<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Properti di RI Naik Tipis, Rumah Tipe Kecil Laku Keras </title><description>BI mencatat hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang mengindikasikan harga properti residensial.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/470/3136746/harga-properti-di-ri-naik-tipis-rumah-tipe-kecil-laku-keras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/470/3136746/harga-properti-di-ri-naik-tipis-rumah-tipe-kecil-laku-keras"/><item><title>Harga Properti di RI Naik Tipis, Rumah Tipe Kecil Laku Keras </title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/470/3136746/harga-properti-di-ri-naik-tipis-rumah-tipe-kecil-laku-keras</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/06/470/3136746/harga-properti-di-ri-naik-tipis-rumah-tipe-kecil-laku-keras</guid><pubDate>Selasa 06 Mei 2025 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/06/470/3136746/rumah_tipe_kecil-0HSL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah Tipe Kecil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/06/470/3136746/rumah_tipe_kecil-0HSL_large.jpg</image><title>Rumah Tipe Kecil (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat&amp;nbsp;hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada kuartal I 2025 tumbuh terbatas.&#13;
&#13;
1. Perkembangan Harga Properti&#13;
&#13;
Hal tersebut tecermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal I 2025 yang tumbuh sebesar 1,07 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal IV 2024 sebesar 1,39 persen(yoy).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perkembangan harga properti tersebut dipengaruhi oleh penjualan unit properti residensial di pasar primer pada triwulan I 2025 yang meningkat, terutama rumah tipe kecil, di tengah penurunan penjualan rumah tipe menengah dan besar,&amp;rdquo; ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resmi, Selasa (6/5/2025).&#13;
&#13;
Secara keseluruhan, penjualan unit properti residensial tercatat tumbuh sebesar 0,73 persen (yoy), meningkat dari kuartal sebelumnya yang tercatat kontraksi sebesar 15,09 persen (yoy).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sisi Pembiayaan&#13;
&#13;
Sementara dari sisi pembiayaan, survei menunjukkan bahwa sumber utama pendanaan untuk pembangunan properti residensial masih berasal dari dana internal pengembang, dengan pangsa mencapai 77,28 persen.&#13;
&#13;
Dari sisi konsumen, lanjut Ramdan, mayoritas pembelian rumah di pasar primer dilakukan melalui skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 70,68 persen dari total pembiayaa&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat&amp;nbsp;hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada kuartal I 2025 tumbuh terbatas.&#13;
&#13;
1. Perkembangan Harga Properti&#13;
&#13;
Hal tersebut tecermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal I 2025 yang tumbuh sebesar 1,07 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal IV 2024 sebesar 1,39 persen(yoy).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perkembangan harga properti tersebut dipengaruhi oleh penjualan unit properti residensial di pasar primer pada triwulan I 2025 yang meningkat, terutama rumah tipe kecil, di tengah penurunan penjualan rumah tipe menengah dan besar,&amp;rdquo; ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resmi, Selasa (6/5/2025).&#13;
&#13;
Secara keseluruhan, penjualan unit properti residensial tercatat tumbuh sebesar 0,73 persen (yoy), meningkat dari kuartal sebelumnya yang tercatat kontraksi sebesar 15,09 persen (yoy).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sisi Pembiayaan&#13;
&#13;
Sementara dari sisi pembiayaan, survei menunjukkan bahwa sumber utama pendanaan untuk pembangunan properti residensial masih berasal dari dana internal pengembang, dengan pangsa mencapai 77,28 persen.&#13;
&#13;
Dari sisi konsumen, lanjut Ramdan, mayoritas pembelian rumah di pasar primer dilakukan melalui skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 70,68 persen dari total pembiayaa&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
