<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nilai Tukar Petani Naik Tipis Sepanjang Mei 2025&amp;nbsp;</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) pada Mei 2025 sebesar 121,15, atau naik 0,07%&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/02/320/3143924/nilai-tukar-petani-naik-tipis-sepanjang-mei-2025-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/02/320/3143924/nilai-tukar-petani-naik-tipis-sepanjang-mei-2025-nbsp"/><item><title>Nilai Tukar Petani Naik Tipis Sepanjang Mei 2025&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/02/320/3143924/nilai-tukar-petani-naik-tipis-sepanjang-mei-2025-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/02/320/3143924/nilai-tukar-petani-naik-tipis-sepanjang-mei-2025-nbsp</guid><pubDate>Senin 02 Juni 2025 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/02/320/3143924/petani-KMSy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nilai Tukar Petani Naik. (Foto: Okezone.com/Bulog)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/02/320/3143924/petani-KMSy_large.jpg</image><title>Nilai Tukar Petani Naik. (Foto: Okezone.com/Bulog)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) pada Mei 2025 sebesar 121,15, atau naik 0,07% dibandingkan April 2025. Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) turun sebesar 0,20%, sementara indeks harga yang dibayar petani (Ib) turun lebih dalam, yakni sebesar 0,31%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komoditas yang dominan memengaruhi penurunan indeks harga yang diterima petani nasional adalah cabai rawit, bawang merah, cabai merah, dan kelapa sawit,&amp;quot; kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam rilis BPS di Jakarta, Senin (2/6/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan subsektor, penurunan NTP terdalam terjadi pada subsektor tanaman hortikultura.&#13;
&#13;
&amp;quot;Subsektor tanaman hortikultura mengalami penurunan NTP sebesar 8,07%. Hal ini karena It turun sebesar 8,36%, lebih dalam dibandingkan penurunan Ib sebesar 0,31%,&amp;quot; ungkap Pudji.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan memengaruhi penurunan indeks harga yang diterima petani pada subsektor ini adalah cabai rawit, bawang merah, cabai merah, dan kentang.&#13;
&#13;
Sementara itu, nilai tukar nelayan mengalami penurunan sebesar 0,06%. Hal ini disebabkan oleh penurunan It sebesar 0,27%, yang lebih dalam dibandingkan penurunan Ib sebesar 0,22%.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan memengaruhi penurunan Ib adalah tongkol, selar, katamba, dan cakalang.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) pada Mei 2025 sebesar 121,15, atau naik 0,07% dibandingkan April 2025. Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) turun sebesar 0,20%, sementara indeks harga yang dibayar petani (Ib) turun lebih dalam, yakni sebesar 0,31%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komoditas yang dominan memengaruhi penurunan indeks harga yang diterima petani nasional adalah cabai rawit, bawang merah, cabai merah, dan kelapa sawit,&amp;quot; kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam rilis BPS di Jakarta, Senin (2/6/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan subsektor, penurunan NTP terdalam terjadi pada subsektor tanaman hortikultura.&#13;
&#13;
&amp;quot;Subsektor tanaman hortikultura mengalami penurunan NTP sebesar 8,07%. Hal ini karena It turun sebesar 8,36%, lebih dalam dibandingkan penurunan Ib sebesar 0,31%,&amp;quot; ungkap Pudji.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan memengaruhi penurunan indeks harga yang diterima petani pada subsektor ini adalah cabai rawit, bawang merah, cabai merah, dan kentang.&#13;
&#13;
Sementara itu, nilai tukar nelayan mengalami penurunan sebesar 0,06%. Hal ini disebabkan oleh penurunan It sebesar 0,27%, yang lebih dalam dibandingkan penurunan Ib sebesar 0,22%.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan memengaruhi penurunan Ib adalah tongkol, selar, katamba, dan cakalang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
