<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Dibuka Naik, Negosiasi Dagang AS-China Pacu Optimisme Pasar</title><description>Indeks bursa saham Amerika Serikat dibuka menguat pada awal Senin (9/6/2025), didorong optimisme investor terhadap.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/09/278/3145912/wall-street-dibuka-naik-negosiasi-dagang-as-china-pacu-optimisme-pasar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/09/278/3145912/wall-street-dibuka-naik-negosiasi-dagang-as-china-pacu-optimisme-pasar"/><item><title>Wall Street Dibuka Naik, Negosiasi Dagang AS-China Pacu Optimisme Pasar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/09/278/3145912/wall-street-dibuka-naik-negosiasi-dagang-as-china-pacu-optimisme-pasar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/09/278/3145912/wall-street-dibuka-naik-negosiasi-dagang-as-china-pacu-optimisme-pasar</guid><pubDate>Senin 09 Juni 2025 21:33 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/09/278/3145912/wall_street_menguat-O1dk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street Menguat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/09/278/3145912/wall_street_menguat-O1dk_large.jpg</image><title>Wall Street Menguat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks bursa saham Amerika Serikat dibuka menguat pada awal Senin (9/6/2025), didorong optimisme investor terhadap dimulainya kembali perundingan dagang antara Amerika Serikat dan China yang digelar di London.&#13;
&#13;
Dow Jones Industrial Average naik 0,11 persen, S&amp;amp;P 500 tumbuh 0,16 persen, dan Nasdaq menguat 0,09 persen.&#13;
&#13;
1. Mulai Pembicaraan&#13;
&#13;
Seorang sumber dari AS menyebutkan bahwa pejabat tinggi kedua negara telah memulai pembicaraan di Lancaster House, London.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pertemuan ini bertujuan menyelesaikan sejumlah isu yang belum tuntas dalam kesepakatan awal yang dicapai bulan lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kontak langsung antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping juga telah terjadi empat hari sebelumnya melalui sambungan telepon.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembicaraan ini masih akan memakan waktu sebelum terlihat apakah benar-benar ada kemajuan yang signifikan. Namun, sebagian besar investor tetap optimistis akan ada hasil positif,&amp;rdquo; kata Founder Andersen Capital Management, Peter Andersen, dilansir Investing, Senin (9/6/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Berupaya Capai Kesepakatan&#13;
&#13;
Penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, mengatakan negosiator AS berupaya mencapai kesepakatan, sebagai bentuk persetujuan atas ekspor mineral tanah jarang dan magnet dari China ke AS.&#13;
&#13;
Kinerja kuat pasar saham pada Mei juga ditopang oleh laporan keuangan perusahaan yang positif. Lembaga keuangan Citi menaikkan proyeksi akhir tahun untuk indeks S&amp;amp;P 500 menjadi 6.300 dari sebelumnya 5.800,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, fokus investor minggu ini juga akan tertuju pada data inflasi periode Mei dan klaim pengangguran mingguan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan data LSEG, pelaku pasar memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga sebesar 46 basis poin hingga akhir 2025. Terdapat peluang sebesar 55 persen, bahwa Federal Reseve akan mulai memangkas Fed Rate&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks bursa saham Amerika Serikat dibuka menguat pada awal Senin (9/6/2025), didorong optimisme investor terhadap dimulainya kembali perundingan dagang antara Amerika Serikat dan China yang digelar di London.&#13;
&#13;
Dow Jones Industrial Average naik 0,11 persen, S&amp;amp;P 500 tumbuh 0,16 persen, dan Nasdaq menguat 0,09 persen.&#13;
&#13;
1. Mulai Pembicaraan&#13;
&#13;
Seorang sumber dari AS menyebutkan bahwa pejabat tinggi kedua negara telah memulai pembicaraan di Lancaster House, London.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pertemuan ini bertujuan menyelesaikan sejumlah isu yang belum tuntas dalam kesepakatan awal yang dicapai bulan lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kontak langsung antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping juga telah terjadi empat hari sebelumnya melalui sambungan telepon.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembicaraan ini masih akan memakan waktu sebelum terlihat apakah benar-benar ada kemajuan yang signifikan. Namun, sebagian besar investor tetap optimistis akan ada hasil positif,&amp;rdquo; kata Founder Andersen Capital Management, Peter Andersen, dilansir Investing, Senin (9/6/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Berupaya Capai Kesepakatan&#13;
&#13;
Penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, mengatakan negosiator AS berupaya mencapai kesepakatan, sebagai bentuk persetujuan atas ekspor mineral tanah jarang dan magnet dari China ke AS.&#13;
&#13;
Kinerja kuat pasar saham pada Mei juga ditopang oleh laporan keuangan perusahaan yang positif. Lembaga keuangan Citi menaikkan proyeksi akhir tahun untuk indeks S&amp;amp;P 500 menjadi 6.300 dari sebelumnya 5.800,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, fokus investor minggu ini juga akan tertuju pada data inflasi periode Mei dan klaim pengangguran mingguan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan data LSEG, pelaku pasar memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga sebesar 46 basis poin hingga akhir 2025. Terdapat peluang sebesar 55 persen, bahwa Federal Reseve akan mulai memangkas Fed Rate&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
