<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Kaget! Utang Indonesia Kini Tembus Rp7.101 Triliun</title><description>Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat meningkat pada kuartal I-2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/16/320/3139195/jangan-kaget-utang-indonesia-kini-tembus-rp7-101-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/16/320/3139195/jangan-kaget-utang-indonesia-kini-tembus-rp7-101-triliun"/><item><title>Jangan Kaget! Utang Indonesia Kini Tembus Rp7.101 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/16/320/3139195/jangan-kaget-utang-indonesia-kini-tembus-rp7-101-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/16/320/3139195/jangan-kaget-utang-indonesia-kini-tembus-rp7-101-triliun</guid><pubDate>Jum'at 16 Mei 2025 05:06 WIB</pubDate><dc:creator>Rahma Anhar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/15/320/3139195/utang_luar_negeri_indonesia_tercatat_meningkat-VzEh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Utang Luar Negeri Indonesia tercatat meningkat. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/15/320/3139195/utang_luar_negeri_indonesia_tercatat_meningkat-VzEh_large.jpg</image><title>Utang Luar Negeri Indonesia tercatat meningkat. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;&amp;ndash; Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat meningkat pada kuartal I-2025, dengan nilai mencapai USD430,4 miliar atau sekitar Rp7.101,5 triliun (kurs Rp16.529 per USD). Bank Indonesia mencatat, angka ini tumbuh 6,4% secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 4,3% pada kuartal IV-2024.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perkembangan posisi ULN tersebut bersumber dari sektor publik,&amp;rdquo; kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam rilis resmi yang disampaikan pada Kamis (15/5/2025).&#13;
&#13;
Utang luar negeri pemerintah tercatat meningkat menjadi USD206,9 miliar, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 7,6%, didorong oleh kenaikan dalam pinjaman serta investasi asing yang masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) internasional. Pihak pemerintah menegaskan bahwa pengelolaan utang dilakukan dengan hati-hati dan transparan untuk mendukung pembiayaan pembangunan.&#13;
&#13;
Di sisi lain, utang luar negeri sektor swasta mengalami penurunan sebesar 1,2%, dengan total utang sebesar USD195,5 miliar. Sektor industri pengolahan, jasa keuangan, listrik dan gas, serta pertambangan menjadi kontributor utama bagi utang swasta.&#13;
&#13;
Meski mengalami lonjakan, struktur ULN Indonesia tetap dianggap sehat. Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat 30,6%, dengan sebagian besar berasal dari utang jangka panjang. Bank Indonesia dan pemerintah bertekad untuk menjaga stabilitas ULN demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.&#13;
&#13;
Baca Selengkapnya : Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp7.101,5 Triliun di Kuartal I-2025&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;&amp;ndash; Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat meningkat pada kuartal I-2025, dengan nilai mencapai USD430,4 miliar atau sekitar Rp7.101,5 triliun (kurs Rp16.529 per USD). Bank Indonesia mencatat, angka ini tumbuh 6,4% secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 4,3% pada kuartal IV-2024.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perkembangan posisi ULN tersebut bersumber dari sektor publik,&amp;rdquo; kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam rilis resmi yang disampaikan pada Kamis (15/5/2025).&#13;
&#13;
Utang luar negeri pemerintah tercatat meningkat menjadi USD206,9 miliar, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 7,6%, didorong oleh kenaikan dalam pinjaman serta investasi asing yang masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) internasional. Pihak pemerintah menegaskan bahwa pengelolaan utang dilakukan dengan hati-hati dan transparan untuk mendukung pembiayaan pembangunan.&#13;
&#13;
Di sisi lain, utang luar negeri sektor swasta mengalami penurunan sebesar 1,2%, dengan total utang sebesar USD195,5 miliar. Sektor industri pengolahan, jasa keuangan, listrik dan gas, serta pertambangan menjadi kontributor utama bagi utang swasta.&#13;
&#13;
Meski mengalami lonjakan, struktur ULN Indonesia tetap dianggap sehat. Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat 30,6%, dengan sebagian besar berasal dari utang jangka panjang. Bank Indonesia dan pemerintah bertekad untuk menjaga stabilitas ULN demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.&#13;
&#13;
Baca Selengkapnya : Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp7.101,5 Triliun di Kuartal I-2025&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
