<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berantas Korupsi di BUMN, Erick Thohir Bakal Tambah Deputi Khusus</title><description>Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menambah satu deputi khusus untuk menindak perkara korupsi di internal perusahaan negara.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/320/3136614/berantas-korupsi-di-bumn-erick-thohir-bakal-tambah-deputi-khusus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/320/3136614/berantas-korupsi-di-bumn-erick-thohir-bakal-tambah-deputi-khusus"/><item><title>Berantas Korupsi di BUMN, Erick Thohir Bakal Tambah Deputi Khusus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/320/3136614/berantas-korupsi-di-bumn-erick-thohir-bakal-tambah-deputi-khusus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/320/3136614/berantas-korupsi-di-bumn-erick-thohir-bakal-tambah-deputi-khusus</guid><pubDate>Selasa 06 Mei 2025 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/06/320/3136614/erick_thohir-mnl4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Berantas Korupsi di BUMN, Erick Thohir Bakal Tambah Deputi Khusus&amp;nbsp; (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/06/320/3136614/erick_thohir-mnl4_large.jpg</image><title>Berantas Korupsi di BUMN, Erick Thohir Bakal Tambah Deputi Khusus&amp;nbsp; (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menambah satu deputi khusus untuk menindak perkara korupsi di internal perusahaan negara.&#13;
&#13;
&#13;
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pengawasan BUMN bakal diperkuat sehingga jumlah deputi akan ditambah dari tiga orang menjadi lima orang, di mana satu deputi fokus pada pemberantasan korupsi di BUMN.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Di SOTK (struktur organisasi dan tata kelola) yang terbaru, ya nanti deputi BUMN kan menambah dari tiga ke lima. Salah satunya fungsinya menangkap korupsi,&amp;quot; ujar Erick di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, ditulis Selasa (6/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Berantas Korupsi BUMN&#13;
&#13;
Kementerian BUMN memiliki tugas pengawasan dan investigasi terhadap tindakan korupsi di BUMN. Maka dari itu, akan dilakukan penguatan terhadap pelaksanaan tugas tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Dalam hal ini, Erick membuka kemungkinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) menempatkan orang di bawah Kementerian BUMN.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah itu yang kita tidak punya ekspertis, makanya kita sama KPK, Kejaksaan, siapa tahu kita akan menarik individu dari mereka untuk duduk di bawah kementerian (BUMN),&amp;quot; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Koordinasi dengan KPK&#13;
&#13;
Erick mengaku, telah berkoordinasi dengan KPK dan Kejagung membahas mengenai penindakan korupsi, termasuk mengenai definisi kerugian negara atau kerugian korporasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga memastikan direksi dan komisaris BUMN akan tetap ditindak secara hukum jika melakukan korupsi, meskipun bukan bagian penyelenggara negara, seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN (UU BUMN).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak usah ditanya, kalau kasus korupsi mah ya tetap saja di penjara,&amp;quot; beber Erick.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menambah satu deputi khusus untuk menindak perkara korupsi di internal perusahaan negara.&#13;
&#13;
&#13;
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pengawasan BUMN bakal diperkuat sehingga jumlah deputi akan ditambah dari tiga orang menjadi lima orang, di mana satu deputi fokus pada pemberantasan korupsi di BUMN.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Di SOTK (struktur organisasi dan tata kelola) yang terbaru, ya nanti deputi BUMN kan menambah dari tiga ke lima. Salah satunya fungsinya menangkap korupsi,&amp;quot; ujar Erick di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, ditulis Selasa (6/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Berantas Korupsi BUMN&#13;
&#13;
Kementerian BUMN memiliki tugas pengawasan dan investigasi terhadap tindakan korupsi di BUMN. Maka dari itu, akan dilakukan penguatan terhadap pelaksanaan tugas tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Dalam hal ini, Erick membuka kemungkinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) menempatkan orang di bawah Kementerian BUMN.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah itu yang kita tidak punya ekspertis, makanya kita sama KPK, Kejaksaan, siapa tahu kita akan menarik individu dari mereka untuk duduk di bawah kementerian (BUMN),&amp;quot; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Koordinasi dengan KPK&#13;
&#13;
Erick mengaku, telah berkoordinasi dengan KPK dan Kejagung membahas mengenai penindakan korupsi, termasuk mengenai definisi kerugian negara atau kerugian korporasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga memastikan direksi dan komisaris BUMN akan tetap ditindak secara hukum jika melakukan korupsi, meskipun bukan bagian penyelenggara negara, seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN (UU BUMN).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak usah ditanya, kalau kasus korupsi mah ya tetap saja di penjara,&amp;quot; beber Erick.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
