<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rosan Buka Suara soal Ray Dalio Batal Gabung Danantara</title><description>Rosan Roeslani membantah kabar Ray Dalio batal bergabung dengan Danantara.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/28/320/3142772/rosan-buka-suara-soal-ray-dalio-batal-gabung-danantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/28/320/3142772/rosan-buka-suara-soal-ray-dalio-batal-gabung-danantara"/><item><title>Rosan Buka Suara soal Ray Dalio Batal Gabung Danantara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/28/320/3142772/rosan-buka-suara-soal-ray-dalio-batal-gabung-danantara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/28/320/3142772/rosan-buka-suara-soal-ray-dalio-batal-gabung-danantara</guid><pubDate>Rabu 28 Mei 2025 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/28/320/3142772/ceo_danantara-fLyU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Danantara Rosan soal Ray Dalio (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/28/320/3142772/ceo_danantara-fLyU_large.jpg</image><title>CEO Danantara Rosan soal Ray Dalio (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani membantah kabar Ray Dalio batal bergabung dengan Danantara.&#13;
&#13;
1. Investor Amerika Serikat&#13;
&#13;
Rosan mengaku bahwa dirinya baru saja bertemu tim investor asal Amerika Serikat itu pada pekan lalu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya baru minggu lalu ketemu timnya, adiknya juga, Mark Dalio. Kita pembicaraan berjalan lancar. Wah kemarin baru ketemu sama timnya, baru Zoom juga. Enggak, enggak, enggak ada itu (batal),&amp;rdquo; kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/5/2025).&#13;
&#13;
Saat dikonfirmasi kembali oleh awak media, apakah nama Ray Dalio masih ada jajaran tim Danantara, Rosan pun menegaskan masih ada.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya (masih ada di tim). Kemarin, baru minggu lalu baru ketemu sama timnya, whole team,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tak Jadi Penasihat Danantara&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ray Dalio tidak akan menjadi penasihat Daya Anagata Nusantara (Danantara), Sovereign Wealth Fund (SWF) baru Indonesia bentukan Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini disampaikan orang-orang terdekat dan hanya dua bulan setelah keterlibatan Ray Dalio diumumkan.&#13;
&#13;
Miliarder sekaligus pendiri Bridgewater Associates tersebut memilih untuk tidak menjadi anggota dewan penasihat Danantara bahkan ketika SWF tersebut secara terbuka menggembar-gemborkan pengangkatannya bersama empat pemimpin bisnis dan politik terkemuka lainnya pada bulan Maret. Alasannya tidak jelas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketidakhadiran Dalio merupakan kemunduran lain bagi salah satu inisiatif andalan Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang saat ini mencoba untuk meningkatkan perekonomian,&amp;quot; kata orang-orang tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya dilansir Bloomberg, Jakarta.&#13;
&#13;
3. Kelola Perusahaan BUMN&#13;
&#13;
Danantara yang bertugas mengelola perusahaan-perusahaan milik negara yang kuat di Indonesia dan dividen mereka yang bernilai miliaran dolar dibayangi kekhawatiran soal transparansi dan arah strategis.&#13;
&#13;
Hal itu berkontribusi terhadap volatilitas di pasar keuangan negara pada saat kebijakan presiden lainnya masih terbentuk.&#13;
&#13;
Presentasi Danantara pada bulan Mei di depan sekelompok eksekutif bisnis asing di Jakarta menunjukkan dewan penasihat beranggotakan empat orang yang tidak menyertakan Dalio.&#13;
&#13;
Jajaran tersebut di antaranya ekonom Jeffrey Sachs, pensiunan manajer dana Chapman Taylor, mantan perdana menteri Thailand Thaksin Shinawatra dan mantan kepala Asia Credit Suisse Group AG Helman Sitohang&#13;
&#13;
Dalio menolak berkomentar melalui juru bicaranya. Taylor mengonfirmasi perannya di profil LinkedIn-nya sementara Sachs mengatakan dia &amp;quot;setuju atas dasar pro bono, tanpa kompensasi apa pun&amp;quot; dan akan memberikan pandangan ekonomi sebagai penasihat. Sitonghang dan Thaksin tidak segera tersedia untuk berkomentar.&#13;
&#13;
Juru bicara Danantara Kania Sutisnawinata mengatakan dalam sebuah email saat ini sedang dalam proses menyelesaikan program-programnya dan menyempurnakan rencana bisnisnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia tidak mengomentari status peran Dalio atau mengapa dia dihilangkan dari presentasi slide.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani membantah kabar Ray Dalio batal bergabung dengan Danantara.&#13;
&#13;
1. Investor Amerika Serikat&#13;
&#13;
Rosan mengaku bahwa dirinya baru saja bertemu tim investor asal Amerika Serikat itu pada pekan lalu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya baru minggu lalu ketemu timnya, adiknya juga, Mark Dalio. Kita pembicaraan berjalan lancar. Wah kemarin baru ketemu sama timnya, baru Zoom juga. Enggak, enggak, enggak ada itu (batal),&amp;rdquo; kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/5/2025).&#13;
&#13;
Saat dikonfirmasi kembali oleh awak media, apakah nama Ray Dalio masih ada jajaran tim Danantara, Rosan pun menegaskan masih ada.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya (masih ada di tim). Kemarin, baru minggu lalu baru ketemu sama timnya, whole team,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tak Jadi Penasihat Danantara&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ray Dalio tidak akan menjadi penasihat Daya Anagata Nusantara (Danantara), Sovereign Wealth Fund (SWF) baru Indonesia bentukan Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini disampaikan orang-orang terdekat dan hanya dua bulan setelah keterlibatan Ray Dalio diumumkan.&#13;
&#13;
Miliarder sekaligus pendiri Bridgewater Associates tersebut memilih untuk tidak menjadi anggota dewan penasihat Danantara bahkan ketika SWF tersebut secara terbuka menggembar-gemborkan pengangkatannya bersama empat pemimpin bisnis dan politik terkemuka lainnya pada bulan Maret. Alasannya tidak jelas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketidakhadiran Dalio merupakan kemunduran lain bagi salah satu inisiatif andalan Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang saat ini mencoba untuk meningkatkan perekonomian,&amp;quot; kata orang-orang tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya dilansir Bloomberg, Jakarta.&#13;
&#13;
3. Kelola Perusahaan BUMN&#13;
&#13;
Danantara yang bertugas mengelola perusahaan-perusahaan milik negara yang kuat di Indonesia dan dividen mereka yang bernilai miliaran dolar dibayangi kekhawatiran soal transparansi dan arah strategis.&#13;
&#13;
Hal itu berkontribusi terhadap volatilitas di pasar keuangan negara pada saat kebijakan presiden lainnya masih terbentuk.&#13;
&#13;
Presentasi Danantara pada bulan Mei di depan sekelompok eksekutif bisnis asing di Jakarta menunjukkan dewan penasihat beranggotakan empat orang yang tidak menyertakan Dalio.&#13;
&#13;
Jajaran tersebut di antaranya ekonom Jeffrey Sachs, pensiunan manajer dana Chapman Taylor, mantan perdana menteri Thailand Thaksin Shinawatra dan mantan kepala Asia Credit Suisse Group AG Helman Sitohang&#13;
&#13;
Dalio menolak berkomentar melalui juru bicaranya. Taylor mengonfirmasi perannya di profil LinkedIn-nya sementara Sachs mengatakan dia &amp;quot;setuju atas dasar pro bono, tanpa kompensasi apa pun&amp;quot; dan akan memberikan pandangan ekonomi sebagai penasihat. Sitonghang dan Thaksin tidak segera tersedia untuk berkomentar.&#13;
&#13;
Juru bicara Danantara Kania Sutisnawinata mengatakan dalam sebuah email saat ini sedang dalam proses menyelesaikan program-programnya dan menyempurnakan rencana bisnisnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia tidak mengomentari status peran Dalio atau mengapa dia dihilangkan dari presentasi slide.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
