<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peluang Investasi Energi RI Capai Rp2.967 Triliun, Fokus di Pembangkit EBT&amp;nbsp;</title><description>Bahlil menyampaikan bahwa rencana penambahan pembangkit listrik tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua tahap&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/26/320/3142153/peluang-investasi-energi-ri-capai-rp2-967-triliun-fokus-di-pembangkit-ebt-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/26/320/3142153/peluang-investasi-energi-ri-capai-rp2-967-triliun-fokus-di-pembangkit-ebt-nbsp"/><item><title>Peluang Investasi Energi RI Capai Rp2.967 Triliun, Fokus di Pembangkit EBT&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/26/320/3142153/peluang-investasi-energi-ri-capai-rp2-967-triliun-fokus-di-pembangkit-ebt-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/26/320/3142153/peluang-investasi-energi-ri-capai-rp2-967-triliun-fokus-di-pembangkit-ebt-nbsp</guid><pubDate>Senin 26 Mei 2025 19:13 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/26/320/3142153/plts-1i2o_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI Buka Peluang Investasi Rp2.967 triliun dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik. (Foto: Okezone.com/PLN) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/26/320/3142153/plts-1i2o_large.jpg</image><title>RI Buka Peluang Investasi Rp2.967 triliun dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik. (Foto: Okezone.com/PLN) </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan total peluang investasi mencapai Rp2.967 triliun dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025&amp;ndash;2034.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peluang investasi RUPTL 2025&amp;ndash;2034 sebesar Rp2.967,4 triliun,&amp;rdquo; ucap Bahlil, dikutip dari Antara, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/5/2025).&#13;
&#13;
1. Investasi Tenaga Listrik RI&#13;
&#13;
Adapun peluang investasi tersebut terdiri dari:&#13;
&#13;
- Investasi di pembangkit listrik sebesar Rp2.133,7 triliun&#13;
&#13;
- Investasi di penyaluran listrik sebesar Rp565,3 triliun&#13;
&#13;
- Investasi untuk pemeliharaan dan bunga selama konstruksi sebesar Rp268,4 triliun.&#13;
&#13;
Bahlil menyampaikan bahwa rencana penambahan pembangkit listrik tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua tahap, yakni 5 tahun pertama dan 5 tahun kedua.&#13;
&#13;
Pada periode lima tahun pertama, yakni 2025&amp;ndash;2029, total investasi sebesar Rp1.173,94 triliun, dan sebesar Rp1.793,48 triliun untuk tahap kedua, yakni pada periode 2030&amp;ndash;2034.&#13;
&#13;
2. Investasi Energi Terbarukan&#13;
&#13;
Sekitar 73% dari peluang investasi untuk pembangkit dialokasikan untuk partisipasi Independent Power Producer (IPP) atau pembangkit listrik swasta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Khusus untuk pembangkit IPP-nya (Independent Power Producer/pembangkit swasta), sebesar Rp1.566,14 triliun, ini yang swasta, artinya investasi swasta,&amp;rdquo; kata Bahlil.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan rincian, untuk pembangkit listrik yang berasal dari energi baru dan terbarukan sebesar Rp1.341,8 triliun dan non-EBT Rp224,3 triliun.&#13;
&#13;
Sedangkan, investasi dari PLN sebesar Rp567,6 triliun, dengan rincian untuk pembangkit EBT sebesar Rp340,6 triliun dan non-EBT sebesar Rp227 triliun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari RUPTL ini, penyerapan tenaga kerja kurang lebih sekitar 1,7 juta supaya Indonesia terang. Kami bikin terang beneran ini,&amp;rdquo; kata Bahlil.&#13;
&#13;
3. Target Tambahan Listrik RI&#13;
&#13;
Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025&amp;ndash;2034, termaktub target penambahan kapasitas pembangkit listrik sebesar 69,5 gigawatt (GW).&#13;
&#13;
Sebesar 61% dari penambahan pembangkit listrik, yakni 42,6 GW, berasal dari EBT; 15% atau 10,3 GW merupakan storage atau penyimpanan; serta 24% atau sebesar 16,6 GW dari tambahan pembangkit listrik merupakan energi yang berasal dari sumber daya fosil, seperti gas dan batu bara.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan total peluang investasi mencapai Rp2.967 triliun dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025&amp;ndash;2034.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peluang investasi RUPTL 2025&amp;ndash;2034 sebesar Rp2.967,4 triliun,&amp;rdquo; ucap Bahlil, dikutip dari Antara, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/5/2025).&#13;
&#13;
1. Investasi Tenaga Listrik RI&#13;
&#13;
Adapun peluang investasi tersebut terdiri dari:&#13;
&#13;
- Investasi di pembangkit listrik sebesar Rp2.133,7 triliun&#13;
&#13;
- Investasi di penyaluran listrik sebesar Rp565,3 triliun&#13;
&#13;
- Investasi untuk pemeliharaan dan bunga selama konstruksi sebesar Rp268,4 triliun.&#13;
&#13;
Bahlil menyampaikan bahwa rencana penambahan pembangkit listrik tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua tahap, yakni 5 tahun pertama dan 5 tahun kedua.&#13;
&#13;
Pada periode lima tahun pertama, yakni 2025&amp;ndash;2029, total investasi sebesar Rp1.173,94 triliun, dan sebesar Rp1.793,48 triliun untuk tahap kedua, yakni pada periode 2030&amp;ndash;2034.&#13;
&#13;
2. Investasi Energi Terbarukan&#13;
&#13;
Sekitar 73% dari peluang investasi untuk pembangkit dialokasikan untuk partisipasi Independent Power Producer (IPP) atau pembangkit listrik swasta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Khusus untuk pembangkit IPP-nya (Independent Power Producer/pembangkit swasta), sebesar Rp1.566,14 triliun, ini yang swasta, artinya investasi swasta,&amp;rdquo; kata Bahlil.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan rincian, untuk pembangkit listrik yang berasal dari energi baru dan terbarukan sebesar Rp1.341,8 triliun dan non-EBT Rp224,3 triliun.&#13;
&#13;
Sedangkan, investasi dari PLN sebesar Rp567,6 triliun, dengan rincian untuk pembangkit EBT sebesar Rp340,6 triliun dan non-EBT sebesar Rp227 triliun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari RUPTL ini, penyerapan tenaga kerja kurang lebih sekitar 1,7 juta supaya Indonesia terang. Kami bikin terang beneran ini,&amp;rdquo; kata Bahlil.&#13;
&#13;
3. Target Tambahan Listrik RI&#13;
&#13;
Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025&amp;ndash;2034, termaktub target penambahan kapasitas pembangkit listrik sebesar 69,5 gigawatt (GW).&#13;
&#13;
Sebesar 61% dari penambahan pembangkit listrik, yakni 42,6 GW, berasal dari EBT; 15% atau 10,3 GW merupakan storage atau penyimpanan; serta 24% atau sebesar 16,6 GW dari tambahan pembangkit listrik merupakan energi yang berasal dari sumber daya fosil, seperti gas dan batu bara.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
