<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan Gelar Syukuran Stok Beras Tembus 4 Juta Ton</title><description>Andi Amran Sulaiman menggelar tasyakuran sederhana di kediaman pribadinya di kawasan Pengadegan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/30/320/3143306/mentan-gelar-syukuran-stok-beras-tembus-4-juta-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/30/320/3143306/mentan-gelar-syukuran-stok-beras-tembus-4-juta-ton"/><item><title>Mentan Gelar Syukuran Stok Beras Tembus 4 Juta Ton</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/30/320/3143306/mentan-gelar-syukuran-stok-beras-tembus-4-juta-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/30/320/3143306/mentan-gelar-syukuran-stok-beras-tembus-4-juta-ton</guid><pubDate>Jum'at 30 Mei 2025 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/30/320/3143306/mentan_amran-G9yS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Amran Gelar Syukuran (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/30/320/3143306/mentan_amran-G9yS_large.jpg</image><title>Mentan Amran Gelar Syukuran (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar tasyakuran sederhana di kediaman pribadinya di kawasan Pengadegan, Jakarta, Jumat (30/5/2025). Hal ini sebagai bentuk rasa syukur atas Capaian Beras Pemerintah (CBP) yang menembus angka 4 juta ton angka tertinggi dalam 57 tahun terakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan kerja satu orang tapi kerja kita semua sebagai anak bangsa. Hari ini stok kita 4 juta seribu, 4 juta seribu lebih ya. Tadi 4 juta ton kita sudah capai, yang terpenting adalah perlu kami jelaskan bahwasannya 5 bulan ini pengadaan kita 2,4 juta ton itu dalam negeri,&amp;rdquo; ungkap Amran usai acara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Stok Beras&#13;
&#13;
Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 100 anak yatim dan para hafiz Al-Quran, serta sejumlah pimpinan BUMN di sektor pangan. Tampak hadir di antaranya Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) Rahmad Pribadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita syukuran kecil-kecilan bersama anak yatim piatu, bersama anak-anak kita yang hafiz Al-Quran, yang hafal Al-Quran. Kita bersyukur, kita berdoa bersama semoga ke depan lebih baik daripada hari kemarin,&amp;rdquo; ujar Amran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun per hari ini pukul 11.38 WIB, stok beras yang ada di Perum Bulog mencapai 4.001.279 ton. Ini disebut sebagai yang tertinggi selama 57 tahun terakhir.&#13;
&#13;
Amran mengatakan, stok beras RI pernah mencapai 3 juta ton pada tahun 1984 ketika Soeharto masih menjabat sebagai presiden.&#13;
&#13;
Saat itu, Soeharto mendapatkan penghargaan dari Food and Agriculture Organization (FAO).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perlu diingat bahwa tahun 1984 itu penduduk Indonesia 161 juta. Sekarang ini 284 juta. Artinya ini betul-betul hasil kerja keras atas gagasan besar Bapak Presiden,&amp;quot; kata Amran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, ia mengatakan pengadaan beras dalam negeri telah mencapai 2.407.863 ton per 30 Mei 2025 pukul 11.43 WIB. Dimana angka ini sudah mencapai 80,26 persen dari target 3 juta ton.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengadaan kita itu 2,4 juta ton dalam negeri selama 5 bulan. Dulunya itu hanya 1,2 juta ton selama 12 bulan. Artinya apa? Ini adalah kemajuan signifikan,&amp;quot; ucap Amran.&#13;
&#13;
2. Dukungan dari Berbagai Pihak&#13;
&#13;
Mentan juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung capaian tersebut, mulai dari para petani, TNI, Polri, BUMN, Kejaksaan Agung, hingga para kepala daerah.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar tasyakuran sederhana di kediaman pribadinya di kawasan Pengadegan, Jakarta, Jumat (30/5/2025). Hal ini sebagai bentuk rasa syukur atas Capaian Beras Pemerintah (CBP) yang menembus angka 4 juta ton angka tertinggi dalam 57 tahun terakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan kerja satu orang tapi kerja kita semua sebagai anak bangsa. Hari ini stok kita 4 juta seribu, 4 juta seribu lebih ya. Tadi 4 juta ton kita sudah capai, yang terpenting adalah perlu kami jelaskan bahwasannya 5 bulan ini pengadaan kita 2,4 juta ton itu dalam negeri,&amp;rdquo; ungkap Amran usai acara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Stok Beras&#13;
&#13;
Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 100 anak yatim dan para hafiz Al-Quran, serta sejumlah pimpinan BUMN di sektor pangan. Tampak hadir di antaranya Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) Rahmad Pribadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita syukuran kecil-kecilan bersama anak yatim piatu, bersama anak-anak kita yang hafiz Al-Quran, yang hafal Al-Quran. Kita bersyukur, kita berdoa bersama semoga ke depan lebih baik daripada hari kemarin,&amp;rdquo; ujar Amran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun per hari ini pukul 11.38 WIB, stok beras yang ada di Perum Bulog mencapai 4.001.279 ton. Ini disebut sebagai yang tertinggi selama 57 tahun terakhir.&#13;
&#13;
Amran mengatakan, stok beras RI pernah mencapai 3 juta ton pada tahun 1984 ketika Soeharto masih menjabat sebagai presiden.&#13;
&#13;
Saat itu, Soeharto mendapatkan penghargaan dari Food and Agriculture Organization (FAO).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perlu diingat bahwa tahun 1984 itu penduduk Indonesia 161 juta. Sekarang ini 284 juta. Artinya ini betul-betul hasil kerja keras atas gagasan besar Bapak Presiden,&amp;quot; kata Amran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, ia mengatakan pengadaan beras dalam negeri telah mencapai 2.407.863 ton per 30 Mei 2025 pukul 11.43 WIB. Dimana angka ini sudah mencapai 80,26 persen dari target 3 juta ton.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengadaan kita itu 2,4 juta ton dalam negeri selama 5 bulan. Dulunya itu hanya 1,2 juta ton selama 12 bulan. Artinya apa? Ini adalah kemajuan signifikan,&amp;quot; ucap Amran.&#13;
&#13;
2. Dukungan dari Berbagai Pihak&#13;
&#13;
Mentan juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung capaian tersebut, mulai dari para petani, TNI, Polri, BUMN, Kejaksaan Agung, hingga para kepala daerah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
