<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Dana Cadangan Rp255 Triliun Jamin Simpanan Nasabah Bank</title><description>Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pihaknya masih mempunyai dana cadangan sekitar Rp255 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/31/320/3143555/ada-dana-cadangan-rp255-triliun-jamin-simpanan-nasabah-bank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/05/31/320/3143555/ada-dana-cadangan-rp255-triliun-jamin-simpanan-nasabah-bank"/><item><title>Ada Dana Cadangan Rp255 Triliun Jamin Simpanan Nasabah Bank</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/05/31/320/3143555/ada-dana-cadangan-rp255-triliun-jamin-simpanan-nasabah-bank</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/05/31/320/3143555/ada-dana-cadangan-rp255-triliun-jamin-simpanan-nasabah-bank</guid><pubDate>Sabtu 31 Mei 2025 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Ameiliani Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/31/320/3143555/simpanan_uang-WSIN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simpanan Uang LPS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/31/320/3143555/simpanan_uang-WSIN_large.jpg</image><title>Simpanan Uang LPS (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pihaknya masih mempunyai dana cadangan sekitar Rp255 triliun untuk menjamin simpanan nasabah bank.&#13;
&#13;
1. Beragam Instrumen&#13;
&#13;
Dana tersebut diletakkan di beragam instrumen investasi mulai dari obligasi hingga valuta asing (valas).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagian ditaruh di obligasi, sebagian ada cash, sebagian obligasi dolar, sebagian obligasi pemerintah. Semua pemerintah ya, dolar maupun yang rupiah, baik konvensional maupun syariah,&amp;quot; ujar Purbaya di Jakarta, Sabtu (31/5/2025).&#13;
&#13;
simpananIa menilai total dana yang dimiliki masih cukup untuk menjamin simpanan di sektor perbankan Tanah Air saat ini.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Purbaya menuturkan bahwa alokasi dana cadangan itu kemungkinan masih akan bertambah hingga Rp270 triliun di akhir tahun.&#13;
&#13;
Sebab, sektor finansial saat ini tengah mengalami pertumbuhan pesat ditandai dengan kinerja dana pihak ketiga (DPK) yang kian membaik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi dalam 5 tahun terakhir, LPS meningkatkan uangnya atau asetnya dari Rp130-an (triliun) ke Rp200-an (triliun). Dua kali lipat dalam 5 tahun,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
2. OJK Catat Pertumbuhan DPK&#13;
&#13;
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan DPK per Maret 2025 mencapai 4,75 persen secara tahunan (yoy).&#13;
&#13;
Sementara, LPS memproyeksikan DPK akan tumbuh mencapai 6 persen hingga akhir 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ekonominya masih tumbuh, dan perbankannya juga tumbuh. DPK-nya tumbuh terus rata-rata 6 persen. Jadi uang kita cukup banyak,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pihaknya masih mempunyai dana cadangan sekitar Rp255 triliun untuk menjamin simpanan nasabah bank.&#13;
&#13;
1. Beragam Instrumen&#13;
&#13;
Dana tersebut diletakkan di beragam instrumen investasi mulai dari obligasi hingga valuta asing (valas).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagian ditaruh di obligasi, sebagian ada cash, sebagian obligasi dolar, sebagian obligasi pemerintah. Semua pemerintah ya, dolar maupun yang rupiah, baik konvensional maupun syariah,&amp;quot; ujar Purbaya di Jakarta, Sabtu (31/5/2025).&#13;
&#13;
simpananIa menilai total dana yang dimiliki masih cukup untuk menjamin simpanan di sektor perbankan Tanah Air saat ini.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Purbaya menuturkan bahwa alokasi dana cadangan itu kemungkinan masih akan bertambah hingga Rp270 triliun di akhir tahun.&#13;
&#13;
Sebab, sektor finansial saat ini tengah mengalami pertumbuhan pesat ditandai dengan kinerja dana pihak ketiga (DPK) yang kian membaik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi dalam 5 tahun terakhir, LPS meningkatkan uangnya atau asetnya dari Rp130-an (triliun) ke Rp200-an (triliun). Dua kali lipat dalam 5 tahun,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
2. OJK Catat Pertumbuhan DPK&#13;
&#13;
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan DPK per Maret 2025 mencapai 4,75 persen secara tahunan (yoy).&#13;
&#13;
Sementara, LPS memproyeksikan DPK akan tumbuh mencapai 6 persen hingga akhir 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ekonominya masih tumbuh, dan perbankannya juga tumbuh. DPK-nya tumbuh terus rata-rata 6 persen. Jadi uang kita cukup banyak,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
