<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Meroket 3,74% ke Level 6.678</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat di pekan ini&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/26/278/3133898/ihsg-sepekan-meroket-3-74-ke-level-6-678</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/04/26/278/3133898/ihsg-sepekan-meroket-3-74-ke-level-6-678"/><item><title>IHSG Sepekan Meroket 3,74% ke Level 6.678</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/04/26/278/3133898/ihsg-sepekan-meroket-3-74-ke-level-6-678</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/04/26/278/3133898/ihsg-sepekan-meroket-3-74-ke-level-6-678</guid><pubDate>Sabtu 26 April 2025 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/26/278/3133898/ihsg_sepekan_meroket-qNQD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sepekan Meroket. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/26/278/3133898/ihsg_sepekan_meroket-qNQD_large.jpg</image><title>IHSG Sepekan Meroket. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat di pekan ini. Kinerja pasar saham pun bervariasi sepanjang periode perdagangan 21 hingga 25 April 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski terjadi pelemahan dalam nilai dan volume transaksi harian, tetapi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar justru menunjukkan penguatan signifikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Laju IHSG Sepekan&#13;
&#13;
IHSG menguat sebesar 3,74% sepanjang pekan, ditutup pada level 6.678,915, naik dari posisi pekan lalu di angka 6.438,269, demikian menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (26/4/2025).&#13;
&#13;
Market cap tumbuh Rp441 triliun, alias tumbuh sebesar 3,97% menjadi Rp11.561 triliun. Angka ini naik dari posisi sebelumnya yang berada di kisaran Rp11.120 triliun.&#13;
&#13;
2. Transaksi Harian Bursa&#13;
&#13;
Seiring dengan itu, rata-rata frekuensi transaksi harian justru turun sebesar 4,88% menjadi 1,11 juta kali transaksi, dari sebelumnya 1,17 juta kali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penurunan ini juga diikuti oleh rata-rata nilai transaksi harian yang merosot cukup tajam, sebesar 24,02 persen menjadi Rp11,06 triliun, jauh di bawah pekan sebelumnya yang mencapai Rp14,56 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Volume Perdagangan Bursa&#13;
&#13;
Dari sisi volume perdagangan, rata-rata volume transaksi harian juga melemah sebesar 19,09 persen menjadi 18,23 miliar lembar saham dari sebelumnya 22,54 miliar lembar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, aktivitas investor asing juga menunjukkan kehati-hatian. Pasalnya net-sell asing dalam sepekan masih terbentuk Rp1,15 triliun, kendati lebih rendah dari pekan lalu yang sempat menyentuh lebih dari Rp13 triliun.&#13;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat di pekan ini. Kinerja pasar saham pun bervariasi sepanjang periode perdagangan 21 hingga 25 April 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski terjadi pelemahan dalam nilai dan volume transaksi harian, tetapi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar justru menunjukkan penguatan signifikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Laju IHSG Sepekan&#13;
&#13;
IHSG menguat sebesar 3,74% sepanjang pekan, ditutup pada level 6.678,915, naik dari posisi pekan lalu di angka 6.438,269, demikian menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (26/4/2025).&#13;
&#13;
Market cap tumbuh Rp441 triliun, alias tumbuh sebesar 3,97% menjadi Rp11.561 triliun. Angka ini naik dari posisi sebelumnya yang berada di kisaran Rp11.120 triliun.&#13;
&#13;
2. Transaksi Harian Bursa&#13;
&#13;
Seiring dengan itu, rata-rata frekuensi transaksi harian justru turun sebesar 4,88% menjadi 1,11 juta kali transaksi, dari sebelumnya 1,17 juta kali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penurunan ini juga diikuti oleh rata-rata nilai transaksi harian yang merosot cukup tajam, sebesar 24,02 persen menjadi Rp11,06 triliun, jauh di bawah pekan sebelumnya yang mencapai Rp14,56 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Volume Perdagangan Bursa&#13;
&#13;
Dari sisi volume perdagangan, rata-rata volume transaksi harian juga melemah sebesar 19,09 persen menjadi 18,23 miliar lembar saham dari sebelumnya 22,54 miliar lembar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, aktivitas investor asing juga menunjukkan kehati-hatian. Pasalnya net-sell asing dalam sepekan masih terbentuk Rp1,15 triliun, kendati lebih rendah dari pekan lalu yang sempat menyentuh lebih dari Rp13 triliun.&#13;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
