<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Saham Ini Paling Tertekan Minggu Ini, Ada yang Turun 42%</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepuluh saham dengan penurunan terbesar selama perdagangan pekan ini.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/24/278/3141567/10-saham-ini-paling-tertekan-minggu-ini-ada-yang-turun-42</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/24/278/3141567/10-saham-ini-paling-tertekan-minggu-ini-ada-yang-turun-42"/><item><title>10 Saham Ini Paling Tertekan Minggu Ini, Ada yang Turun 42%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/24/278/3141567/10-saham-ini-paling-tertekan-minggu-ini-ada-yang-turun-42</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/24/278/3141567/10-saham-ini-paling-tertekan-minggu-ini-ada-yang-turun-42</guid><pubDate>Sabtu 24 Mei 2025 08:35 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/24/278/3141567/ihsg-uHTe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emiten ini mengalami tekanan signifikan, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,5% . (Foto: okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/24/278/3141567/ihsg-uHTe_large.jpg</image><title>Emiten ini mengalami tekanan signifikan, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,5% . (Foto: okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepuluh saham dengan penurunan terbesar selama perdagangan pekan ini. Emiten ini mengalami tekanan signifikan, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,5% selama periode 19-23 Mei 2025.&#13;
&#13;
Peringkat pertama top 10 losers ditempati oleh saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI), terjun bebas sebesar 42,02%. Harga sahamnya anjlok dari Rp940 menjadi Rp545 per saham.&#13;
&#13;
Disusul oleh PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) yang menyusut 26,34% ke Rp193 dari posisi pekan sebelumnya di Rp262. Selanjutnya, PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) melemah 25,26% dari Rp95 ke Rp71.&#13;
&#13;
Emiten ritel PT Duta Intidaya Tbk (DAYA), pemilik gerai Watsons Indonesia, juga tergelincir 20% ke Rp1.120 dari sebelumnya Rp1.400. Sementara itu, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) tertekan 19,03% ke level Rp2.510 dari Rp3.100, menyusul tekanan harga pada komoditas sawit.&#13;
&#13;
Berdasarkan statistik BEI, Sabtu (24/5/2025), berikut adalah deretan 10 saham penghuni top losers sepekan:&#13;
&#13;
1. PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) merosot 42,02% ke Rp545 dari Rp940&#13;
&#13;
2. PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) menyusut 26,34% ke Rp193 dari Rp262&#13;
&#13;
3. PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) melemah 25,26% ke Rp71 dari Rp95&#13;
&#13;
4. PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) tergelincir 20,00% ke Rp1.120 dari Rp1.400&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) tertekan 19,03% ke Rp2.510 dari Rp3.100&#13;
&#13;
6. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) terkoreksi 16,87% ke Rp25.750 dari Rp30.975&#13;
&#13;
7. PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) melemah 15,81% ke Rp197 dari Rp234&#13;
&#13;
8. PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) tergelincir 13,64% ke Rp57 dari Rp66&#13;
&#13;
9. PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) turun 10,14% ke Rp62 dari Rp69&#13;
&#13;
10. PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) menurun 9,52% ke Rp570 dari Rp630&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepuluh saham dengan penurunan terbesar selama perdagangan pekan ini. Emiten ini mengalami tekanan signifikan, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,5% selama periode 19-23 Mei 2025.&#13;
&#13;
Peringkat pertama top 10 losers ditempati oleh saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI), terjun bebas sebesar 42,02%. Harga sahamnya anjlok dari Rp940 menjadi Rp545 per saham.&#13;
&#13;
Disusul oleh PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) yang menyusut 26,34% ke Rp193 dari posisi pekan sebelumnya di Rp262. Selanjutnya, PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) melemah 25,26% dari Rp95 ke Rp71.&#13;
&#13;
Emiten ritel PT Duta Intidaya Tbk (DAYA), pemilik gerai Watsons Indonesia, juga tergelincir 20% ke Rp1.120 dari sebelumnya Rp1.400. Sementara itu, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) tertekan 19,03% ke level Rp2.510 dari Rp3.100, menyusul tekanan harga pada komoditas sawit.&#13;
&#13;
Berdasarkan statistik BEI, Sabtu (24/5/2025), berikut adalah deretan 10 saham penghuni top losers sepekan:&#13;
&#13;
1. PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) merosot 42,02% ke Rp545 dari Rp940&#13;
&#13;
2. PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) menyusut 26,34% ke Rp193 dari Rp262&#13;
&#13;
3. PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) melemah 25,26% ke Rp71 dari Rp95&#13;
&#13;
4. PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) tergelincir 20,00% ke Rp1.120 dari Rp1.400&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) tertekan 19,03% ke Rp2.510 dari Rp3.100&#13;
&#13;
6. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) terkoreksi 16,87% ke Rp25.750 dari Rp30.975&#13;
&#13;
7. PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) melemah 15,81% ke Rp197 dari Rp234&#13;
&#13;
8. PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) tergelincir 13,64% ke Rp57 dari Rp66&#13;
&#13;
9. PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) turun 10,14% ke Rp62 dari Rp69&#13;
&#13;
10. PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) menurun 9,52% ke Rp570 dari Rp630&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
