonesia.&#13;
&#13;
1. Impor China ke Indonesia&#13;
&#13;
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2025, China masih menjadi negara asal utama impor nonmigas Indonesia dengan kontribusi mencapai 39,96% terhadap total impor non migas.&#13;
&#13;
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, impor nonmigas dari China mencapai USD6,31 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika dibandingkan Februari 2025 maka impor pada Maret dari China mengalami peningkatan,&amp;quot; kata Amalia, dalam konferensi pers Rilis BPS, Senin (21/4/2025).&#13;
&#13;
2. AS Negara Tujuan Ekspor RI&#13;
&#13;
Sementara itu, menurut data BPS, negara yang mengalami surplus perdagangan barang pada kelompok nonmigas terbesar dengan Indonesia pada Maret 2025 adalah Amerika Serikat (AS), India dan Filipina.&#13;
&#13;
Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, untuk AS tercatat USD1,98 miliar, India USD1,04 miliar dan Filipina USD0,71 miliar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Indonesia juga mengalami defisit perdagangan dengan beberapa negara dan tiga terbesar adalah China USD1,11 miliar, Australia USD0,35 miliar, dan Thailand USD0,19 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan Amerika seperti biasa ini didorong oleh komoditas mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, alas kaki, dan lemak dan minyak hewan/nabati,&amp;quot; kata Amalia.&#13;
&#13;
Dengan India, komoditas penyumbang surplus non migas terbesar adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan/nabati, serta besi dan baja.&#13;
&#13;
Terakhir, dengan Filipina penyumbang surplus terbesar dari kendaraan dan bagiannya, bahan bakar mineral, serta lemak dan minyak hewan/nabati.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
