<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Pangkas Komisaris hingga Perjalanan Dinas Pejabat BUMN</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir siap memangkas jumlah dewan komisaris dan perjalanan dinas pejabat perusahaan negara.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/320/3136603/erick-thohir-pangkas-komisaris-hingga-perjalanan-dinas-pejabat-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/320/3136603/erick-thohir-pangkas-komisaris-hingga-perjalanan-dinas-pejabat-bumn"/><item><title>Erick Thohir Pangkas Komisaris hingga Perjalanan Dinas Pejabat BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/320/3136603/erick-thohir-pangkas-komisaris-hingga-perjalanan-dinas-pejabat-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/320/3136603/erick-thohir-pangkas-komisaris-hingga-perjalanan-dinas-pejabat-bumn</guid><pubDate>Selasa 06 Mei 2025 08:16 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/06/320/3136603/erick_thohir-46yZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir Pangkas Komisaris hingga Perjalanan Dinas Pejabat BUMN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/06/320/3136603/erick_thohir-46yZ_large.jpg</image><title>Erick Thohir Pangkas Komisaris hingga Perjalanan Dinas Pejabat BUMN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir siap memangkas jumlah dewan komisaris dan perjalanan dinas pejabat perusahaan negara. Hal ini dilakukan dalam upaya efisiensi anggaran di BUMN.&#13;
&#13;
Kendati begitu, pola efisiensi ini masih akan didiskusikan dengan Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya juga ada diskusi dengan Pak Rosan, mungkin enggak kita juga mereview (kaji) operasional di BUMN untuk efisiensi lagi,&amp;quot; ujar Erick di gedung Kementerian BUMN, ditulis Selasa (6/5/2025).&#13;
&#13;
1. Tata Kelola BUMN&#13;
&#13;
Menurutnya, perbaikan tata kelola BUMN tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kita sedang diskusi, apakah perjalanan dinas, apakah jumlah komisaris. Ini kita akan bicarakan sesuaikan arahan Bapak Presiden untuk lebih efisien,&amp;quot; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Dia pun menegaskan, bahwa efisiensi yang dilakukan tidak berarti menurunkan dampak ekonomi. Sebaliknya, efisiensi dilakukan dengan relokasi anggaran agar lebih tepat guna.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Efisiensi BUMN&#13;
&#13;
Dia memastikan, ada dampak ekonomi bagi masyarakat terkait dengan kebijakan efisiensi yang dilakukan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita berharap dengan efisiensi ini tidak serta-merta terbentuk mindset ekonominya turun. Ini kan hanya shifting anggaran. Beri kesempatan pemerintah untuk melakukan shifting anggaran, tentu akan tetap ada proses review,&amp;quot; ucap Erick.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir siap memangkas jumlah dewan komisaris dan perjalanan dinas pejabat perusahaan negara. Hal ini dilakukan dalam upaya efisiensi anggaran di BUMN.&#13;
&#13;
Kendati begitu, pola efisiensi ini masih akan didiskusikan dengan Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya juga ada diskusi dengan Pak Rosan, mungkin enggak kita juga mereview (kaji) operasional di BUMN untuk efisiensi lagi,&amp;quot; ujar Erick di gedung Kementerian BUMN, ditulis Selasa (6/5/2025).&#13;
&#13;
1. Tata Kelola BUMN&#13;
&#13;
Menurutnya, perbaikan tata kelola BUMN tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kita sedang diskusi, apakah perjalanan dinas, apakah jumlah komisaris. Ini kita akan bicarakan sesuaikan arahan Bapak Presiden untuk lebih efisien,&amp;quot; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Dia pun menegaskan, bahwa efisiensi yang dilakukan tidak berarti menurunkan dampak ekonomi. Sebaliknya, efisiensi dilakukan dengan relokasi anggaran agar lebih tepat guna.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Efisiensi BUMN&#13;
&#13;
Dia memastikan, ada dampak ekonomi bagi masyarakat terkait dengan kebijakan efisiensi yang dilakukan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita berharap dengan efisiensi ini tidak serta-merta terbentuk mindset ekonominya turun. Ini kan hanya shifting anggaran. Beri kesempatan pemerintah untuk melakukan shifting anggaran, tentu akan tetap ada proses review,&amp;quot; ucap Erick.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
