<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Ara: Rumah Subsidi Bukan untuk Orang Kaya, Hanya MBR</title><description>Maruarar Sirait (Ara) menegaskan rumah subsidi tidak boleh dimiliki oleh orang kaya.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/02/470/3135772/menteri-ara-rumah-subsidi-bukan-untuk-orang-kaya-hanya-mbr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/02/470/3135772/menteri-ara-rumah-subsidi-bukan-untuk-orang-kaya-hanya-mbr"/><item><title>Menteri Ara: Rumah Subsidi Bukan untuk Orang Kaya, Hanya MBR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/02/470/3135772/menteri-ara-rumah-subsidi-bukan-untuk-orang-kaya-hanya-mbr</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/02/470/3135772/menteri-ara-rumah-subsidi-bukan-untuk-orang-kaya-hanya-mbr</guid><pubDate>Jum'at 02 Mei 2025 19:10 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/02/470/3135772/rumah_subsidi-qV8l_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah Subsidi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/02/470/3135772/rumah_subsidi-qV8l_large.jpg</image><title>Rumah Subsidi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan rumah subsidi tidak boleh dimiliki oleh orang kaya, namun diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tegaskan rumah subsidi itu bukan untuk orang kaya. Tidak boleh ya. Tapi rumah subsidi itu untuk rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah,&amp;quot; ujar Ara di Jakarta, Jumat (2/5/2025).&#13;
&#13;
1. Rumah Subsidi Tepat Sasaran&#13;
&#13;
Kementerian PKP akan memastikan bahwa rumah subsidi tepat sasaran misalnya untuk rumah pertamanya MBR sesuai peraturan yang ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
Ara akan meminta jajarannya dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk mengecek apakah rumah subsidi yang ada telah benar-benar dihuni oleh pemiliknya atau tidak.&#13;
&#13;
2. Tidak Dhuni Pemiliknya&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari hasil kunjungan kerjanya ke lapangan banyak rumah-rumah subsidi yang tidak dihuni pemiliknya dan kondisinya juga tidak layak huni,&amp;quot; katanya dikutip Antara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Ara menyatakan telah menetapkan Permen PKP Nomor 5 Tahun 2025 yang mengatur batas penghasilan MBR yang boleh memiliki rumah subsidi.&#13;
&#13;
Hal itu akan memperluas jangkauan akses masyarakat sekaligus mendorong pasar perumahan di Indonesia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan rumah subsidi tidak boleh dimiliki oleh orang kaya, namun diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tegaskan rumah subsidi itu bukan untuk orang kaya. Tidak boleh ya. Tapi rumah subsidi itu untuk rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah,&amp;quot; ujar Ara di Jakarta, Jumat (2/5/2025).&#13;
&#13;
1. Rumah Subsidi Tepat Sasaran&#13;
&#13;
Kementerian PKP akan memastikan bahwa rumah subsidi tepat sasaran misalnya untuk rumah pertamanya MBR sesuai peraturan yang ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
Ara akan meminta jajarannya dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk mengecek apakah rumah subsidi yang ada telah benar-benar dihuni oleh pemiliknya atau tidak.&#13;
&#13;
2. Tidak Dhuni Pemiliknya&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari hasil kunjungan kerjanya ke lapangan banyak rumah-rumah subsidi yang tidak dihuni pemiliknya dan kondisinya juga tidak layak huni,&amp;quot; katanya dikutip Antara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Ara menyatakan telah menetapkan Permen PKP Nomor 5 Tahun 2025 yang mengatur batas penghasilan MBR yang boleh memiliki rumah subsidi.&#13;
&#13;
Hal itu akan memperluas jangkauan akses masyarakat sekaligus mendorong pasar perumahan di Indonesia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
