<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebut Efisiensi Anggaran Berlanjut di 2026</title><description>Sri Mulyani Indrawati menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan strategi efisiensi anggaran hingga tahun 2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/20/320/3140575/sri-mulyani-sebut-efisiensi-anggaran-berlanjut-di-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/20/320/3140575/sri-mulyani-sebut-efisiensi-anggaran-berlanjut-di-2026"/><item><title>Sri Mulyani Sebut Efisiensi Anggaran Berlanjut di 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/20/320/3140575/sri-mulyani-sebut-efisiensi-anggaran-berlanjut-di-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/20/320/3140575/sri-mulyani-sebut-efisiensi-anggaran-berlanjut-di-2026</guid><pubDate>Selasa 20 Mei 2025 20:47 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/20/320/3140575/menkeu_sri_mulyani-5djs_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani (Foto; Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/20/320/3140575/menkeu_sri_mulyani-5djs_large.jpeg</image><title>Menkeu Sri Mulyani (Foto; Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan strategi efisiensi anggaran hingga tahun 2026. Hal ini disampaikan menanggapi pertanyaan mengenai arahan Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi anggaran&#13;
&#13;
&amp;quot;Pasti dilakukan (efisiensi anggaran), itu tadi. Jadi kalau mau disampaikan, jawaban saya tegas iya dilakukan, gitu ya,&amp;quot; ujar Sri Mulyani usai Rapat Paripurna DPR penyerahan dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026, Selasa (20/5/2025).&#13;
&#13;
1. Langkah Efisiensi&#13;
&#13;
Langkah-langkah efisiensi ini akan dirancang berdasarkan delapan program prioritas yang tertuang dalam Asta Cita Presiden terpilih. Program-program tersebut akan dioptimalkan melalui berbagai inisiatif yang dikembangkan oleh kementerian dan lembaga, di bawah arahan langsung dari Presiden.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang telah diterapkan sebelumnya akan menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Terus Pantau Upaya Efisiensi&#13;
&#13;
Pemerintah akan terus memantau berbagai upaya efisiensi yang telah dilakukan, dan hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penting dalam menyusun pagu anggaran untuk tahun depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita masih akan terus memonitor berbagai langkah-langkah efisiensi dan dari hasil tersebut tentu nanti penyusunan APBN 2026 dengan menggunakan seluruh evaluasi tahun ini yang sudah dilakukan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sri Mulyani menambahkan bahwa proses evaluasi terhadap kinerja Kementerian dan Lembaga (K/L) masih berjalan dan diperkirakan akan selesai dalam sekitar dua bulan ke depan. Hasil evaluasi ini akan menjadi landasan krusial dalam menetapkan alokasi anggaran bagi setiap K/L untuk tahun anggaran 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan strategi efisiensi anggaran hingga tahun 2026. Hal ini disampaikan menanggapi pertanyaan mengenai arahan Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi anggaran&#13;
&#13;
&amp;quot;Pasti dilakukan (efisiensi anggaran), itu tadi. Jadi kalau mau disampaikan, jawaban saya tegas iya dilakukan, gitu ya,&amp;quot; ujar Sri Mulyani usai Rapat Paripurna DPR penyerahan dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026, Selasa (20/5/2025).&#13;
&#13;
1. Langkah Efisiensi&#13;
&#13;
Langkah-langkah efisiensi ini akan dirancang berdasarkan delapan program prioritas yang tertuang dalam Asta Cita Presiden terpilih. Program-program tersebut akan dioptimalkan melalui berbagai inisiatif yang dikembangkan oleh kementerian dan lembaga, di bawah arahan langsung dari Presiden.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang telah diterapkan sebelumnya akan menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Terus Pantau Upaya Efisiensi&#13;
&#13;
Pemerintah akan terus memantau berbagai upaya efisiensi yang telah dilakukan, dan hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penting dalam menyusun pagu anggaran untuk tahun depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita masih akan terus memonitor berbagai langkah-langkah efisiensi dan dari hasil tersebut tentu nanti penyusunan APBN 2026 dengan menggunakan seluruh evaluasi tahun ini yang sudah dilakukan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sri Mulyani menambahkan bahwa proses evaluasi terhadap kinerja Kementerian dan Lembaga (K/L) masih berjalan dan diperkirakan akan selesai dalam sekitar dua bulan ke depan. Hasil evaluasi ini akan menjadi landasan krusial dalam menetapkan alokasi anggaran bagi setiap K/L untuk tahun anggaran 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
