<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi April 2025 Capai 1,17%, Listrik Jadi Penyumbang Terbesar</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi bulanan (month-to-month) pada April 2025 sebesar 1,17% dibandingkan Maret 2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/02/320/3135526/inflasi-april-2025-capai-1-17-listrik-jadi-penyumbang-terbesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/02/320/3135526/inflasi-april-2025-capai-1-17-listrik-jadi-penyumbang-terbesar"/><item><title>Inflasi April 2025 Capai 1,17%, Listrik Jadi Penyumbang Terbesar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/02/320/3135526/inflasi-april-2025-capai-1-17-listrik-jadi-penyumbang-terbesar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/02/320/3135526/inflasi-april-2025-capai-1-17-listrik-jadi-penyumbang-terbesar</guid><pubDate>Jum'at 02 Mei 2025 09:26 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/02/320/3135526/deputi_bps-Tph2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPS Catat Inflasi 1.17% pada April 2025. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/02/320/3135526/deputi_bps-Tph2_large.jpg</image><title>BPS Catat Inflasi 1.17% pada April 2025. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi bulanan (month-to-month) pada April 2025 sebesar 1,17% dibandingkan Maret 2025. Kenaikan ini turut mendorong peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,22 pada Maret menjadi 108,47 pada April 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada April 2025 terjadi inflasi sebesar 1,17% secara bulanan, atau terjadi kenaikan IHK dari 107,22 menjadi 108,47,&amp;quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam rilis resmi di Jakarta, Jumat (2/5/2025).&#13;
&#13;
Secara tahunan (year-on-year), inflasi tercatat sebesar 1,95%, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) mencapai 1,56%.&#13;
&#13;
Menurut Pudji, inflasi pada April 2025 lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan April 2024.&#13;
&#13;
Kelompok Pengeluaran Penyumbang Inflasi&#13;
&#13;
Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menjadi penyumbang inflasi terbesar bulan ini, dengan laju inflasi 6,60% dan memberikan andil 0,98% terhadap total inflasi.&#13;
&#13;
Kontributor utama dari kelompok ini adalah tarif listrik, yang menyumbang andil inflasi sebesar 0,97%.&#13;
&#13;
Selain itu, beberapa komoditas lain turut memberikan andil terhadap inflasi, yaitu:&#13;
&#13;
Emas perhiasan: 0,16%&#13;
&#13;
Bawang merah: 0,06%&#13;
&#13;
Cabai merah: 0,04%&#13;
&#13;
Tomat: 0,03%&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komoditas Penyumbang Deflasi&#13;
&#13;
Meski sebagian besar komoditas mengalami kenaikan harga, masih terdapat beberapa komoditas yang menyumbang deflasi, antara lain:&#13;
&#13;
Cabai rawit: -0,08%&#13;
&#13;
Daging ayam ras: -0,06%&#13;
&#13;
Telur ayam ras: -0,04%&#13;
&#13;
Inflasi yang lebih terkendali pada April 2025 mencerminkan efek penyesuaian harga di sektor energi, terutama listrik, yang menjadi penggerak utama inflasi bulan ini.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi bulanan (month-to-month) pada April 2025 sebesar 1,17% dibandingkan Maret 2025. Kenaikan ini turut mendorong peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,22 pada Maret menjadi 108,47 pada April 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada April 2025 terjadi inflasi sebesar 1,17% secara bulanan, atau terjadi kenaikan IHK dari 107,22 menjadi 108,47,&amp;quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam rilis resmi di Jakarta, Jumat (2/5/2025).&#13;
&#13;
Secara tahunan (year-on-year), inflasi tercatat sebesar 1,95%, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) mencapai 1,56%.&#13;
&#13;
Menurut Pudji, inflasi pada April 2025 lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan April 2024.&#13;
&#13;
Kelompok Pengeluaran Penyumbang Inflasi&#13;
&#13;
Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menjadi penyumbang inflasi terbesar bulan ini, dengan laju inflasi 6,60% dan memberikan andil 0,98% terhadap total inflasi.&#13;
&#13;
Kontributor utama dari kelompok ini adalah tarif listrik, yang menyumbang andil inflasi sebesar 0,97%.&#13;
&#13;
Selain itu, beberapa komoditas lain turut memberikan andil terhadap inflasi, yaitu:&#13;
&#13;
Emas perhiasan: 0,16%&#13;
&#13;
Bawang merah: 0,06%&#13;
&#13;
Cabai merah: 0,04%&#13;
&#13;
Tomat: 0,03%&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komoditas Penyumbang Deflasi&#13;
&#13;
Meski sebagian besar komoditas mengalami kenaikan harga, masih terdapat beberapa komoditas yang menyumbang deflasi, antara lain:&#13;
&#13;
Cabai rawit: -0,08%&#13;
&#13;
Daging ayam ras: -0,06%&#13;
&#13;
Telur ayam ras: -0,04%&#13;
&#13;
Inflasi yang lebih terkendali pada April 2025 mencerminkan efek penyesuaian harga di sektor energi, terutama listrik, yang menjadi penggerak utama inflasi bulan ini.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
