<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko AHY Ajak Bank Internasional Danai Proyek Infrastruktur RI</title><description>FGD ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to International Conference on Infrastructure (ICI) yang akan digelar dalam waktu dekat.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/09/320/3137867/menko-ahy-ajak-bank-internasional-danai-proyek-infrastruktur-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/09/320/3137867/menko-ahy-ajak-bank-internasional-danai-proyek-infrastruktur-ri"/><item><title>Menko AHY Ajak Bank Internasional Danai Proyek Infrastruktur RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/09/320/3137867/menko-ahy-ajak-bank-internasional-danai-proyek-infrastruktur-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/09/320/3137867/menko-ahy-ajak-bank-internasional-danai-proyek-infrastruktur-ri</guid><pubDate>Jum'at 09 Mei 2025 23:28 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/09/320/3137867/menko_ahy_ajak_bank_internasional_danai_proyek_infrastruktur_ri-eUiX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko AHY  bekerja sama dengan Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (Perbina) dan Standard Chartered menggelar Focus Group Discussion. (Foto: Okezone.com/Kemenko Infra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/09/320/3137867/menko_ahy_ajak_bank_internasional_danai_proyek_infrastruktur_ri-eUiX_large.jpg</image><title>Menko AHY  bekerja sama dengan Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (Perbina) dan Standard Chartered menggelar Focus Group Discussion. (Foto: Okezone.com/Kemenko Infra)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bekerja sama dengan Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (Perbina) dan Standard Chartered menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk &amp;ldquo;Unlocking Infrastructure Financing: Perspectives from International Financial Institutions&amp;rdquo; di Hotel Park Hyatt Jakarta.&#13;
&#13;
1. Bagian dari Road to &amp;nbsp;ICI&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa FGD ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to International Conference on Infrastructure (ICI) yang akan digelar dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
ICI adalah forum strategis yang akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga keuangan internasional, untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan mitra global dalam mendukung agenda pembangunan nasional, sebagaimana diarahkan oleh Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin menghadirkan ide-ide terbaik, best practices, dan lessons learned dari berbagai institusi internasional, khususnya di kawasan Asia Pasifik,&amp;rdquo; ujar Menko AHY, Jumat (9/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Dorong Perbankan Internasional&#13;
&#13;
Lebih lanjut, AHY menekankan pentingnya peran strategis perbankan internasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia. Ia berharap ICI tidak hanya mendorong pembiayaan, tetapi juga melahirkan kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita ingin memperkuat kemitraan jangka panjang. Itu yang lebih penting. Karena kita ingin Indonesia ini terus menjadi gravitasi baru di kawasan, serta pembangunannya terintegrasi dan semakin terhubung dengan dunia,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Pembangunan Progresif dan Inklusif di Era Presiden Prabowo&#13;
&#13;
AHY menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pembangunan infrastruktur akan diarahkan lebih progresif dan inklusif. Ia menekankan bahwa infrastruktur adalah fondasi utama transformasi menuju Indonesia yang makmur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita ingin membangun yang mencakup berbagai kewilayahan, karena tidak boleh ada satu kawasan, satu provinsi, atau satu daerah pun yang tertinggal. Semangatnya ada di situ,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bekerja sama dengan Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (Perbina) dan Standard Chartered menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk &amp;ldquo;Unlocking Infrastructure Financing: Perspectives from International Financial Institutions&amp;rdquo; di Hotel Park Hyatt Jakarta.&#13;
&#13;
1. Bagian dari Road to &amp;nbsp;ICI&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa FGD ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to International Conference on Infrastructure (ICI) yang akan digelar dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
ICI adalah forum strategis yang akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga keuangan internasional, untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan mitra global dalam mendukung agenda pembangunan nasional, sebagaimana diarahkan oleh Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin menghadirkan ide-ide terbaik, best practices, dan lessons learned dari berbagai institusi internasional, khususnya di kawasan Asia Pasifik,&amp;rdquo; ujar Menko AHY, Jumat (9/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Dorong Perbankan Internasional&#13;
&#13;
Lebih lanjut, AHY menekankan pentingnya peran strategis perbankan internasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia. Ia berharap ICI tidak hanya mendorong pembiayaan, tetapi juga melahirkan kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita ingin memperkuat kemitraan jangka panjang. Itu yang lebih penting. Karena kita ingin Indonesia ini terus menjadi gravitasi baru di kawasan, serta pembangunannya terintegrasi dan semakin terhubung dengan dunia,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Pembangunan Progresif dan Inklusif di Era Presiden Prabowo&#13;
&#13;
AHY menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pembangunan infrastruktur akan diarahkan lebih progresif dan inklusif. Ia menekankan bahwa infrastruktur adalah fondasi utama transformasi menuju Indonesia yang makmur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita ingin membangun yang mencakup berbagai kewilayahan, karena tidak boleh ada satu kawasan, satu provinsi, atau satu daerah pun yang tertinggal. Semangatnya ada di situ,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
